Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SARIAWAN adalah luka kecil berwarna putih atau kuning dengan tepi kemerahan yang muncul di dalam mulut, seperti di bibir bagian dalam, pipi bagian dalam, lidah, atau gusi.
Dalam istilah medis, sariawan dikenal sebagai stomatitis aftosa atau canker sores.
Campur satu sendok teh garam dengan segelas air hangat, untuk mengurangi peradangan dan membunuh bakteri.
Membantu membersihkan mulut dan mempercepat penyembuhan.
Tempelkan es kecil pada sariawan, untuk membantu mengurangi rasa sakit dan pembengkakan.
Madu bersifat antibakteri dan anti inflamasi. Oleskan 2 sampai 3 kali sehari.
Membantu mempercepat pemulihan jaringan mulut.
Kekurangan vitamin B12, B6, dan B1 sering memicu sariawan.
Makanan seperti cabai, jeruk, dan tomat bisa memperparah iritasi.
Agar mulut tidak kering dan proses penyembuhan lebih cepat.
Makanan panas dapat membuat luka semakin perih.
Bisa pakai yang mengandung benzocaine, triamcinolone, atau lidokain.
Sikat gigi teratur dan gunakan benang gigi agar bakteri tidak memperparah sariawan.
Stres dapat memicu kekebalan tubuh menurun sehingga sariawan lebih sering muncul.
Kebiasaan ini memicu luka berulang yang berubah menjadi sariawan.
Membantu menyeimbangkan bakteri baik dalam mulut dan tubuh.
Jika sariawan lebih dari dua minggu tidak sembuh, ukurannya sangat besar, sering kambuh atau disertai demam atau nyeri hebat segeralah periksa ke dokter. (Z-4)
Sumber: alodokter, ekahospital
Sariawan biasanya berbentuk bulat atau oval, berwarna putih atau kekuningan dengan tepi kemerahan, dan terasa perih atau nyeri, terutama saat makan dan berbicara.
Sariawan sering dipicu kekurangan vitamin, stres, atau iritasi makanan. Umumnya ringan dan sembuh sendiri, tapi bisa jadi tanda gangguan kesehatan jika sering kambuh.
Luka di mulut yang tak sembuh dalam 2 minggu bisa jadi gejala kanker mulut. Kenali perbedaan sariawan dan kanker sejak dini untuk cegah risiko fatal.
Sariawan bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti luka karena gigitan, iritasi makanan, infeksi virus, kekurangan vitamin, atau stres.
Dalam istilah medis, sariawan dikenal sebagai stomatitis aftosa. Sariawan di bibir bisa sangat mengganggu, terutama saat makan atau berbicara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved