Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA DPR Komisi VIII, Ace Hasan, mengatakan Indonesia telah siap dengan berbagai kemungkinan skenario penyelenggaraan haji 2022. Ace Hasan yang saat ini tengah berada di Arab Saudi telah melakukan dialog dengan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah beserta Kedutaan Besar Republik Indonesia di Arab Saudi.
Ace menyebut ada sinyal penyelenggaraan haji tahun ini. Meski dirinya juga belum bisa memastikan berapa kuota pasti yang akan diberikan pemerintahan Arab Saudi untuk Indonesia.
“Semalam kita membahas dengan Dirjen PHU, dengan Dubes RI di Arab Saudi, dan juga teman-teman komisi VIII. Sinyalnya akan ada penyelenggaraan haji. Tapi itu dia, belum ada pengumuman tentang berapa kuotanya,” kata Anggota DPR Komisi VIII, Ace Hasan, saat dihubungi Media Indonesia, Senin (4/4).
Sejauh ini, kata Ace, kemungkinan terbesarnya kuota yang diberikan Arab Saudi untuk Indonesia adalah 50 persen. Namun sekali lagi ia masih belum bisa memastikan angka pastinya.
Baca juga: Presiden Diminta Lobi Arab Saudi soal Kuota Haji
"Pihak kedutaan belum bisa memastikan kuotanya, kebijakannya ini bukan lagi kepada Menteri Arab Saudi, tetapi pada Dewan Malaki, itu institusi kebijakan tertinggi, yang menentukan kebijakan berapa kuota haji dan dipimpin oleh raja," tutur Ace.
Komisi VIII, kata Ace, juga telah memantau terkait persiapan Kementerian Agama di lapangan. Ia mengatakan Kemenag telah mengupayakan dari sekarang ketersediaan pemondokan atau hotel dan konsumsi selama di Saudi.
“Ya yang saya pantau di lapangan itu tetap dilakukan sekarang. Misalnya ketersediaan pemondokan, hotel, konsumsi. Intinya berapapun kuota yang diberikan Arab Saudi, kami sudah siap,” tutur Ace.
Sementara itu, kesiapan dari jamaah haji sendiri juga telah sangat siap. Wakil Ketua Asosasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri), Azhar Gazali mengatakan jamaah haji hanya tinggal menunggu kabar terkait kuota pasti yang akan diberikan untuk Indonesia.
“Kalau jamaah, insyaallah posisinya siap. Dokumen, manifesnya tercatat, tinggal bagaimana nantinya begitu keluar kuota dari pemerintah segera kita atur mekanismenya,” kata Azhar.(OL-4)
Para peserta mulai menemukan nilai-nilai penting seperti kedisiplinan, kegembiraan, dan kekompakan selama mengikuti pelatihan.
Pemahaman terhadap regulasi media sosial di Arab Saudi menjadi hal penting yang wajib ketuhui, baik oleh petugas maupun jemaah haji.
Jemaah haji diharapkan mulai membangun kebiasaan positif sejak dini untuk menghadapi perbedaan iklim dan aktivitas fisik yang berat di Arab Saudi.
Metode pendidikan dan pelatihan (diklat) dengan konsep semimiliter menjadi pendekatan baru dalam membentuk karakter petugas haji yang akan melayani jemaah.
Beberapa peserta diklat diketahui mengidap penyakit yang berisiko tinggi mengganggu tugas lapangan, seperti Tuberkulosis (TB) dan gangguan ginjal.
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) harus mampu menghadirkan layanan secara nyata di lapangan.
Dana sosial keagamaan tidak hanya terbatas pada zakat, infak, sedekah, dan wakaf, tetapi juga mencakup sumber-sumber lainnya.
KPK didesak mengusut tuntas aliran dana dugaan korupsi kuota haji Kemenag 2023–2024 yang diperkirakan merugikan negara hingga Rp1 triliun.
Angka ini melampaui target yang ditetapkan Bappenas, yaitu 1,3 juta pegawai.
Kemenag telah menerbitkan petunjuk teknis (juknis) PMBM sebagai acuan pelaksanaan seleksi di seluruh madrasah.
Sebanyak 1.636 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji mengikuti diklat PPIH di Asrama Haji Pondok Gede. Pelatihan meliputi baris-berbaris, pelayanan jemaah, hingga bahasa Arab intensif.
Sebelumnya, pada 9 Agustus 2025, KPK mengumumkan mulai melakukan penyidikan kasus kuota haji.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved