Selasa 01 Februari 2022, 13:59 WIB

Tahun Baru Imlek, KKP: Ikan Jadi Keberuntungan Masyarakat Tionghoa

Insi Nantika Jelita | Humaniora
Tahun Baru Imlek, KKP: Ikan Jadi Keberuntungan Masyarakat Tionghoa

ANTARA
Kegemaran memelihara ikan hias semakin meningkat di saat pandemi covid-19 karena banyak kegiatan dilakukan di rumah.

 

BERBICARA mengenai Tahun Baru Imlek, selain kue keranjang dan jeruk, salah satu hidangan terpentingnya adalah ikan bandeng. Ikan ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, menurut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Ikan juga dinilai menjadi sumber keberuntungan dan rezeki berdasarkan kepercayaan masyarakat Tionghoa. Dalam Bahasa Mandarin, ikan disebut dengan "yu" atau "yoo" yang terdengar seperti arti kata surplus atau berlimpah. Mengonsumsi ikan saat Imlek diharapkan bisa membawa kemakmuran dan rezeki melimpah di tahun baru. 

Baca juga: Bre Redana: Buku Mengheningkan Puisi Penggenapan Diri Benny Benke

Lalu, apa maknanya konsumsi ikan bandeng saat Imlek? KKP dalam keterangan tertulis (1/2) menyebut, bagian pertama dari bahasa Tiongkok untuk ikan bandeng ialah "lyú" atau "lee-yoo" yang diucapkan seperti kata "lee" yang berarti hadiah. 

Alasan tersebutlah yang lantas membuat masyarakat Tionghoa percaya bahwa ikan bandeng merupakan lambang harapan dan keberuntungan. 

Alasan lain, bandeng memiliki duri banyak yang melambangkan kehidupan manusia yang berliku sehingga perlu kehati-hatian dan kesabaran demi menikmati hasil yang memuaskan. Hal ini juga menggambarkan supaya tidak putus asa menghadapi segala rintangan. Selain itu, duri yang banyak juga menggambarkan rezeki tidak akan ada habisnya. 

KKP kemudian menjabarkan, manfaat ikan bandeng antara lain mengandung antioksidan, menyehatkan jantung, mendukung perkembangan otak, kulit lebih terhidrasi, mencegah penuaan dini, membantu mencegah anemia, memelihara kesehatan mata, meningkatkan kadar kolesterol baik, dan lainnya. 

KKP pun menaruh perhatian besar terhadap ikan bandeng. Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono telah menetapkan program prioritas KKP, salah satunya pembangunan kampung perikanan budidaya berbasis kearifan lokal. 

Menurutnya, terdapat tiga kategori, yaitu kampung perikanan budidaya pedalaman untuk komoditas air tawar; kampung perikanan budidaya pesisir untuk komoditas payau seperti bandeng; serta kampung perikanan budidaya laut. 

"Kampung bandeng merupakan contoh kampung untuk komoditas payau. Berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 64 Tahun 2021, pembangunan kampung bandeng bertempat di Kabupaten Gresik, Jawa Timur," sebutnya.

Pengembangan kampung ini ditargetkan berkontribusi dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi masyarakat harian, mengurangi stunting, dan meningkatkan perekonomian. (OL-6)

Baca Juga

MI/ HO

MIPA UNJ Gelar Pelatihan Bagi Guru Kimia Jakarta Timur

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 13:14 WIB
Melalui pelatihan ini, diharapkan peserta dapat menghasilkan proposal penelitian, melaksanakan hingga publikasi...
Dok MI

Komnas HAM Pantau Penanganan Tragedi Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 12:48 WIB
Komnas HAM RI meminta pemerintah daerah beserta jajaran terkait melakukan penanganan kesehatan yang intensif serta layanan kemanusiaan bagi...
Ist

Edukasi Konsumen Tingkatkan Kesadaran Tanggung Jawab Lingkungan

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 02 Oktober 2022, 12:26 WIB
Webinar FSC Forest Week 2022 memberikan edukasi terkait berbagai macam cara dalam meningkatkan kesadaran bagi konsumen terhadap...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya