Jumat 28 Januari 2022, 18:05 WIB

Epidemiolog : Gelombang Ketiga Covid-19 di Indonesia Diprediksi Terjadi Februari 

Selamat Saragih | Humaniora
Epidemiolog : Gelombang Ketiga Covid-19 di Indonesia Diprediksi Terjadi Februari 

Antara/Fakhri Hermansyah
Pelajar SMPN 52 Jakarta menjalani tes usap PCR

 

EPIDEMIOLOG Griffith University Australia, Dicky Budiman menilai, kasus Covid-19 di Indonesia terutama di DKI Jakarta akan terus menanjak. Penambahan kasus Covid-19 yang terjadi saat ini akan terus naik ke depannya. 

"Sekarang ini kita belum awal, jadi ini belum seberapa dibanding nanti (puncaknya) Februari, sesuai prediksi kita akan mengalami gelombang ketiga dominasi Omikron begitu efektif dalam infeksi menyebar," kata Dicky, di Jakarta, Jumat (28/1). 

Meski lebih cepat menyebar, lanjut Dicky, varian Omikron tidak lebih berbahaya dari varian Delta. 

Namun, pihaknya tetap meminta masyarakat waspada karena tingkat kenaikan kasus yang begitu tinggi dan potensi kematian akibat Omikron tetap ada. 

"Karena itu, apa pun variannya, kita prinsipnya harus temukan kasus itu secara dini, secara cepat. Ini bukan hanya berlaku untuk DKI Jakarta ya, semua wilayah, terutama aglomerasi," kata Dicky. 

Adapun penambahan kasus positif harian Covid-19 di Jakarta pada Kamis (27/1) mencapai 4.149 orang. 

Baca juga  : Presiden Imbau Masyarakat tidak Panik Hadapi Lonjakan Kasus Omikron

Dengan demikian, jumlah kasus Covid-19 di DKI Jakarta kini sebanyak 891.148 orang. 

"Kasus positif baru berdasarkan hasil tes PCR hari ini bertambah 4.149 orang sehingga total 891.148 kasus, di mana sebanyak 3.920 atau 94,5 persen juga merupakan transmisi lokal," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia. 

Selain itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI juga mencatat adanya penambahan kasus aktif di Jakarta yakni sebanyak 2.248 kasus. Sehingga, jumlah kasus aktif kini menjadi total 16.330 orang. 

Adapun kasus aktif adalah orang yang sedang menjalani perawatan Covid-19, baik di rumah sakit dan isolasi mandiri di rumah atau terpusat. 

Dari total kasus positif, sebanyak 861.203 orang dinyatakan sembuh dengan tingkat kesembuhan 96,6 persen. 

Sebanyak 13.615 orang dinyatakan meninggal dunia akibat Covid-19 dengan tingkat kematian 1,5 persen. (OL-7)

Baca Juga

Antara/Mohamad Hamzah

Pengawasan Ketat Ternak Impor dan Karantina Hewan Cegah Meluasnya Penyakit Mulut dan Kuku

👤Fetry Wuryasti 🕔Kamis 26 Mei 2022, 22:44 WIB
“Titik-titik pemeriksaan, pengawasan dan karantina untuk sapi impor perlu menjadi fokus pemerintah supaya PMK tidak semakin...
DOK Kemenko PMK

Pemerintah Maksimalkan Perlindungan Bagi Anak dan Penyandang Disabilitas yang Terdampak Pandemi

👤Widhoroso 🕔Kamis 26 Mei 2022, 22:01 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan, masa depan anak-anak Indonesia, termasuk mereka yang kehilangan orang tua pada masa Pandemi...
Antara

14,3 Juta Lansia Rampung Divaksinasi

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Kamis 26 Mei 2022, 21:38 WIB
Jumlah itu setara 66,44 persen dari target 21.553.118...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya