Rabu 26 Januari 2022, 12:38 WIB

Perkenalkan Teknik Roasting pada Barista

Gana Buana | Humaniora
Perkenalkan Teknik Roasting pada Barista

MI/Ramdani
Mentor sekaligus Barista William Edison menunjukkan racikan kopi dalam rangkaian Festival PeSoNa Kopi Argoforestry 2022.

 

BEKERJA sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Media Indonesia menggelar pelatihan dan kompetisi barista dalam Festival Pesona Kopi Agroforestry 2022. Tak hanya unjuk bakat, para peserta pun dibekali dengan teknik memproses biji kopi hingga siap diminum.

Pendiri WE Coffee Roaster dan WE Coffee Academy, William Edison, menyampaikan proses roasting biji kopi akan menentukan hasil akhir kopi yang disajikan. Roasting yang tepat akan menghasilkan kualitas, baik warna, rasa, maupun aroma yang baik.

Roasting ini awal dari proses membuat kopi, peserta akan langsung diajarkan bagaimana proses roasting yang baik waktu yang tepat dari tiga level yang bisa dicapai,” ungkap William dalam Pelatihan dan Kompetisi Barista ‘From Farm to Cup’ di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, kemarin.

Ia menjelaskan, pengetahuan roasting bagi barista tentu akan bermanfaat banyak. Sebab, dari segi kualitas, kopi yang bagus ialah kopi yang fresh sehingga biji kopi yang sudah lama di-roasting tentu akan memengaruhi rasa biji kopi yang baru di-roasting.

“Kalau kita mampu roasting sendiri, tentu kualitas kopi kita akan terjaga. Kalau kualitas roasting-nya sudah turun tentu pasti kesegaran kopinya juga turun. Itulah kenapa kita butuh roasting kopi sendiri,” jelas William.

Selain itu, pengetahuan roasting mampu menghemat biaya (cost) produksi jual apabila peserta memiliki tempat usaha. Bahkan, roasting kopi juga sudah menjadi industri bisnis.

“Beda operator kedai kopi besar dengan pemilik kopi roastery kecil yang baru punya pengalaman setahun, tentu rasanya beda,” kata dia.

Sekretaris KOOP Indonesia, Rini Hasanah, mengatakan pelatihan roasting dalam rangkaian pelatihan barista ini dilakukan untuk memperkenalkan teknik membuat kopi dari hulu ke hilir kepada para peserta. Sebab, proses menilai kopi memang dilakukan sejak awal, bahkan dari tangan petani.

“Pelatihan kopi roasting memang harus ada praktiknya karena tidak bisa orang hanya bergantung pada teori karena harus tahu maksimal warnanya seperti apa,” ungkap Rini. (Gan/S2)

Baca Juga

ANTARA/HO/Dok BPBD Flores Timur

PBB Berharap Indonesia Dorong Negara Lain untuk Berinvestasi

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 07:05 WIB
Berbagai program dan aksi mengurangi risiko bencana di tingkat nasional, kawasan, dan dunia membutuhkan pembiayaan yang...
MI/RAMDANI

Reza Rahadian Mengadvokasi Pentingnya Penguatan Kapasitas Masyarakat Menghadapi Bencana

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 06:00 WIB
Penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana memerlukan pembiayaan dari pemerintah dan lembaga pembangunan...
ANTARA

BMKG: Waspadai Dampak Bibit Siklon Tropis 92W di Laut Filipina

👤Widhoroso 🕔Rabu 25 Mei 2022, 23:51 WIB
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini untuk mewaspadai dampak tidak langsung dari bibit siklon...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya