Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Kemajuan teknologi informasi menghadirkan tantangan budaya digital. Sekarang ini wawasan kebangsaan mulai mengabur. Banyak orang tidak tahu lagu-lagu nasional Indonesia, seperti Maju Tak Gentar dan Indonesia Tanah Air Beta.
Di sisi lain, budaya Indonesia seakan menghilang karena media digital menjadi panggung budaya asing. Padahal budaya Indonesia memiliki nilai-nilai etika yang berlandaskan Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika. “Kalau kita orang Indonesia, insya allah nilai-nilai etika kita dilandasi nilai Pancasila. Kalau kita sudah lupa budaya Pancasila, kita harus bercermin, sebenarnya kita pakai budaya apa. Etika adalah hal-hal yang ditanamkan sejak lahir oleh orangtua, keluarga, guru-guru,” kata Relawan TIK-G Coach Pro, Eko Sugiono di Kediri, Jawa Timur, Rabu (13/7).
Dalam ruang digital, setiap orang berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang dengan beragam budaya. Interaksi antar budaya dapat menciptakan standar baru tentang etika. Sehingga banyak orang melupakan nilai-nilai budaya asli Indonesia.
Nilai-nilai dalam Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika sudah sedemikian bagus. Masyarakat harus menjadikannya sebagai landasan kecakapan digital dalam kehidupan berbudaya, berbangsa, dan bernegara.
“Jangan sampai ketika kita di social media berubah budayanya. Kita membuat budaya sendiri. Indonesia yang asli berbeda dengan Indonesia metaverse. Akhirnya kita membuat dasar-dasar sendiri, padahal seharusnya sama,” kata Eko. (OL-12)
AWAL tahun 2026 menghadirkan sebuah kejutan penting bagi Indonesia.
Adanya pelanggaran dalam tata kelola pemerintahan negara yang baik serta praktik politik yang tidak demokratis karena mengabaikan suara rakyat.
Sebagai agenda pembangunan global, SDGs diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia secara menyeluruh dan berkelanjutan melalui aksi-aksi terukur di lapangan.
SERANGAN Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela menandai kembalinya praktik unilateralisme secara terang-terangan dalam politik internasional. T
Tanpa Pancasila sebagai bingkai, demokrasi lokal hanya akan sibuk merayakan prosedur, tetapi gagal menghadirkan keadilan.
Jika Generasi Z Indonesia mengadopsi Pancasila sebagai filter etika AI, kita tak hanya selamat dari distopia teknologi, tapi juga membangun Nusantara digital yang berkeadilan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved