Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
HIDUP sehat sudah dipastikan menjadi dambaan dan harapan bagi seluruh masyarakat di belahan dunia manapun. Pola hidup yang sehat tentunya akan berbuah baik pula pada kesehatan tubuh kita. Jadi, tidak ada kata terlambat untuk menerapkan pola hidup sehat.
Untuk membantu merealisasikannya, Ahli Gizi sekaligus dosen kesehatan masyarakat di Universitas Alma Ata, dr. Arif Sabta Aji S.Gz, membagikan tipsnya untuk Anda. Untuk menjaga konsistensi dalam menjalankan pola hidup sehat, menurut Aji, perlu membekali diri dengan informasi gaya hidup sehat dari sumber yang tepat.
Baca juga: Penting! Mengonsumsi Makanan Bergizi di Masa Pandemi
"Kita harus sering-sering terpapar agar termotivasi sehingga semangat kita ngga kendor. Selain itu perlu memiliki lingkungan yang mempunyai visi yang sama. Kalau dalam suatu lingkungan ada yang tidak satu visi, tantangannya besar sekali," ujarnya dalam kesempatan berbincang dengan Media Indonesia, Rabu (6/4).
Jika penerapan pola hidup sehat sudah diterapkan dengan baik dalam jangka waktu yang cukup panjang, maka dapat dengan mudah pola hidup sehat menjadi kebiasaan hidup kita sehari-hari.
“Pada penerapannya, pola hidup sehat dapat dilakukan dengan mengkonsumsi asupan air putih yang cukup sebanyak 2 liter per harinya. Selain itu, lakukan olahraga sebanyak 2 hingga 3 kali seminggu. Dan yang terakhir, atur pola jam tidur yang cukup sebanyak 8 jam per hari,” ucapnya.
Jika hal-hal tersebut sudah dilakukan dengan baik dan teratur maka dapat dengan mudah kita memulai pola hidup sehat di saat kondisi pandemi seperti saat ini.
"Yang perlu kita ingat dan jadikan prinsip dalam hidup kita yaitu, jadikan kesehatan sebagai investasi yang tak ternilai harganya karena lebih baik mencegah daripada mengobati," pungkasnya. (*/OL-6)
Kemunculan ambeien sangat erat kaitannya dengan kebiasaan sehari-hari yang kurang baik.
Fisioterapi tidak hanya berfungsi sebagai terapi kuratif pascacedera, tetapi juga sebagai langkah preventif untuk menjaga kapasitas fungsional tubuh dalam aktivitas sehari-hari.
Studi terbaru mengungkap jalan kaki lebih dari 10 menit dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dan kematian dini, terutama bagi orang dengan gaya hidup sedentari.
Selain melakukan edukasi langsung di sekolah, sebelumnya para relawan juga telah melakukan kampanye melalui media sosial untuk melakukan mindful consumption.
Data Kementerian Kesehatan menunjukkan stroke masih menjadi penyebab utama kecacatan dan kematian di Indonesia. Prevalensi stroke berada di kisaran 8,3 per 1.000 penduduk
Studi Harvard mengungkap konsumsi makanan ultra-proses dapat meningkatkan risiko kanker usus pada wanita hingga 45%, terutama usia di bawah 50 tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved