Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
VOLUME kendaraan arus balik yang mengarah ke barat di kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada H+4, Sabtu mulai sama banyak dengan puncak arus mudik sebelum Lebaran 2022.
Pada Jumat (6/5) atau H+3 Lebaran, kendaraan yang melintas ke barat di Nagreg tercatat sudah mencapai angka 115 ribu. Adapun pada puncak arus mudik, angka kendaraan yang melintas di Nagreg per harinya mulai dari 112 ribu hingga 121 ribu kendaraan.
"Pada Sabtu H+4 ini jumlahnya diprediksi akan lebih banyak dari Jumat (6/5) kemarin," kata Humas Pos Pengamanan Lebaran Dishub Kabupaten Bandung Erik Alam di Pos Induk Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, hari ini.
Peningkatan jumlah kendaraan di Nagreg yang mengarah ke barat mulai terasa signifikan pada Kamis (5/5). Pada H+2 Lebaran 2022 itu, ada sebanyak 104 ribu kendaraan yang melintas, meningkat 14 persen dibandingkan H+1 yang jumlahnya berkisar 89 ribu.
Baca juga: Menhub Imbau Masyarakat Kembali Setelah 8 Mei 2022
Maka dengan tercatatnya 115 ribu kendaraan pada Jumat atau H+3, kata dia, ada peningkatan sebesar 9 persen dibandingkan H+2.
Sedangkan pada Sabtu H+4 ini, kendaraan yang melintas di Nagreg ke arah barat tercatat sudah ada sebanyak 43 ribu, dari pukul 00.00 WIB sampai 11.00 WIB.
Dia memprediksi jumlahnya akan terus memuncak hingga malam hari.
Meski mulai sama berdasarkan angka, namun situasi lalu lintas di Nagreg sejak pagi hingga Sabtu siang masih lancar. Dia mengatakan belum ada kepadatan yang cukup berarti dari Nagreg hingga ke arah Cileunyi.
"Kondisi arus balik yang mengarah ke barat masih lancar," demikian Erik Alam.(Ant/OL-4)
Setelah perjalanan mudik jarak jauh di atas 500 km, terutama jika kendaraan kita yang umumnya sempat membawa beban berlebih, pemeriksaan dasar menjadi sangat penting.
Bagi pemilik mobil hybrid seperti HEV dan PHEV, pemeriksaan dasar pada ban, rem, dan kaki-kaki tetap menjadi kewajiban. Namun, sistem kelistrikan dan baterai memerlukan atensi tambahan.
Dalam satu hari tersebut, jumlah transaksi pengisian daya mencapai 18.088 kali dengan total konsumsi energi sebesar 427.980 kWh.
Sebagai salah satu pilar penting dalam akuisisi pengetahuan, kegiatan membaca perlu dipromosikan kepada segenap masyarakat dalam pelbagai kesempatan.
KETIKA jalan-jalan sepanjang koridor yang menghubungkan kota-desa makin ramai, bahkan macet, sementara kota-kota besar mulai ditinggal penduduknya, maka itulah momen mudik Lebaran.
BANDARA Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali tercatat melayani hingga 595 ribu pergerakan penumpang selama 10 hari berjalannya Posko Angkutan Lebaran 2026/1447 H.
Setelah perjalanan mudik jarak jauh di atas 500 km, terutama jika kendaraan kita yang umumnya sempat membawa beban berlebih, pemeriksaan dasar menjadi sangat penting.
Bagi pemilik mobil hybrid seperti HEV dan PHEV, pemeriksaan dasar pada ban, rem, dan kaki-kaki tetap menjadi kewajiban. Namun, sistem kelistrikan dan baterai memerlukan atensi tambahan.
Dalam satu hari tersebut, jumlah transaksi pengisian daya mencapai 18.088 kali dengan total konsumsi energi sebesar 427.980 kWh.
Fokus utama petugas saat ini adalah memastikan kelancaran kendaraan yang masuk ke arah Jakarta setelah sebelumnya mencetak rekor tertinggi pada arus mudik.
Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran periode 22 Maret hingga 25 Maret 2026 pukul 14.00 WIB (H hingga H+3), jumlah penumpang yang kembali ke Jawa baru mencapai 36,4% dari total pemudik.
"Perubahan cuaca yang cepat juga perlu menjadi perhatian dalam merencanakan perjalanan darat, laut, dan udara, termasuk aktivitas luar ruang seperti ibadah dan wisata."
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved