Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
WORLD Bank (Bank Dunia) mengapresiasi langkah pemerintah Indonesia dalam mengeliminasi penyakit tuberkulosis (TB). Vice President for Human Development World Bank Mamta Murti mengatakan Indonesia adalah negara dengan beban TB yang besar kedua setelah India dan Tiongkok.
"Tantangan TB bagi Indonesia tidak hanya di bidang kesehatan. Dan sesuai proyeksi pra pandemi, TB diperkirakan akan merugikan Indonesia antara tahun 2020-2050," kata Mamta dalam 1st Health Working Group Side Event on Tuberculosis di Yogyakarta, kemarin (29/3).
Pemerintah Indonesia melakukan percepatan eliminasi TB dengan mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 67 Tahun 2021 tentang Penanggulangan Tuberkulosis. Sehingga penanggulangan bisa dimulai dari tingkat paling atas yakni regulasi eksekutif hingga masyarakat. "Langkah Pemerintah Indonesia ini sangat positif yang telah ditunjukkan menghilangkan TB melalui penerbitan Perpres pada tahun 2021," ujarnya.
Komitmen ini, lanjut Mamta, dari tingkat tertinggi bersama dengan agenda transformasi sektor kesehatan yang saat ini sedang berlangsung di negara ini. "Kami siap mendukung semua negara dalam memfasilitasi berbagi pengetahuan internasional, memberikan dukungan analitis dan konsultasi, serta pembiayaan untuk mengatasi hambatan utama untuk mengurangi beban yang harus dilakukan," ungkapnya.
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan per 2020 kasus TB di Indonesia mencapai 845 ribu kasus namun yang terlacak hanya 349 ribu kasus karena pandemi covid-19 mempengaruhi pelacakan kasus TB. Sementara kasus TB resisten atau kebal obat yang memerlukan masa penyembuhan lebih lama mencapai 24 ribu kasus. (H-1)
Harga komoditas global diproyeksikan turun ke level terendah dalam enam tahun pada 2026.
Langkah ini tidak hanya mendekatkan pengolahan sampah ke sumbernya, namun juga berkontribusi dalam mengurangi beban TPA dan mendukung ekonomi sirkular.
Pemerintah memastikan tidak akan mengadopsi data kemiskinan yang dirilis Bank Dunia.
AWAL April 2025, Bank Dunia melalui Macro Poverty Outlook menyebutkan pada tahun 2024 lebih dari 60,3% penduduk Indonesia atau setara dengan 171,8 juta jiwa hidup di bawah garis kemiskinan.
Di balik status Indonesia sebagai negara berpendapatan menengah ke atas, Bank Dunia mengungkapkan fakta mencengangkan: 60,3% dari total populasi Indonesia hidup dalam garis kemiskinan
Indonesia diproyeksikan hanya memiliki pertumbuan ekonomi rata-rata 4,8% hingga 2027. Adapun, rinciannya adalah 4,7% pada 2025, 4,8% pada 2026, dan 5% pada 2027.
KITA tahu bahwa surveilans merupakan tulang punggung penting pengendalian penyakit menular.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
KEPALA Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman menyampaikan prevalensi kusta di Indonesia sampai saat ini sebesar 0,91/10.000 di ratusan daerah.
KASUS influenza A H3N2 subclade K atau super flu sudah masuk ke Indonesia. Ketua Umum IDAI dr Piprim B Yanuarso mengimbau orangtua meningkatkan kewaspadaan terhadap super flu
Difteri masih berbahaya dan bisa muncul diam-diam. Kenali gejala awal, cara penularan, dan risiko fatal penyakit yang sebenarnya dapat dicegah ini.
BENCANA banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat benar-benar membawa luka mendalam dan dampak pada berbagai sisi kehidupan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved