Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo memastikan kondisi pandemi covid-19 di Indonesia masih terkendali.
Meskipun, angka kasus covid-19 mengalami kenaikan 31% dalam tiga pekan terakhir, kepala negara menyebut sejumlah indikator masih berada di posisi aman.
"Yang paling penting kita berpegang pada data. Angka positivity rate kita sekarang 1,03%, masih di bawah (standar WHO) 5% jadi masih terkendali," ujar Jokowi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (10/6).
Baca juga: Kepala BNPB Minta Mamuju Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana
Kendati demikian, Jokowi meminta seluruh pihak tetap waspada.
Ia pun memerintahkan jajaran menteri dan kelala lembaga terkait terus mengakselerasi pelaksanaan vaksinas.
Masyarakat yang belum menerima vaksin penguat atau booster covid-19 pun diminta untuk segera mendapatkan suntikan.
"Saya terus tekankan pentingnya booster, suntikan ketiga. Ini akan kita terus lakukan," tandasnya.(OL-4)
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
PENGAMAT Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyoroti momen akrab Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved