Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON Rektor UGM periode 2022-2027 kian mengerucut setelah Rapat Pleno Senat Akademik untuk Seleksi Calon Rektor UGM, Kamis (12/5), menetapkan tiga nama Calon Rektor UGM, yaitu Prof Ova Emilia, Prof Bambang Agus Kironoto, dan Prof Deendarlianto. Satu-satunya calon rektor perempuan dalam seleksi tersebut, Prof Ova Emilia, memperoleh nilai tertinggi.
Rapat tersebut dipimpin Ketua Senat Akademik Prof Sulistiowati, didampingi Sekretaris Senat Akademik Endy Suwondo dan Ketua Panitia seleksi Prof Suratman di Grha Sabha Pramana. Penyelenggaraan Rapat Pleno Senat Akademik UGM diikuti oleh 80 (delapan puluh) anggota Senat akademik UGM.
Ketua Panitia Seleksi Calon Rektor, Prof Suratman mengatakan acara Rapat Pleno ini dihadiri enam bakal calon rektor yaitu Prof Ali Agus (Fakultas Peternakan), Prof Bambang Agus Kironoto (Fakultas Teknik), Prof Deendarlianto (Fakultas Teknik), Prof Ova Emilia (Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat) , Prof Sigit Riyanto (Fakultas Hukum), serta Prof Teguh Budipitojo (Fakultas Kedokteran Hewan).
Baca juga : Enam Bakal Calon Rektor UGM Lolos Tahap Verifikasi Dokumen
Rapat Pleno menghadirkan tim panelis, yaitu Sekretaris Majelis Wali Amanat (MWA) Prof Subagus Wahyuono Ketua SA Prof Sulistiowati, Ketua DGB Prof Mochammad Maksum, Rektor UGM Periode 2002-2007 Prof Sofian Effendi, dan Rektor UGM Periode 2014-2017 Prof Dwikorita Karnawati.
Semua Bakal Calon Rektor wajib menyampaikan program kerja, arah atau tujuan sesuai kebijakan umum UGM serta strategi pencapaiannya di hadapan panelis dan anggota Senat Akademik UGM.
"Setelah proses pemaparan dan tanya jawab dengan panelis, kemudian dilakukan proses penilaian oleh semua anggota Senat Akademik yang hadir secara langsung," kata dia.
Baca juga : Rektor UGM: Lulusan Perguruan Tinggi Butuh Keahlian Khusus
Hasil penilaian dengan posisi tiga besar adalah Prof Ova Emilia (Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat) memperoleh nilai 6.796,00, Prof Bambang Agus Kironoto (Fakultas Teknik) memperoleh nilai 6.670,20, dan Prof Deendarlianto (Fakultas Teknik) memperoleh nilai 6.662,10.
Posisi selanjutnya, Prof Ali Agus (Fakultas Peternakan) mendapat nilai 6.624,35, Prof Teguh Budipitojo (Fakultas Kedokteran Hewan) mendapat nilai 6.214,75, dan Prof Sigit Riyanto (Fakultas Hukum) mendapat nilai 6.208.05
Penilaian bakal calon Rektor UGM periode 2022-2027 dilakukan secara digital berdasarkan 5 kriteria sebagaimana diatur dalam Pasal 16 Peraturan MWA No. 3 Tahun 2016.
Baca juga : Penyerahan Kontrak Penelitian & PKM dan Anugerah Karya Inovasi & Pengabdian UT Tahun 2024
"Tiga calon rektor terseleksi ini nantinya akan diserahkan kepada pimpinan MWA dan akan dilakukan pemilihan dan penetapan pada 20 Mei 2022," papar dia.
Suratman menjelaskan secara umum acara Rapat Pleno berjalan lancar diawali dengan pengambilan undian oleh bakal calon rektor, presentasi, tanya jawab dan penilaian oleh anggota Senat Akademik.
Sebelum Rapat Pleno Senat Akademik Untuk Seleksi Calon Rektor, telah dilakukan beberapa rangkaian kegiatan dalam proses seleksi tersebut, seperti Sarasehan Nyawiji Menuju UGM 1 dan Forum Penjaringan Aspirasi Publik.
Baca juga : Kompolnas Klarifikasi Polri Terkait Rektor Puja-puji Jokowi
Sementara itu, Rektor UGM saat ini, Prof Panut Mulyono menilai, pada prinsipnya proses pemilihan Rektor UGM periode 2022-2027 sudah berjalan panjang sesuai tahapan dan berlangsung secara demokratis.
"Ketiga sosok ini adalah sosok yang sangat bagus dan yakin bisa membawa UGM maju, memperkuat jati diri, dan bermanfaat bagi bangsa," tutup dia. (OL-1)
Baca juga : Munculnya Petisi dari Civitas Kampus Harus Disyukuri dalam Demokrasi
DOSEN Departemen Politik dan Pemerintahan Fisipol UGM, Dr. Mada Sukmajati menilai, argumen Pilkada melalui DPRD atau Pilkada tidak langsung masih perlu didukung data ilmiah.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
Integrasi data layanan kesehatan menjadi bagian dari ekosistem respons kebencanaan berbasis pengetahuan yang dikembangkan untuk pengambilan keputusan kesehatan yang lebih tepat sasaran.
Ketua Pusat Studi Pedesaan dan Kawasan (PSPK) Universitas Gadjah Mada, Arie Sujito mengingatkan pentingnya menjaga otonomi desa yang merupakan buah dari reformasi.
EKSPLOITASI seksual anak di ruang digital kian mengkhawatirkan dengan maraknya manipulasi konten seksual berupa foto dan video melalui fitur kecerdasan buatan atau AI misalnya lewat Grok.
“Pemilihan lokasi pemasangan EWS didasarkan pada kejadian banjir susulan akhir tahun 2025 di Desa Lampahan Timur,”
Rektor UNJ, Prof. Komarudin menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pemkab Mappi kepada UNJ dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di wilayah Papua Selatan.
Doktor Alim Setiawan Slamet resmi menggantikan Rektor IPB sebelumnya Profesor Arif Satria.
Selain memberangkatkan tim survei yang terdiri dari tiga orang ahli di bidang penanggulangan kedaruratan kebencanaan, maka di kampus juga disiapkan tim gabungan medis, IT, psikolog.
Rektor UICI Prof Asep Saefuddin menegaskan bahwa para cendekiawan memiliki tanggung jawab besar dalam membangun ekonomi berbasis inovasi dan teknologi.
Prof. Farida Patittingi, yang merupakan Wakil Rektor Bidang SDM, Alumni, dan Sistem Informasi Unhas yang ditunjuk oleh Mendikti Ristek untuk mengisi posisi Plh Rektor.
Sebagai Guru Besar sekaligus Rektor UPJ, Prof. Elisabeth Rukmini berkomitmen memperkuat tridharma perguruan tinggi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved