Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
SALAT merupakan aktivitas wajib yang harus dilakukan oleh setiap umat Islam setiap hari.
Dalam pelaksanaannya, salat memiliki rukun yang harus dipenuhi supaya diterima Allah SWT.
Rukun memiliki arti sebagai pilar. Rukun salat adalah pilar-pilar yang membentuk salat secara utuh. Karena itu setiap rukun salat harus dipenuhi.
Baca juga: Rukun Salat, Sunah Salat, Syarat Sah, dan Syarat Wajibnya
Saat menjalankan salat, rukun pertama yang harus kita penuhi yaitu berdiri. Di rukun ini ada pengecualian untuk orang-orang yang sudah tidak mampu berdiri, mereka dapat salat dengan duduk atau berbaring.
Niat dapat dibaca dengan lisan yang mencakup nama salat yang dikerjakan, jumlah rakaat, dan pelaksanaannya karena Allah SWT. Yang wajib ialah niat di dalam hati. Niat dalam hati dan lisan dianjurkan agar lebih kuat. Niat dapat dapat menggunakan bahasa Arab atau Indonesia.
Baca juga: Wudu Syarat Sah, Rukun, Sunah, Cara, Rukhsah, Keutamaan, Pembatal
Takbiratul ihram adalah bacaan takbir Allahu Akbar saat mengawali salat.
Surat Al-Fatihah wajib dibaca pada setiap rakaat.
Baca juga: Al-Fatihah Kandungan, Keutamaan, Terjemahan, dan Tafsirnya
Rukuk adalah gerakan membungkukkan badan dengan kedua tangan memegang lutut yang dilakukan dengan tidak tergesa-gesa. Badan dan kepala yang membungkuk dengan posisi datar sehingga membentuk sudut 90 derajat. Posisi ini harus diam sejenak.
Badan ditegakkan untuk beriktidal dengan tumakninah atau diam sejenak.
Baca juga: Sejumlah Bacaan Tasbih saat Rukuk dan Sujud Salat
Selanjutnya sujud dengan tumakninah. Sujud dilakukan dua kali yang dihubungkan dengan duduk di antara dua sujud.
Setelah sujud pertama di setiap rakaat, duduk di antara dua sujud dengan tumakninah. Setelah itu lakukan sujud yang kedua dengan tumakninah.
Baca juga: Tiga Versi Doa Iftitah dalam Arab, Latin, dan Artinya
Di rakaat terakhir salat, setiap orang harus melakukan duduk tasyahud akhir sebelum salam.
Wajib membaca bacaan tasyahud akhir, saat gerakan rakaat terakhir salat.
Baca juga: Doa Tahiyat Akhir Penutup Shalat yang Indah
Wajib membaca selawat yang dikirimkan kepada Nabi Muhammad dan Nabi Ibrahim serta keluarganya.
Baca salam dengan menggerakkan kepala ke kanan dan ke kiri.
Baca juga: Tata Cara Tayamum Niat, Doa, dan Rukun
Rukun terakhir ini berarti melakukan salat atau semua rukun salat dengan beraturan.
Syarat sah salat ada delapan, yaitu:
1. Suci dari hadats besar dan kecil.
2. Suci pakaian, badan dan tempat dari najis.
3. Menutup aurat.
4. Menghadap kiblat.
5. Masuk waktu salat.
6. Mengetahui rukun-rukan salat.
7. Tidak meyakini bahwa di antara rukun-rukun salat adalah sunahnya.
8. Menjauhi semua yang membatalkan salat.
Baca juga: Tata Cara Salat Subuh dan Niatnya
Dikutip dari an-nur.ac.id, syarat wajib salat ada enam:
1. Islam. Tidak diwajibkan salat bagi orang kafir dan tidak pula wajib qada baginya apabila ia masuk Islam.
2. Baligh. Tidak diwajibkan salat bagi anak kecil walaupun ia mumayyiz. Akan tetapi anak kecil diperintahkan untuk salat sejak umur 7 tahun dan apabila sudah sampai mumur 10 tahun diperintahkan salat tetapi dilanggar maka boleh dipukul di bagian tubuh yang tidak mengakibatkan fatal sakitnya.
Tanda baligh ada tiga, yaitu telah cukup umur 15 tahun dalam hitungan tahun Hijriyah, keluar mani, baik lewat mimpi ataupun tidak, dan haidh bagi perempuan di usia minimal 9 tahun dalam hitungan tahun hijriyah.
Baca juga: Salat Istikarah Niat, Tata Cara, dan Doa
3. Berakal. Tidak diwajibkan salat bagi orang gila, dan tidak ada qada bagi mereka apabila waras dari gilanya.
4. Suci dari haidh dan nifas. Tidak diwajibkan salat bagi wanita yang sedang haidh dan nifas dan tidak ada qada baginya.
5. Sampainya dakwah Islam. Tidak diwajibkan salat bagi orang yang belum sampai dakwah Islam kepadanya dan tidak ada qada apabila ia menerima dakwah.
Baca juga: Ini Penjelasan Salat Sunah Rawatib Muakkad
6. Sehat panca indra. Tidak diwajibkan salat bagi orang yang buta dan tuli sekaligus walaupun ia bisa berbicara dan tidak ada qada baginya apabila ia sembuh dari buta dan tulinya.
Itulah 13 rukun shalat, syarat sah shalat, dan syarat wajib shalat yang harus dipenuhi supaya salat bernilai dan diterima Allah SWT. (OL-14)
Pelajari pentingnya niat puasa Ramadan, kapan harus dilakukan, dan cara meniatkan puasa agar ibadah sah dan penuh keikhlasan.
Simak tips aman bagi lansia saat menjalani puasa Ramadan 1447 H, termasuk menu sahur bergizi, hidrasi cukup, olahraga ringan, dan istirahat yang cukup agar tetap sehat.
Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK) menggelar Perayaan Natal dan Kunci Taong 2026. Acara yang digelar di Gedung Balai Samudera, Kelapa Gading, Jakarta.
Ketidaksiapan mental sering kali memicu kecemasan saat menghadapi perubahan pola hidup selama sebulan penuh saat Ramadan.
Temukan 55 lagu rohani Kristen dengan lirik lengkap yang mudah dihafal untuk ibadah dan doa. Dapatkan lagu rohani terbaik untuk memperdalam iman dan menyembah Tuhan.
prinsip sederhana, namun bermakna, yaitu bekerja dengan hati. Pekerjaan sebagai bagian ibadah
Cek jadwal imsakiyah Jawa Barat Rabu 18 Februari 2026: Imsak pukul 04.30 WIB, Subuh 04.40 WIB, Magrib 18.15 WIB. Persiapkan sahur dan buka puasa dengan tepat.
Berikut jadwal imsakiyah Jakarta Rabu, 18 Februari 2026 lengkap dengan waktu Subuh, Zuhur, Asar, Magrib, dan Isya. Catat waktu imsak 04.33 WIB dan buka puasa 18.18 WIB.
Jamaah An-Nadzir di Gowa, Sulawesi Selatan, menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, sama dengan Muhammadiyah.
Pelajari pentingnya niat puasa Ramadan, kapan harus dilakukan, dan cara meniatkan puasa agar ibadah sah dan penuh keikhlasan.
Pemerintah resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. KH Anwar Iskandar dari MUI mengimbau umat Islam menyikapi perbedaan awal puasa dengan bijak.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Ia mengajak umat Islam menyikapi perbedaan awal puasa dengan bijak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved