Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
BEBERAPA penyakit berbahaya dan perkembangannya cenderung tidak dapat dilacak dan dilihat melalui kasat mata. Oleh sebab itu, untuk mengetahuinya perlu dilakukan pemeriksaan Kesehatan/Medical Check Up (MCU) secara berkala.
Senior Branch Manager Tirta Medical Centre (TMC) David Edward menjelaskan bahwa masyarakat saat ini lebih sadar akan pentingnya cek kesehatan. Oleh sebab itu, pemeriksan MCU sangat dianjurkan.
Tirta Medical Centre (TMC) dengan pengalaman lebih dari 20 tahun sampai saat ini hadir demi memenuhi kebutuhan layanan kesehatan dan berkomitmen untuk menjaga kenyamanan pasien, sebab ditangani oleh tenaga kesehatan yang berpengalaman dan memberikan hasil yang cepat, akurat, dan terdigitalisasi.
Senior Branch Manager Tirta Medical Centre (TMC) David Edward menjelaskan bahwa masyarakat saat ini lebih sadar akan pentingnya cek kesehatan. Oleh sebab itu, pemeriksan MCU sangat dianjurkan.
“MCU merupakan upaya screening penyakit bagi seseorang, untuk mengetahui apakah ada resiko penyakit, yang akan timbul kedepannya. Seperti penyakit jantung, kanker, penyakit keturunan, ataupun penyakit akibat kerja, dan sebagainya" ujar David dalam keterangannya.
David menjelaskan, pemeriksaan MCU sejatinya disarankan untuk dilakukan minimal 1 tahun sekali, bagi orang yang sehat. Namun apabila seseorang memiliki riwayat penyakit tertentu maka dianjurkan agar melakukan pemeriksaan MCU secara rutin yakni 3 hingga 6 bulan sekali terutama pada penyakit metabolis maupun pekerja pada food handler.
Business Development Manager TMC Monika Aprilyanti mengatakan, pihaknya juga memiliki beberapa rangkaian layanan mulai dari MCU rutin, seperti Kolesterol, Diabetes, Jantung ataupun layanan MCU khusus seperti Pra Nikah, Ibadah Umrah, dan MCU berstandar internasional.
"MCU kami tersedia dengan layanan lengkap seperti rekam jantung, radiologi, dan dokter spesialis," ujar Monika.
Baca juga : Pakar: Yang Dapat Dilegalkan Senyawa Turunan Ganja, bukan Tanaman Ganja
Monika mengatakan, TMC memiliki sistem IT dengan keamanan digital, yang memudahkan pasien mulai dari pendaftaran, pembayaran hingga perilisan hasil yang dapat di akses melalui aplikasi, whatsApp ataupun email.
Di internal pelayanan TMC, juga memiliki jaringan teknologi informatika dalam proses penginputan, pengolahan dan perilisan hasil pemeriksaan sehingga hasil yang dikeluarkan akurat dan kerahasiaan terjamin.
Disamping itu pada pelaksanaanya, para pelanggan atau pasien dapat menjalankan pemeriksaan MCU melalui layanan On Site ataupun Homecare. On Site, ditujukan untuk pekerja dan dilakukan di perusahaan, sedangkan Home Care dilakukan di rumah, dengan tujuan untuk memudahkan lansia, dewasa, maupun anak dalam melakukan medical check up.
"Layanan MCU Homecare merupakan bagian terpisah dari layanan onsite dimana layanan Homecare dapat dilakukan tanpa minimal peserta dan dilakukan di rumah peserta, biasanya untuk satu keluarga, kita lakukan pemeriksaan dan untuk peralatannya kami sediakan dan bawa ke rumah” tambah Monika.
Tirta Medical Centre berkomitmen untuk memberikan layanan pemeriksaan MCU terbaiknya dan mengedepankan prinsip one stop solution dengan berbagai layanan, antara lain Konsultasi dokter umum & dokter spesialis, tindakan medis (rawat luka, KB), vaksin, sunat, Laboratorium & Pemeriksaan Penunjang (rekam jantung, audiometri, spirometri, USG) dan lainnya.
“Kita usahakan di semua layanan untuk menjadi pelayanan yang unggul dan paripurna. Jadi semua kita sediakan pelayanan one stop service dan terintegrasi dengan sistem IT kita,” pungkasnya.
Sebagai infomasi, Tirta Medical Centre memberikan kemudahan akses baik dari pendaftaran, pemeriksaan, hingga penerimaan hasil. Untuk memudahkan layanan di atas, Tirta Medical Centre didukung teknologi terdigitalisasi. (RO/OL-7)
Ketidakakuratan dokumen teknis saat ini menjadi kendala terbesar bagi pelaku industri dalam memenuhi standar regulator.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengapresiasi langkah cepat sektor swasta dalam membantu mempercepat pemulihan fasilitas publik di daerah bencana.
Pendekatan yang bersifat administratif-finansial ini membuat sistem kesehatan menjadi reaktif.
Kemenkes bekerja sama dengan Philips, Graha Teknomedika, dan Panasonic Healthcare Indonesia sepakat untuk melakukan transfer teknologi dan produksi alkes berteknologi tinggi secara lokal.
AbadiNusa memulai langkah sebagai usaha distribusi alat laboratorium dan alat kesehatan dengan keyakinan atas pentingnya akses alat kesehatan berkualitas.
Penguatan daya saing industri kesehatan nasional dinilai semakin krusial di tengah meningkatnya kebutuhan layanan medis, dan ketatnya persaingan global.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melalui Rumah Sehat Baznas (RSB) Jawa Barat memberikan layanan kesehatan gratis bagi peserta Pesantren Kilat (Sanlat) Disabilitas
Hari Perawat Nasional 17 Maret menjadi momentum refleksi atas peran strategis perawat sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan.
Penerbitan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 36 Tahun 2025 menjadi tonggak baru dalam penguatan tata kelola layanan kesehatan di industri asuransi.
Bumame menghadirkan layanan kesehatan yang lebih terintegrasi, mulai dari masa pre-kehamilan hingga kesehatan anak, sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat.
Kegiatan ini diikuti oleh 120 penerima manfaat dan turut dihadiri oleh Plt Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja yang juga berprofesi sebagai dokter.
Baznas melalui Rumah Sehat Baznas kembali melanjutkan program Selter Ojek Sehat (SOS), layanan kesehatan gratis bagi masyarakat, khususnya pengemudi ojek dan angkutan umum.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved