Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
IKATAN Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengeluarkan sejumlah rekomendasi terkait pelaksanaan pembelajaran tatap muka di sekolah. Dikatakan Ketua Umum IDAI Piprim Basarah Yanuarso bahwa untuk membuka pembelajaran tatap muka, 100% guru dan petugas harus sudah mendapatkan vaksinasi covid-19.
"Anak yang dapat masuk sekolah adalah anak yang sudah diimunisasi covid-19 lengkap dua kali tanpa komorbid," kata Piprim dalam keterangan resmi, Senin (3/1).
Selain itu, IDAI juga merekomendasikan agar sekolah tetap harus patuh pada protokol kesehatan, terutama fokus pada penggunaan masker wajib untuk semua orang yang ada di lingkungan sekolah, ketersediaan fasilitas cuci tangan, menjaga jarak, tidak makan bersama, memastikan sirkulasi udara terjaga, mengaktifkan sistem penapisan aktif perhari untuk anak, guru dan petugas.
Baca juga: Ini Rekomendasi Baru IDAI terkait PTM di Tengah Hadirnya Covid-19 Varian Omikron
Untuk anak usia 12-18 tahun, Piprim mengungkapkan, pembelajaran tatap muka dapat dilakukan 100% apabila tidak ada peningkatan kasus covid-19 dan tidak ada transmisi lokal omikron di daerah tersebut.
"Selain itu, positivity rate di bawah 8%," ucapnya.
Sementara itu, untuk kategori anak usia 6-11 tahun, pembelajaran tatap muka dapat dilakukan dengan metode hybrid, yakni 50% luring dan 50% daring.
"Sekolah dan pemerintah harus memberikan kebebasan kepada orang tua dan keluarga untuk memilih pembelajaran tatap muka atau daring. Tidak boleh ada paksaan," tegas Piprim.
Untuk anak dengan komorbid, Piprim merekomendasikan agar dapat berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.
Komorbiditas anak meliputi penyakit seperti keganasan, diabetes melitus, penyakit ginjal kronik, penyakit autoimun, penyakit paru kronis, obesitas, hipertensi dan lainnya.
"Selain itu, anak juga harus segera melengkapi imunisasi rutin. Anak dianggap sudah mendapatkan perlindungan dari imunisasi covid-19 jika sudah mendapatkan dua dosis lengkap dan proteksi dinyatakan cukup setelah dua minggu pascapenyuntikan imunisasi terakhir," pungkas dia. (OL-1)
Kenali gejala campak pada anak mulai dari demam tinggi, batuk-pilek, mata merah, hingga ruam khas yang menyebar dari wajah ke tubuh. Simak penjelasan dokter anak berikut ini.
Waspadai gejala campak pada anak mulai dari demam tinggi hingga ruam khas. Cek jadwal vaksin MR 2026 dan cara penanganan tepat untuk cegah komplikasi.
PENYAKIT campak tidak hanya berbahaya karena risiko komplikasi, tetapi juga karena tingkat penularannya yang sangat tinggi.
PENYAKIT campak masih kerap dianggap sebagai infeksi ringan pada anak yang dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) berkata sebaliknya.
RENDAHNYA cakupan imunisasi di sejumlah daerah dinilai menjadi pemicu utama meningkatnya kasus campak hingga berujung Kejadian Luar Biasa (KLB).
HINGGA Februari 2026, belum ada kasus positif infeksi virus Nipah di Indonesia.
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved