Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI salah satu pabrik tekstil yang memproduksi soft toys untuk perusahaan ritel home furnishing IKEA Indonesia, PT Quty Karunia (Quty) telah memasang PLTS Atap di pabriknya yang berlokasi di Purwakarta, Jawa Barat.
Implementasi Energi Baru & Terbarukan (EBT) yang dilakukan Quty ini merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan dalam menekan percepatan perubahan iklim sekaligus mendukung program pengurangan emisi karbon dunia di masa depan.
Sebanyak 686 panel surya yang terpasang di atap pabrik tersebut mampu menghasilkan 434.095 kWh setiap tahun.
Selain mampu menghemat biaya operasional, pengembangan dan penggunaan energi terbarukan tersebut juga merupakan upaya perusahaan dalam mengurangi penggunaan energi fosil dan menekan produksi CO2 hingga 405.444 kg setiap tahunnya.
Baca juga: Bandara Ngurah Rai Bali akan Pasang 288 Unit Solar Panel System
Dalam keterangan pers, Selasa (24/5), Compliance Manager PT Quty Karunia, Budhi Irawan, mengatakan, “Sudah menjadi tanggung jawab bersama, termasuk kami untuk menekan percepatan perubahan iklim melalui penggunaan energi bersih."
"Karena salah satu nilai perusahaan kami adalah menjalankan bisnis yang tidak hanya terkait dengan nilai ekonomi saja, tetapi juga harus ada nilai tambah bagi lingkungan dan juga sosial," kata Budhi.
Sebagai pengembang instalasi PLTS Atap tanpa biaya investasi, Xurya Daya mengapresiasi langkah yang diambil oleh Quty dalam menerapkan energi bersih dalam kegiatan operasionalnya.
Managing Director Xurya Daya, Eka Himawan. menilai bahwa kini berbagai pihak termasuk investor, maupun konsumen semakin kritis dalam menilai bisnis berdasarkan kredensial lingkungan, sosial dan tata kelola.
“Selain dapat meningkatkan property value, penggunaan PLTS Atap juga dapat menambah product value, dimana hal tersebut kini menjadi salah satu pertimbangan konsumen dalam pengambilan keputusan pembelian dan Quty Karunia sudah selangkah lebih maju dalam mempertimbangkan hal tersebut.” jelas Eka. (RO/OL-09)
Suryanesia menawarkan efisiensi energi melalui pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap dengan skema sewa tanpa investasi awal.
PERTAMINA NRE saat ini membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) offgrid berkapasitas 400 kilowatt (kWp) dan baterai 1 megawatt per jam (MWh) sebagai proyek percontohan di Pulau Sembur.
Sejumlah proyek percontohan microgrid terintegrasi berbasis PLTS disiapkan untuk area yang membutuhkan pasokan listrik besar tetapi masih terkendala akses jaringan listrik.
PT Pertamina menghadirkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di sejumlah titik posko pengungsi di wilayah Aceh Tamiang.
Pembangkit Energi Terpadu Ausem ini menjadi contoh implementasi EBT berbasis komunitas dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat sejak tahap perencanaan hingga operasional.
Melalui solusi terintegrasi berbasis energi surya, SUN Energy menghadirkan sistem yang memungkinkan perusahaan tambang beralih ke operasi yang lebih hijau, efisien, dan berkelanjutan.
DI tengah meningkatnya tuntutan terhadap praktik bisnis berkelanjutan, komitmen terhadap netral karbon tidak lagi cukup berhenti pada pencapaian sertifikasi.
Selain itu, perovskite lebih ringan dan bisa dibuat dengan proses yang lebih sederhana. Perovskite juga bisa digabungkan dengan bahan silikon yang selama ini dipakai pada panel surya.
PERMINTAAN global terhadap praktik produksi berkelanjutan terus meningkat. Karenanya, instalasi panel surya dipasang pada pabrik Aneka Rimba Indonusa di Gresik, Jawa Timur.
SUN Energy berupaya membuka jalan bagi lebih banyak komunitas untuk menikmati manfaat energi yang aman, andal, dan berkelanjutan, sekaligus mendorong kesetaraan akses energi di Indonesia.
TENAGA surya menjadi pilihan energi alternatif untuk mengurangi emisi karbon penyebab perubahan iklim. Pemanfaatan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) salah satu pilihan terbaik.
Agar berkelanjutan, tim pengabdian USK menyerahkan instalasi hidroponik bertenaga surya kepada desa itu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved