Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PENDIDIKAN anak sejak dini menjadi penting karena sebagai titik sentral untuk membangun pondasi dasar kepribadian anak, demi menjadi manusia yang beradab di masa mendatang. Oleh karena itu dibutuhkan pendidikan yang menyeluruh untuk memenuhi hak anak, salah satunya adalah dengan menyekolahkannya di sekolah yang menerapkan holistik integratif.
Holistik integratif adalah pendidikan yang mengintegrasikan segala aspek dan nilai-nilai dalam pendidikan seperti nilai moral, etis, religius, psikologis, filosofis, dan sosial dalam kesatuan yang dilakukan secara menyeluruh antara jiwa dan badan serta aspek material dan aspek spiritual untuk memenuhi kebutuhan esensial anak.
Salah satu sekolah yang telah menerapkan pendidikan holistik integratif ialah TK Islam Al-Azhar Kelapa Gading (Alazka)
Ketua Kelompok Kerja Bunda PAUD Jakarta Utara Rahayu Asih dalam kunjungannya ke TK Islam Alazka mengapresiasi pendidikan PAUD berkualitas yang diterapkan disana.
“TK Islam Alazka menjadi bagian penting dalam merdeka belajar untuk mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045, kita akan bangga sepuluh..dua puluh tahun kemudian bahwa anak-anak lulusan dari TK Alazka akan menjadi anak-anak yang hebat dan tangguh," ujar Rahayu.
Baca juga : Lestarikan Budaya dan Kesenian, Universitas Praseiya Mulya Gelar "Ragam"
Kepala Sekolah TK Islam Alazka Dewi Farida Padhil menjelaskan, TK itu sudah menerapkan model pembelajaran holistik integratif yang fokus pada pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa-siswi TK Islam Alazka.
Metode yang digunakan diantaranya pembelajaran langsung diluar sekolah misalnya kunjungan siswa ke peternakan sapi, ke perkebunan.
"Kemudian, ke toko buku untuk menumbuhkan budaya literasi dan pentas budaya lokal budaya betawi yang dilakukan dengan bekerjasama dengan berbagai instansi atau perusahaan," ujar Dewi.
Di sisi lain, pihak Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading merasa senang atas kunjungan Pokja Bunda PAUD Jakarta Utara dan kehadiran seluruh para pemangku kepentingan program layanan Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif tersebut.
“Kami berterima kasih atas kunjungan kerja Pokja Bunda PAUD Jakarta Utara ini, sinergitas antara seluruh pemangku kepentingan ini menjadi penting karena dapat meningkatkan kualitas layanan Pendidikan TK Islam Alazka dalam mewujudkan anak Indonesia yang sehat, cerdas, ceria dan berakhlak mulia, ujarFarida Sjafiani, Wakil Ketua Pelaksana Harian Bidang Komunikasi & Pengembangan Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading. (RO/OL-7)
Upaya membangun sumber daya manusia (SDM) nasional yang berdaya saing tak akan pernah tuntas selama akses pendidikan anak usia dini (PAUD) masih timpang.
Kolaborasi ini bertujuan memutus sekat informasi dan menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas melalui konten edukasi yang ringan dan menghibur.
Program tersebut nantinya jika memang memberikan dampak yang nyata akan dibuatkan sebagai program nasional oleh pemerintah.
Kegiatan yang diikuti oleh 500 anak perwakilan dari 250 lembaga sekolah se-Kota Kediri tersebut diisi dengan bernyanyi dan melakukan sejumlah permainan motorik.
Di tengah arus globalisasi dan penetrasi teknologi digital, muncul kekhawatiran baru, apakah anak-anak Indonesia masih tumbuh dengan akar budaya, alam, dan kearifan lokalnya sendiri?
ISTRI Wapres Gibran Rakabuming Raka, Selvi Ananda mengungkapkan bahwa pemerintah menyiapkan Rp5,1 triliun untuk Bantuan Operasional Penyelenggaraan PAUD 2026.
Secara medis, puasa yang dilakukan dengan pengawasan orang tua dapat membantu anak belajar pola makan teratur dan mengurangi kebiasaan jajan berlebihan.
Penguatan karakter yang sudah terbentuk di entitas Paskibra sekolah ini diharapkan menjadi dasar pijakan kuat karakter mereka.
KOORDINATOR Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), Ubaid Matraji, memberikan beberapa catatan terkait pelaksanaan program pendidikan pemerintah di tahun ini
Sejumlah pelajar mengikuti Festival Mencuci Baju di kompleks SD Mataram, Semarang, Jawa Tengah.
PADA November 2025 dunia pendidikan kita dikejutkan oleh dua peristiwa yang menyita perhatian nasional.
Gubernur Jabar melarang guru memberikan hukuman fisik kepada murid. Disdik Kota Bandung menegaskan pendekatan edukatif dan sanksi sosial untuk membentuk karakter siswa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved