Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
Anggota Komisi IX DPR RI Muchamad Nabil Haroen mengimbau semua elemen masyarakat tidak lengah terhadap lonjakan kasus penularan Covid-19.
Nabil mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin protokol kesehatan (prokes) dan tetap menggunakan masker.
“Imbauan Presiden Joko Widodo penting sekali saat ini. Jangan sampai lengah terhadap lonjakan Covid-19, jangan sampai kecolongan dua atau tiga kali. Jadi, saat ini harus waspada dan ketat secara prosedur untuk situasi normal baru, penggunaan masker jadi penting," kata Nabil, dalam keterangan persnya, baru baru ini.
Sebagaimana diketahui, kasus Covid-19 di Indonesia kembali menunjukkan kenaikan beberapa pekan terakhir.
Kondisi tersebut menurut Nabil harus menjadi perhatian dan masyarakat bisa merespons dengan meningkatkan kedisiplinan dalam menggunakan masker.
Ia meminta masyarakat jangan sampai lengah, sehingga imbauan untuk penggunaan masker harus benar-benar jadi perhatian dan dijalankan.
Baca juga: 95,45% Kasus Harian Covid-19 Berasal dari Jawa dan Bali
Presiden Joko Widodo secara tegas menyampaikan masyarakat harus kembali menggunakan masker di dalam dan di luar ruangan.
Selain itu, Nabil meminta pemerintah memperketat pintu masuk di kantor imigrasi, kawasan perbatasan, bandara, dan pelabuhan, karena mobilitas di tempat-tempat tersebut cukup tinggi.
“Sangat penting untuk dikawal. Ini harus jadi prioritas bersama," tegas politikus PDI-Perjuangan itu.
Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam penggunaan masker, menurutnya, perlu ada edukasi dan kampanye penggunaan masker yang lebih mengena di publik. Tokoh-tokoh publik juga harus memberikan contoh dalam upaya mencegah penularan Covid-19.
"Tidak perlu seremonial, tapi yang penting mengena betul di publik. Jadi, kampanye ini penting, juga ada keteladanan dari pemimpin kita," tegas Nabil.
Diketahui, kasus aktif Covid-19 Indonesia dalam sepekan terakhir kembali meningkat dengan lebih dari 20.000 kasus.
Kebanyakan orang yang terpapar harus menjalani isolasi mandiri di rumah dan positivity rate saat ini sudah melewati ambang batas aman Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO. (RO/OL-09)
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Pada pekan pertama Desember 2024, otoritas Jepang mencatat jumlah kasus influenza baru meningkat menjadi 44.673, meningkat sekitar 20.000 dibandingkan sepekan sebelumnya.
Pemerintah Jepang mewajibkan warganya memakai masker imbas melonjaknya kasus influenza dan Covid-19.
Kadinkes Kota Depok Mary Liziawati mengatakan beberapa hari ini kasus covid-19 di Kota Depok terus mengalami lonjakan.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati memandang belum saatnya menerapkan kebijakan Covid-19 berbayar.
Kampanyekan kembali pemakaian masker dan vaksin booster Covid-19 merupakan salah satu upaya pencegahan yang harus dilakukan masyarakat Indonesia.
Derajat kekebalan masyarakat yang mendapatkan vaksinasi ataupun yang pernah terkena covid-19 sebelumnya dan mendapatkan vaksinasi sudah mulai menurun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved