Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan kiat mengolah daging dan susu dari hewan ternak di masa penyakit mulut dan kuku (PMK) mewabah. Kiat itu diharapkan bisa membuat masyarakat tenang selama mengonsumsi kedua olahan tersebut.
“Konsumsi daging dan susu yang telah dimasak agar aman dan sehat,” kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Rismiati dalam telekonferensi di Jakarta, Rabu (25/5).
Rismiati mengatakan daging perlu direbus dalam air mendidih selama 30 menit. Masyarakat juga bisa menyimpan daging dalam kulkas selama minimal 24 jam.
“Supaya pH (derajat keasaman) daging di bawah enam, itu yang dapat menginaktivasi virus PMK,” jelas dia.
Baca juga: Merebaknya PMK di Indonesia, Diduga Imbas Naiknya Kasus di Kawasan Asia Tenggara
Sementara itu, teknik mengolah susu dilakukan dengan dimasak mendidih. Durasinya minimal lima menit sambil diaduk perlahan. Rismianti juga mengingatkan masyarakat menjaga kebersihan alat masak. Mulai dari talenan, pisau, hingga wadah untuk daging dan jeroan.
“Kemudian jaga kebersihan tangan dan tempat sebelum, selama, dan setelah menangani daging atau jeroan,” imbuhnya.
Rismiati menyebut virus PMK banyak terdapat dalam darah, air liur, dan jeroan hewan ternak. Penularan PMK antarhewan terjadi saat air cucian jeroan atau potongan sisa jeroan dibuang sembarangan.
“Ini akan membuat kemungkinan menular ke hewan lain yang memakan sisa jeroan mentah pada sampah,” pungkasnya.(OL-5)
Kementan mempercepat pengembangan investasi peternakan sapi skala besar di Kalimantan Tengah dengan target populasi mencapai 200 ribu ekor dalam satu kawasan terintegrasi.
Sudaryono menegaskan harga sapi di kandang peternak saat ini terpantau masih berada di bawah batas acuan yang telah ditetapkan pemerintah.
Kontes Ternak dan Bursa Sapi Potong di Rumah Potong Hewan (RPH) Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
Sapi yang dirawat dengan baik akan tumbuh menjadi besar hingga beratnya bisa mencapai 500 kilogram. Ukuran itu dapat memproduksi banyak daging.
Emilia Achmadi, seorang ahli Gizi Olahraga yang merupakan lulusan Universitas Oklahoma, mengungkapkan bahwa kualitas daging sapi lokal dan impor dapat berbeda.
pengorbanan juga bisa dilakukan di lingkup yang paling kecil mulai dari level keluarga bahkan hingga rela berkorban demi bangsa dan negara.
Pemerintah telah menetapkan koridor harga daging sapi di tingkat konsumen dalam rentang Rp105.000 hingga Rp140.000 per kg.
Harga daging sapi beku kini rata-rata berada di atas Rp110.000 per kilogram, melonjak signifikan dari harga normal yang berkisar Rp80.000 hingga Rp90.000 per kilogram.
Dalam pola makan seimbang, daging berperan penting untuk pertumbuhan, kekuatan otot, dan daya tahan tubuh. Namun, konsumsinya tetap perlu dibatasi dan diolah dengan cara sehat
Perumda Dharma Jaya memastikan bahwa stok daging untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 sudah aman.
Pergub Nomor 36 tahun 2025 merupakan perubahan atas Peraturan Gubernur nomor 1999 tahun 2016 tentang Pengendalian Hewan Penular Rabies.
Dengan langkah penyimpanan yang tepat, sisa daging tetap lezat, aman, dan siap disantap keesokan harinya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved