Kamis 28 April 2022, 08:10 WIB

Dharmasraya Gagas Gerakan Mudik Tanpa Sampah Plastik

Yose Hendra | Humaniora
Dharmasraya Gagas Gerakan Mudik Tanpa Sampah Plastik

MI/ANDRI WIDIYANTO
Menteri LHK Siti Nurbaya meninjau proses pengelolaan sampah di Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (26/4/2022).

 

Pemerintah secara resmi mengizinkan masyarakat untuk mudik lebaran 2022. Ini akan menjadi tahun pertama dibolehkannya mudik di saat pandemi virus korona masih terjadi.

Dimana pada lebaran 2020 dan 2021 pemerintah melarang mudik dalam rangka antisipasi penyebaran covid-19, diperkirakan sebanyak 79 juta orang bakal pulang kampung halaman pada tahun ini ke berbagai sejumlah daerah. Di saat arus mudik tren sampah biasanya cenderung meningkat. Dengan begitu, Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan berharap gerakan "mudik minim sampah" yang digagas Pemkab Dharmasraya dapat dijadikan sebagai momen kampanye dan edukasi menjaga lingkungan.

Sutan Riska yang juga Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) itu mengajak pemudik untuk mengurangi sampah terutama sampah plastik.

Baca juga: UU TPKS Atur Hak Korban Kekerasan Seksual atas Jaminan Kesehatan dan Jaminan Sosial

"Untuk semua yang mudik, mari kita mudik tanpa sampah, dan mari menjaga keselamatan dan kenyamanan lingkungan. Mari sama-sama ajak sanak keluarga di kampung halaman untuk peduli lingkungan," ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dharmasraya, Silaturahmi, Rabu (27/6).

Melalui gerakan 'mudik minim sampah' Pemkab Dharmasraya mengimbau para pemudik agar membawa kantong belanja, kantong mimun, dan wadah makan masing-masing untuk mengurangi sampah plastik sekali pakai. Kemudian dilanjutkannya, pemudik diminta mengambil makanan secukupnya dan selalu membiasakan menghabiskan makanan tanpa sisa, dan buang sampah ditempat yang disediakan serta dipisahkan sesuai jenisnya.

"Kampanye mudik minim sampah ini juga kita sosialisasikan melalui pamasangan baliho dititik strategis, misalnya di posko mudik, begitu
juga kampanye melalui media sosial, radio, media juga kita lakukan," bebernya.

Di samping itu, Pemkab Dharmasraya juga mengimbau kepada pemilik rest area serta fasilitas umum agar menyediakan tempat sampah sesuai
jenisnya, dimana tempat-tempat tersebut yang akan menjadi lokasi persinggahan bagi pemudik untuk beristirahat.

"Mengingat Dharmasraya adalah gerbang masuk bagi parantau yang akan melakukan mudik ke beberapa daerah di Sumbar, sebagai tuan rumah tentu kita harus menyambut dengan baik serta mengkampanyekan gerakan 'mudik minim sampah' ini kepada masyarakat luas pada umumnya," tukasnya. (H-3)

Baca Juga

Antara

Regulasi Tidak Siap, Penerapan Kelas Standar BPJS Kesehatan Rawan Digugat

👤Dinda Shabrina 🕔Senin 04 Juli 2022, 22:45 WIB
 Kementerian Kesehatan untuk jangan terburu-buru menerapkan 12 kriteria dalam kebijakan Kelas Standar BPJS Kesehatan sebab rawan...
MI

Kemenkes : Ganja Medis Hanya untuk Riset, Tidak Perlu Revisi UU

👤 M Iqbal Al Machmudi 🕔Senin 04 Juli 2022, 22:30 WIB
Regulasi pemanfaatan tanaman ganja medis hanya untuk riset dan bukan untuk konsumsi masyarakat. Karena itu, tidak perlu mengubah...
Dok. Kemenko PMK

Menko PMK Minta Kampus Ikut Tangani Wabah PMK

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 04 Juli 2022, 21:58 WIB
"Saya imbau terutama untuk perguruan tinggi yang punya fakultas kedokteran hewan dan peternakan untuk segera mengerahkan dosen dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya