Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
GURU Besar Universitas Indonesia Hasbullah Thabrany menilai layanan kesehatan primer di Indonesia harus mementingkan kesejahteraan dokter serta alat-alat kesehatan yang terkini untuk fasilitas kesehatan di puskesmas, klinik swasta, dan tempat praktik dokter lainnya.
Layanan primer secara sistem seharusnya kuat karena semua peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) diharuskan ke layanan primer. Dengan begitu diharapkan layanan primer swasta seperti klinik, dokter praktek, dan dokter gigi praktek menjadi bagus.
"Hanya saja terjadi tidak sinkronisasi dalam visi dan misi perkuat layanan primer ini yaitu bayaran per peserta bulanan kepada layanan primer khususnya ke dokter swasta, tidak pernah disesuaikan selama 8 tahun lebih," Kata Hasbullah saat dihubungi, Kamis (26/5).
Ini merupakan suatu ketidaknormalan yang dibiarkan oleh pemerintah. Akibatnya tidak mungkin layanan akan bisa berkembang jika para dokter, klinik, dan sebagainya dibayar di bawah harga ekonomi.
Bahkan, Hasbullah mengungkapkan, ini menimbulkan banyak kasus dimana banyak orang menilai cita-cita menjadi dokter tidak lagi membanggakan karena penghasilannya jauh di bawah tenaga sarjana profesi lain.
Baca juga : Duta Damai Dunia Maya BNPT Tambah Amunisi Lawan Propaganda Terorisme
Hasbullah mengatakan ,keinginan pemerintah untuk adanya sertifikasi dokter dinilai sudah baik namun jika hanya sekedar kualitas yang sebatas formalitas dan tidak ada insentif ekonominya maka tidak akan bisa mendongkrak layanan primer.
"Jadi problem besar disitu. Sementara untuk BPJS Kesehatan sendiri tidak memiliki sense yang bagus untuk memperkuat layanan primer. Bahkan banyak asosiasi-asosiasi juga mengeluhkan meningkatnya nilai ekonomi, bahkan kewajiban terus bertambah akibatnya layanan primer di Indonesia menjadi tertekan dan kurang berkembang," jelasnya.
Untuk puskesmas yang juga melayani pembayaran kapitasi sekitar 80% peserta JKN didaftarkan juga menjadi fokus ke peserta JKN. Sementara kewajiban lain seperti sosialisasi, penyuluhan, upaya pencegahan menjadi terbengkalai.
"Di berbagai studi juga menunjukkan telah terjadi penurunan pelayanan kesehatan masyarakat," ucapnya.
Sehingga langkah tegas, cepat, dan realistis pemerintah wajib ditunggu seperti meningkatkan biaya kapitasi yang lebih baik. Kemudian memberikan subsidi seperti alat-alat kesehatan untuk puskesmas, klinik, layanan kesehatan swasta yang canggih. (OL-7)
Jika langkah-langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat sejak dini, jumlah kasus kanker diprediksi akan meningkat hingga 70% pada 2050.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti penghapusan 11 juta peserta PBI BPJS dan meminta penonaktifan tidak mendadak serta disertai sosialisasi.
INDONESIA turut ambil bagian dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN Muslim Youth Summit (ASEAMYS) 2026 yang digelar di Brisbane Technology Park, Australia, pada 6-7 Februari 2026.
Makan pada saat sahur adalah kunci energi selama puasa.
Beberapa penelitian dan pendapat medis menyebutkan bahwa puasa dapat mengurangi kejadian atau keparahan gangguan asam lambung seperti maag dan GERD.
PADA Senin, 2 Februari 2026, dibentuk Forum Organisasi Profesi Kedokteran dan Kesehatan Indonesia (FOPKKI) sebagai forum koordinasi dan komunikasi nasional.
Simposium merupakan perwujudan komitmen PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk dalam meningkatkan pengetahuan dan kompetensi tenaga Kesehatan.
Status kepegawaian yang diperoleh pegawai SPPG sejatinya merupakan titik ideal bagi para pekerja di Indonesia dan seharusnya menjadi contoh dalam sistem ketenagakerjaan
Pada Batch II, sebanyak 366 relawan diberangkatkan dari beberapa titik dalam beberapa gelombang.
Relawan Laskar Trisakti 08 bekerja sama dengan Universitas Trisakti mengirimkan bantuan tenaga kesehatan dan obat-obatan ke wilayah terdampak banjir Sumatra.
Kisah Ibu Irene Sokoy di Papua meninggal setelah ditolak empat rumah sakit menunjukkan kegagalan serius dalam pemerataan tenaga kesehatan di Indonesia.
Anggota DPR RI Netty Prasetiyani mengungkapkan pembangunan Rumah Sakit (RS) internasional akan sia-sia bila kualitas lulusan kedokteran dalam negeri tidak memenuhi standar dunia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved