Sabtu 29 Januari 2022, 12:15 WIB

Ini Bedak yang Sebaiknya Digunakan Pemilik Wajah Berjerawat

Basuki Eka Purnama | Humaniora
Ini Bedak yang Sebaiknya Digunakan Pemilik Wajah Berjerawat

Pexels
Ilustrasi

 

DOKTER spesialis dermatologi dan venerologi di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) Irma Bernadette S Sitohang menyarankan orang dengan kulit berjerawat menggunakan bedak tabur ketimbang compact.

"Untuk orang yang memiliki kulit berjerawat jangan menggunakan bedak compact. Bedak compact bisa menyebabkan kulit lebih berminyak dan merangsang pertumbuhan jerawat. Jadi, lebih baik yang menggunakan jenis bedak tabur," ungkap dia dalam siaran pers RSUI, ditulis Sabtu (29/1).

Sementara untuk orang yang memiliki kondisi kulit normal, kosmetik yang ada di pasaran sudah melewati penelitian dan uji tes dan pada umumnya sehingga setiap individu bisa menggunakan produk tersebut.

Baca juga: Luncurkan Butter Rush Vitamin Lip Mask, barebbliss Mau Perempuan Percaya Diri

"Tidak ada permasalahan untuk memilih skincare untuk orang yang memiliki kondisi kulit normal, bisa dari review pemakaian keluarga, teman dekat apabila ingin mencoba produk tersebut," kata dia.

Kemudian, untuk mereka dengan kondisi kulit mudah berjerawat, Irma mengingatkan agar lebih berhati-hati dan lebih spesifik dalam memilih produk perawatan kulit.

Orang yang sedang melakukan proses terapi akne sebaiknya menggunakan produk yang sudah disarankan oleh dokter dan apabila ingin menggunakan jenis kosmetik tertentu harus dikonsultasikan ke dokter.

Akne disebabkan hormon androgen, yakni ketika hormon androgen terbentuk lalu memengaruhi sel sebocyte, yang berada di kelenjar minyak sehingga menyebabkan sel-sel di dalamnya besar atau bertambah banyak dan menyebabkan produksi minyak.

"Selain sel sebocyte, ada juga sel keratinoscyte, yakni sel-sel yang ada pada lapisan kulit lapisan atas atau kulit ari. Hormon androgen memengaruhi sel ini sehingga menyebabkan sel keratinoscyte menjadi lengket dan susah lepas, ketika sel keratinoscyte lengket dan bertambah banyak ditambah produksi minyak, maka akan terjadi sumbatan," papar Irma.

Sumbatan inilah yang disebut sebagai komedo dan ketika komedo terpapar oleh kuman maka akan terjadi inflamasi atau peradangan. Peradangan tersebut yang kemudian dikatakan akne.

Jumlah kasus akne banyak terjadi pada remaja. Umumnya, akne pertama kali muncul pada usia 12-15 tahun. Berdasarkan jenis kelamin, jumlah kasus akne pertama muncul pada usia 14-17 tahun untuk perempuan dan 16-17 tahun untuk laki-laki.

Puncak keparahan akne biasanya terjadi pada usia 17-21 tahun dan 85% kasus akne ini akan sembuh pada usia 25 tahun, sementara 15% sisanya dapat menetap sampai dengan usia 49 tahun bahkan lebih.

Faktor genetik juga berperan penting, karena apabila seseorang memiliki keluarga yang memiliki riwayat akne, maka biasanya dapat diturunkan ke generasi berikutnya.

Irma mengatakan, dalam mendiagnosis seorang pasien memiliki akne, harus dilakukan dengan jelas dan akne sendiri memiliki komedo di dalamnya. 

Untuk mendiagnosa akne, dokter umumnya akan melakukan dengan dua hal, yaitu anamnesis yakni bertanya langsung kepada pasien dan pemeriksaan fisis atau mengecek secara langsung kondisi kulit pasien.

"Apabila seorang dokter melakukan pemeriksaan selain dua hal tersebut, ada kemungkinan yang terjadi bukan akne," kata Irma.

Treatment pertama yang diberikan kepada pasien akne yaitu dengan terapi oles. Efek samping yang biasa timbul dari terapi yaitu rasa tidak nyaman, kulit kering dan mengelupas dan kemerahan. 

Namun, menurut Irma, hal tersebut merupakan efek normal yang akan dialami sesorang yang sedang mendapat terapi akne.

Irma mengatakan, kondisi-kondisi atau efek tersebut biasanya bertahan 1-2 minggu atau sampai 3 minggu.

Selain terapi oles, ada juga terapi tambahan, seperti perawatan kulit, pengeluaran komedo, peeling, konsumsi antioksidan, laser wajah hingga menggunakan pembersih dan pelembap. (Ant/OL-1)

Baca Juga

Dok. MUI

Halal Bihalal MUI, Merajut Ukhuwwah Untuk Bangun Ekonomi Umat

👤Mediaindonesia,com 🕔Rabu 18 Mei 2022, 00:04 WIB
Ketua panitia Halal bi Halal MUI, Cholil Nafis, atau yang akrab disapa Kyai Cholil, mengatakan kegiatan itu diselenggarakan dalam...
Antara

29,5 Juta Masyarakat Rentan dan Umum Telah Divaksinasi Booster

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Selasa 17 Mei 2022, 23:57 WIB
Sebanyak 4.283.646 lanjut usia telah terproteksi vaksin booster. Lalu 6.399.434 petugas publik dan 578.254 tenaga...
Antara

63,49% Anak Terproteksi Vaksin Covid-19 Dosis Lengkap

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Selasa 17 Mei 2022, 23:54 WIB
Pemerintah menargetkan 26.705.490 remaja usia 12 hingga 17 tahun menerima vaksin...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya