Jumat 15 April 2022, 17:27 WIB

Antisipasi Macet Mudik, Menhub Cek Rekayasa Lalin di Tol Cikampek

Insi Nantika Jelita | Humaniora
Antisipasi Macet Mudik, Menhub Cek Rekayasa Lalin di Tol Cikampek

ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi

 

MENTERI Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengecek kegiatan simulasi penerapan rekayasa lalu lintas (lalin) di jalan tol arah Cikampek pada Jumat (15/4).

Jalur tol dari Bekasi, Jakarta ke arah Cikampek hingga Semarang menjadi titik utama yang diprediksi akan menjadi titik kepadatan pada masa mudik Lebaran nanti.

Simulasi rekayasa lalu intas ini dilakukan sebagai uji coba untuk mengetahui mana yang paling efektif menekan kemacetan dengan rasio perbandingan volume kendaraan dengan kapasitas jalan (VC Ratio) yang terkecil.

“Beberapa hari ini akan dilakukan simulasi penerapan rekayasa lalu lintas bisa menjadi rekomendasi yang terukur dalam pengambilan keputusan,” kata Menhub dalam siaran pers hari ini.

Menhub menuturkan, diskresi rekayasa lalu lintas di lapangan akan ditetapkan oleh Korlantas Polri. Adapun sejumlah rekayasa lalu lintas yang akan disiapkan adalah contra flow, one way dan ganjil genap.

Baca juga: 967 ribu Tiket Kerta Api Angkutan Lebaran Sudah Terjual

Lebih lanjut Menhub menjelaskan, rekayasa lalin diperkirakan mulai 28 April atau bisa lebih awal dari 25 April.

'Hasil dari simulasi ini akan segera dilaporkan dan direkomendasikan kepada Presiden Joko Widodo,” ucapnya.

Sektor darat dianggap Kemenhub menjadi titik krusial untuk diawasi saat mudik Lebaran 2022. Sekitar 47% dari 85,5 juta pemudik yang diprediksi akan melakukan mudik via jalur darat, baik kendaraan pribadi seperti mobil dan sepeda motor, maupun angkutan darat seperti bus, angkutan penyebrangan, dan lain-lain.

Sejumlah area yang diprediksi akan terjadi perlambatan atau kemacetan saat mudik Lebaran ialah di pintu masuk tol, rest area, pom bensin, dan tempat-tempat lainnya. Sedangkan, sejumlah titik yang diprediksi terjadi kepadatan, yaitu di Jalur tol Tangerang-Merak Km 26, Jalur Tol arah Cikampek Km 48-60, KM 31-37, Km 70-72, dan untuk arus balik di Km 54.

Kemenhub menerangkan, jumlah pemudik pada tahun ini akan meningkat 45% dibanding mudik pada 2019 sebelum pandemi. Sedangkan, dua titik yang perlu dilakukan antisipasi khusus adalah jalur Bekasi-Semarang dan penyeberangan Merak Bakauheni.

Selain itu, pada mudik tahun ini, pemerintah mengeluarkan kebijakan tidak akan dilakukan penyekatan dan putar balik dan pengendalian di lapangan dilakukan persuasif. (OL-4)

Baca Juga

MI/Ramdani

Ahli: Masyarakat tidak Boleh Lengah, Subvarian XBB Bahaya bagi Komorbid

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Jumat 02 Desember 2022, 23:38 WIB
Menurut Guru Besar Mikrobiologi FKUI, subvarian XBB dan varian omikron lainnya bisa melarikan diri dari antibodi, baik pascainfeksi,...
MI/ Moh Irfan

BPJS Kesehatan Ingin Masyarakat Teredukasi Soal Layanan Kesehatan

👤Dinda Shabrina 🕔Jumat 02 Desember 2022, 22:59 WIB
MASYARAKAT sangat membutuhkan edukasi terkait layanan kesehatan yang diselanggarakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)...
Dok. i3L

Terus Lakukan Inovasi, Dundee dan i3l Kembangkan Kerjasama Double Degree

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 02 Desember 2022, 21:59 WIB
"Mahasiswa nantinya akan diberikan gelar sarjana dari Biomedicine i3L, serta dari University of...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya