Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI Covid-19 turut meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya produk kesehatan. Namun, di sisi lain masyarakat juga dihantui adanya produk suplemen palsu, serta peredaran produk obat tradisional, suplemen kesehatan, dan kosmetika mengandung Bahan Kimia Obat (BKO) atau bahan dilarang yang berbahaya bagi kesehatan.
Melansir public warning BPOM 1 Oktober 2021 lalu, berdasarkan hasil sampling dan pengujian yang dilakukan selama periode Juli 2020 hingga September 2021, Badan POM menemukan sebanyak 53 produk obat tradisional, 1 suplemen kesehatan mengandung BKO serta 18 produk kosmetika mengandung bahan dilarang/bahan berbahaya.
Head of Marketing and Communication Amway Indonesia Dharmaparayana mengatakan, konsumen harus lebih kritis dalam memeriksa label suatu produk suplemen kesehatan, mengerti komposisi bahan baku, dosis yang dianjurkan dan klaim kesehatannya.
Hal itu pun jadi perhatian Amway Indonesia dalam mengembangkan Nutrilite. Group Product Manager Amway Indonesia Febriani Rusli mengatakan, ketika bicara mengenai produk suplemen kesehatan, bahan baku yang berasal dari alam dan diproses secara organic memegang peranan yang penting.
"Itu menjadi prinsip utama yang mendasari janji Nutrilite, yaitu ‘dari benih menjadi produk suplemen kesehatan, yang artinya kami bertanggung jawab terhadap seluruh proses, dari mulai pemilihan benih hingga menjadi produk jadi, serta memperhatikan kualitas setiap benih maupun proses produksinya. Di Nutrilite, setiap butir produk suplemen Kesehatan yang dikonsumsi masyarakat dapat dipastikan #AsalnyaJelas,” jelas Febriani dalam keterangannya.
Baca juga : ISKI Siap Kampanyekan Konten Sehat Menuju 2024
Nutrilite juga percaya bahwa konsumen berhak memiliki akses untuk mengetahui asal usul bahan baku utama produk suplemennya serta bagaimana bahan tersebut diproses. Sebagai produsen produk kesehatan yang sangat mementingkan kualitas, Nutrilite tidak ragu untuk menunjukan proses produksi bahan baku utamanya melalui fitur yang disebut dengan traceability.
Melalui traceability, Nutrilite menawarkan akses langsung kepada setiap konsumen untuk melihat seluruh proses produksi bahan baku utama produk suplemennya secara virtual melalui fitur berbasis website asalnyajelas.nutrilite.co.id yang telah dikembangkan sejak 2019.
“Di Nutrilite, konsumen dapat memantau proses produksi suplemen kesehatan Nutrilite mulai dari meninjau lokasi perkebunan bahan baku secara real-time, menelusuri kualitas produk mulai dari benih hingga produk tersebut sampai ke tangan konsumen melalui 9 langkah penelusuran Nutrilite. Hal ini bertujuan agar konsumen mengetahui kualitas dari setiap butir produk yang mereka konsumsi dan memastikan #AsalnyaJelas,” lanjut Dharmaparayana.
Sebagai brand yang menyediakan produk suplemen kesehatan berkualitas dunia selama lebih dari 85 tahun, Nutrilite memastikan seluruh rangkaian produknya alami, aman dan efektif dan memenuhi standar kualitas dan keamanan yang diperlukan untuk mendukung masyarakat Indonesia mencapai kesehatan yang optimal. (RO/OL-7)
Poltekes Bhakti Kencana menawarkan tiga program studi strategis yang dirancang berdasarkan kebutuhan pasar kerja
KITA semua mengikuti dengan waspada perkembangan eskalasi konflik dan perang di kawasan Timur Tengah.
Kondisi kesehatan Nadiem Makarim menurun akibat reinfeksi bekas operasi. Eks Mendikbudristek ini terancam operasi lagi di tengah sidang korupsi Chromebook.
Penyumbatan jantung atau Penyakit Jantung Koroner (PJK) terjadi akibat penumpukan plak (lemak, kolesterol, dan kalsium) pada arteri koroner.
Meskipun populer dan estetik, bubble tea menyimpan risiko kesehatan serius seperti paparan timbal, gangguan pencernaan, hingga masalah kesehatan mental. Simak faktanya!
Kabar baik! MK putuskan penyakit kronis kini bisa masuk kategori disabilitas. Simak syarat asesmen medis dan prinsip pilihan sukarela dalam Putusan MK No. 130/2025.
Tidak sedikit orang yang ragu mengonsumsi herbal karena khawatir dapat memicu gangguan lambung.
Wacana herbal Indonesia menjadi produk unggulan sebenarnya telah muncul sejak 2000.
Penggunaan dan kepemilikan merek Kutus Kutus kini memiliki kepastian hukum final setelah Mahkamah Agung menguatkan putusan Pengadilan Niaga Surabaya.
Pengembangan Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) harus didukung. Itu karena TSTH2 merupakan bagian dari langkah mewujudkan ketahanan pangan.
Kolaborasi itu mempertemukan dunia akademik, terutama hasil riset herbal dan kosmetika UGM, dengan industri.
Vmalety, jamu herbal berbentuk serbuk dengan rasa mixberry yang menyegarkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved