Senin 03 Januari 2022, 18:25 WIB

Pemerintah Waspadai Kenaikan Kasus Omikron di Dunia 

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
Pemerintah Waspadai Kenaikan Kasus Omikron di Dunia 

MI/Ramdani
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin

 

HINGGA saat ini, penyebaran kasus Covid-19 varian Omikron di seluruh dunia telah mencapai 408 ribu kasus, naik dari angka minggu lalu sebanyak 184 ribu kasus. Omikron juga kini telah terdeteksi di 132 negara, naik dari 115 negara pada minggu lalu. Sedangkan di Indonesia sendiri, kasus Covid-19 varian Omikron kini mencapai 152 kasus. 

"Paling banyak sekarang ada di daerah Eropa, Inggris, Denmark, Amerika itu semuanya di atas 20 ribu, Afrika Selatan sendiri sudah turun ke angka 1.800-an, negara di Asia Tenggara yang di atas kita adalah Singapura 1.600 dan Thailand 1.500, Indonesia ada di posisi 40 jumlahnya per hari ini 152, ada tambahan 16 dibandingkan 2 hari yang lalu dan semuanya berasal dari pelaku perjalanan luar negeri," kata Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dalam keterangannya Senin (3/1). 

Budi mengimbau semua pihak untuk tetap waspada menghadapi lonjakan kasus Omikron di seluruh dunia tersebut. Menkes bersyukur bahwa angka kasus Omikron di Indonesia relatif lebih rendah jika dibandingkan populasi dan luas geografis negara Indonesia.  

"Ini berhubung karantina kita sudah cukup ketat, kita berhasil menahan masuknya Omikron ke dalam. Tapi dari 152, kita tahu 6 sudah merupakan transmisi lokal. Ada yang datang dan sebagian besar di Jakarta, tapi ada juga yang datang dari Medan dan juga dari Bali dan Surabaya. Jadi kita tetap harus selalu waspada," imbuhnya. 

Dari 152 kasus Omikron di Indonesia, Menkes melanjutkan, lebih dari setengahnya adalah pasien tanpa gejala. Adapun setengahnya lagi adalah pasien bergejala ringan, tidak membutuhkan bantuan tambahan oksigen, dengan saturasi oksigen masih berada di atas 95%. Sejumlah 34 orang atau 23 persennya sudah dinyatakan sembuh dan kembali ke rumah. 

"Jadi kita melihat bahwa sampai sekarang tidak ada yang membutuhkan perawatan yang serius di rumah sakit, cukup dikasih obat dan vitamin mereka sudah bisa kembali ke rumah," lanjutnya. 

Baca juga : Kasus Omikron Bertambah, Pemerintah Lakukan Antisipasi Cegah Lonjakan Kasus 

Budi menjelaskan, varian Omikron, mekipun secara klinis bisa melalui antibodi yang berasal dari vaksin, namun sel T atau T cell masih memberikan perlindungan dengan cukup baik. Hal tersebut juga menjelaskan mengapa tingkat pasien yang fatal dan masuk ke rumah sakit lebih rendah. 

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan bahwa selain karena disiplin menerapkan protokol kesehatan, pemerintah juga rutin menggelar pemantauan dan melakukan evaluasi. Dengan demikian, pandemi covid-19 di Indonesia masih dalam situasi terkendali hingga saat ini. 

"Pengalaman kita sendiri juga sudah bagus dan kalau anda lihat, saya sudah jelaskan tadi, hampir tidak ada, yang saya tahu di dunia ini sekarang, yang seperti kita telatennya menangani Covid ini. Artinya, terpadu, terintegrasi, holistik, dan ada meeting reguler yang dilakukan dari mulai pimpinan tertinggi sampai ke bawah. Itu salah satu yang membuat kita mungkin pada posisi seperti sekarang ini," pungkas Luhut. (OL--7)

Baca Juga

Antara

Update 7 Agustus: Kasus Covid-19 Bertambah 4.279 Hari Ini

👤MGN 🕔Minggu 07 Agustus 2022, 23:33 WIB
Sementara itu, kasus aktif berkurang 750 sehingga menjadi 50.145...
DOK MI

Kasus Covid-19 Bertambah 4.279 Orang

👤Atalya Puspa 🕔Minggu 07 Agustus 2022, 23:30 WIB
BERDASARKAN data Satgas Covid-19 hingga 7 Agustus 2022, kasus konfirmasi positif covid-19 bertambah sebanyak 4.279...
Dok Dompet Dhuafa

Eduwisata Ratusan Anak Yatim ke Sea World

👤Media Indonesia 🕔Minggu 07 Agustus 2022, 23:10 WIB
ADA banyak cara berbagi kebahagiaan terhadap mereka yang kurang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya