Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Agama Yaqut Cholil Qoumas menginginkan pembimbing ibadah pada pelaksanaan ibadah haji selanjutnya ditetapkan lebih awal. Sehingga, jemaah bisa mendapatkan pelayanan bimbingan manasik haji yang optimal.
"Saya minta pembimbing ibadah ditetapkan lebih awal dan dilibatkan dalam manasik lebih awal. Dengan begitu, para pembimbing ibadah dan jemaah sudah nyambung sejak awal. Lebih enak komunikasinya," ujar Yaqut dalam keterangannya, Sabtu (16/7).
Baca juga: Satgas Covid-19: Penjemput Jemaah Haji Patuhi Prokes
Dalam rapat evaluasi penyelenggaraan pelayanan haji 1443 H, Yaqut mengungkapkan adanya laporan terkait pembimbing ibadah yang tidak bekerja sesuai deskripsi tugas dan fungsinya. Pihaknya tidak ingin hal itu terulang pada jemaah yang sudah berikhtiar panjang untuk menunaikan ibadah haji.
"Ini misi ibadah. Tidak boleh jemaah haji ini yang berangkat dengan ikhtiar panjang bertahun-tahun, lalu sampai di sini tidak dibimbing sesuai dengan kaidah dan syariah agama," pungkasnya.
Baca juga: Bertemu Menteri Saudi, Menag: Diskusi Persiapan Haji Tahun Depan
Adapun penetapan petugas atau pembimbing ibadah haji lebih awal, diharapkan bisa mengoptimalkan persiapan penyelenggaraan layanan bimbingan ibadah bagi jemaah. Termasuk, bimbingan terkait manasik haji.
Diketahui, rapat evaluasi penyelenggaraan pelayanan haji 1443 H dihadiri delegasi Amirul Hajj, Duta Besar RI di Arab Saudi, Konsul Jenderal RI di Jeddah, hingga Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag.(Ant/OL-11)
Ketua Komnas Haji Mustolih Siradj menilai persiapan penyelenggaraan ibadah haji yang dilakukan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) masih berada di jalur yang tepat.
Kiat aman menunda haid dengan obat hormon bagi calon jamaah haji perempuan agar ibadah lancar, sesuai anjuran dokter spesialis.
Menjelang eberangkatan ibadah haji yang dijadwalkan pada April mendatang, para jemaah yang telah melunasi biaya haji dan dinyatakan sehat diimbau untuk mulai menerapkan pola hidup sehat
KEMENTERIAN Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan adanya peningkatan layanan bagi jemaah haji di khususnya saat layanan Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) pada pelaksanaan haji 2026.
MENTERI Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap makanan yang disajikan untuk peserta diklat calon Petugas Haji 2026.
CALON Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1447 H/2026 mendapatkan pembekalan mengenai pertolongan pertama bagi jamaah yang mengalami kondisi darurat, Senin (12/1).
Mengingat, 57% dari total jemaah haji tahun ini merupakan perempuan. Sementara itu, petugas bimbingan ibadah dari unsur perempuan relatif sedikit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved