Jumat 18 Maret 2022, 23:59 WIB

KPAI: Perlu ada Payung Hukum Pengasuhan Anak

Mediaindonesia.com | Humaniora
KPAI: Perlu ada Payung Hukum Pengasuhan Anak

Ilustrasi
peran ayah dalam pengasuhan anak

 

KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengatakan perlu adanya regulasi yang mengatur pola pengasuhan anak dalam keluarga.

"Sangat penting Indonesia memiliki regulasi yang memayungi berbagai cara mengasuh anak agar anak-anak seperti (kasus, red.) di Cengkareng dapat terselamatkan," kata Kepala Divisi Pengawasan, Monitoring, dan Evaluasi KPAI Jasra Putra melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat (18/3), menyusul terjadinya kasus penganiayaan asisten rumah tangga (ART) terhadap tiga balita di Cengkareng, Jakarta Barat.

Menurut dia, penyerahan pengasuhan anak kepada pihak lain kerap dilakukan para orang tua dengan berbagai alasan, salah satunya karena bekerja.

Baca juga: Kadar Proteksi Antibodi Masyarakat Terhadap Covid-19 Cukup Tinggi

Asisten rumah tangga yang didapat melalui jasa penyalur ART menjadi pihak yang diberikan tanggung jawab pengasuhan anak.

Namun, pengasuhan ART kerap berakhir menjadi kasus, contohnya terjadinya tindak penganiayaan terhadap anak yang diasuh.

Dia menjelaskan ketika terjadi kasus kekerasan terhadap anak yang diasuh, jaminan hukum, baik untuk keluarga maupun ART masih lemah.

Jasra mengatakan hal tersebut terjadi karena Indonesia belum mengakomodasi standardisasi tentang cara pengasuhan anak.

"Kita belum mengakomodir perkembangan cara mengasuh anak. Karena sangat beragam, tergantung kondisi keluarga, luasnya tempat tinggal, penghasilan dan lingkungan di sekitar anak," katanya.

Oleh karena itu, pihaknya juga menilai perlu adanya Rancangan Undang-undang Asisten Rumah Tangga (RUU ART).

"Karena mengasuh adalah pekerjaan yang tidak mengenal waktu, ibaratnya bisa lebih dari 24 jam. Apalagi profesi ART yang lebih banyak adalah menjaga anak sehingga mereka dituntut menjadi pengasuh pengganti, yang dalam Undang-Undang Perlindungan Anak mereka disebut pengganti orang tua, yang harus bisa menjalankan amanah selayak orang tuanya. Hal ini yang belum pernah terstandardisasi. Kita berharap Indonesia segera memiliki UU Pengasuhan Anak dan UU ART agar fenomena kekerasan anak dalam rumah tangga dapat dikurangi," katanya. (Ant/OL-6)

Baca Juga

ANTARA/MUHAMMAD IQBAL

DPR Pesimistis Usulan Biaya Haji 2023 ada Penurunan

👤Dinda Shabrina 🕔Senin 06 Februari 2023, 19:05 WIB
Iskan menyebut sejauh ini pembahasan soal desain anggaran perjalanan haji masih...
Ist/Sinar Mas Land

Pelatihan Program Berantas Buta Al-Qur’an 2022 Dikuti 150 Ustaz dan Guru Ngaji

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 06 Februari 2023, 18:17 WIB
Sinar Mas Land melalui Yayasan Muslim Sinar Mas Land memberikan pelatihan atau Training of Trainers (ToT) cara cepat membaca...
Ist/Sinar Mas Land

Yayasan Muslim Sinar Mas Land Gelar Program Berantas Buta Al-Qur’an

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 06 Februari 2023, 18:09 WIB
Di bulan suci ini, Sinar Mas Land melalui Yayasan Muslim Sinar Mas Land (YMSML) menginisiasi sebuah program cara cepat membaca...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya