Kamis 27 Januari 2022, 23:00 WIB

Perlindungan Data Pribadi Penting untuk Pertumbuhan Ekonomi Digital

Mediaindonesia.com | Humaniora
Perlindungan Data Pribadi Penting untuk Pertumbuhan Ekonomi Digital

ANTARA
Ilustrasi pentingnya keamanan data.

 

DEPUTY Secretary General IV & Head of The Personal Data Protection Task Force, Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH), Sati Rasuanto mengatakan pelindungan data pribadi penting bagi pertumbuhan ekonomi digital yang sehat di Indonesia.

"Penting untuk kita terus meningkatkan urgensi pelindungan data pribadi yang di Indonesia masih dalam proses pembahasan rancangan undang-undang (RUU). Pelindungan data pribadi sangat penting dalam pertumbuhan ekonomi digital yang sehat," kata Sati dalam diskusi daring, Kamis (27/1).

Baca juga: Perlu Kerja Sama untuk Atasi Stunting

Peningkatan kesadaran dan literasi akan pelindungan data pribadi ini pun, lanjut Sati, selaras dengan Hari Privasi Data Internasional yang jatuh setiap tanggal 28 Januari.

"Ini adalah momentum tepat untuk membantu meningkatkan awareness akan pelindungan data pribadi. Dan diperlukan pula kolaborasi berbagai pihak termasuk pemerintah, pelaku di industri, hingga media," kata Sati.

Lebih lanjut, wanita yang juga merupakan co-founder dan CEO VIDA,  Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) yang terdaftar di bawah Kementerian Kominfo tersebut, mengatakan bahwa platformnya sebagai Penyelenggara Sertifikat Elektronik (PSrE) berperan dan bertanggung jawab untuk turut membantu misi pemerintah menciptakan ekosistem digital yang aman di Indonesia.

"Mengingat misi ini membutuhkan dukungan dari semua pihak, kami melihat urgensi penerapan aturan pelindungan data pribadi, RUU PDP, demi mengurangi risiko penyalahgunaan identitas lebih jauh dan melindungi identitas digital masyarakat," imbuhnya.

Sati menjelaskan bahwa sebagai Penyelenggara Sertifikat Elektronik (PSrE), VIDA memiliki beberapa prinsip dalam menjamin identitas digital yang sejalan dengan RUU PDP.

Sebagai PSrE berinduk di bawah Kominfo, VIDA memiliki pembuktian hukum tertinggi dalam hal tanda tangan elektronik (TTE). VIDA juga merupakan PSrE pertama di Indonesia yang memperoleh akreditasi WebTrust global untuk penerapan standar keamanan internet, dan menerapkan biometrik wajah dan liveness detection dalam verifikasi dan autentikasi yang mudah dan nyaman bagi pengguna.

Tanda Tangan Elektronik VIDA juga diakui di lebih dari 40 negara, karena VIDA adalah PSrE pertama dari Indonesia yang masuk dalam Adobe Approved Trust List (AATL) atau daftar rekan terpercaya Adobe. (Ant/OL-6)

Baca Juga

Antara

Covid-19 Kembali Naik, Perketat Prokes dan Gencarkan 3T

👤Mediaindonesia 🕔Senin 04 Juli 2022, 15:45 WIB
Saat ini 81% varian kasus covid 19 di Indonesia adalah dengan jenis Omicron BA.4 dan BA.5, dan 100% kasus di Jakarta merupakan varian...
Dok. Pullman Jakarta Indonesia

Semarakkan Libur Sekolah, Pullman Jakarta Hadirkan Shcolo HoliYay

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 04 Juli 2022, 15:11 WIB
Pullman Jakarta mengadakan berbagai aktivitas menarik bersama tim di Pullman Jakarta Indonesia seperti cooking class, kokoru activities dan...
MI/Dwi Apriani

94 Ribu Dosis Vaksin PMK Tiba di Bandara Soetta

👤Hendrik 🕔Senin 04 Juli 2022, 14:50 WIB
Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan, vaksin PMK yang telah tiba ini diperuntukan sebagai upaya pencegahan dari penyakit...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya