Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER Spesialis Penyakit Dalam dari Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) Rudy Kurniawan mengatakan sariawan menjadi salah satu gejala seseorang terkena diabetes.
"Sariawan menjadi salah satu gejala diabetes.Gangguan gigi kemudian gangguan mulut termasuk sariawan itu bisa terjadi akibat masalah gula darah tinggi," kata Founder Komunitas Sobat Diabet itu dalam sebuah acara kesehatan yang digelar daring, Kamis (7/4).
Rudy menjelaskan, gula darah yang tinggi yakni bila kadar gula darah puasa lebih dari 125 mg/dl, bisa menyebabkan mulut kering lalu menganggu pertahanan sistem kekebalan atau imun di dalam rongga mulut. Inilah yang kemudian mengakibatkan munculnya sariawan dan bahkan infeksi tambahan.
"Bisa juga terjadi infeksi tambahan misalkan terbentuknya plak, menyebabkan kerusakan gigi, gigi berlubang," tutur dia.
Baca juga: Ini Tiga Sebab Munculnya Sariawan pada Penderita Covid-19
Menurut dia, bahaya ini bisa bertambah buruk seiring kondisi sistem imun yang rendah pada mereka dengan diabetes. Infeksi yang awalnya lokal pun bisa menjadi sistemik atau keseluruhan.
Rudy mengingatkan, diabetes dapat timbul tanpa gejala. Munculnya gejala selain sariawan, antara lain meningkatkan frekuensi buang air kecil, rasa haus dan lapar berlebihan, penurunan berat badan, kulit menjadi bermasalah hingga kesemutan sebenarnya pertanda terlambatnya pasien menyadari penyakitnya.
"Kalau sudah terjadi gejala itu sebenarnya sudah terlambat. Makanya kita penting untuk melakukan skrining atau evaluasi awal ada tidaknya diabetes terutama pada kelompok yang berisiko," tuturnya.(Ant/OL-5)
Sariawan biasanya berbentuk bulat atau oval, berwarna putih atau kekuningan dengan tepi kemerahan, dan terasa perih atau nyeri, terutama saat makan dan berbicara.
Jika sariawan lebih dari dua minggu tidak sembuh, ukurannya sangat besar, sering kambuh atau disertai demam atau nyeri hebat segeralah periksa ke dokter.
Sariawan sering dipicu kekurangan vitamin, stres, atau iritasi makanan. Umumnya ringan dan sembuh sendiri, tapi bisa jadi tanda gangguan kesehatan jika sering kambuh.
Luka di mulut yang tak sembuh dalam 2 minggu bisa jadi gejala kanker mulut. Kenali perbedaan sariawan dan kanker sejak dini untuk cegah risiko fatal.
Sariawan bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti luka karena gigitan, iritasi makanan, infeksi virus, kekurangan vitamin, atau stres.
Dalam istilah medis, sariawan dikenal sebagai stomatitis aftosa. Sariawan di bibir bisa sangat mengganggu, terutama saat makan atau berbicara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved