Senin 29 November 2021, 09:20 WIB

Waspadai Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan Wilayah Indonesia

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
Waspadai Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan Wilayah Indonesia

ANTARA /MUHAMMAD BAGUS KHOIRUNAS
PERINGATAN DINI: BMKG mengeluarkan peringatan dini adanya potensi gelombang tinggi mencapai 4 meter di perairan Selat Sunda

 

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpeluang terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 29 - 30 November 2021.

Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Barat Laut - Timur Laut dengan kecepatan berkisar 4 - 22 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Barat Daya - Barat Laut dengan kecepatan angin berkisar 5 - 25 knot.

"Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan Bengkulu, barat Lampung, Selat Sunda, Laut Jawa bagian barat, Laut Natuna Utara dan perairan selatan Kalimantan," kata Herizal dalam keterangannya Senin (29/11).

Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1,25 - 2,50 meter yang berpeluang terjadi di beberapa perairan seperti Selat Malaka, perairan utara Sabang, perairan barat Aceh, perairan barat P. Simeulue - Kepulauan Mentawai, perairan Bengkulu - barat Lampung, Samudra Hindia barat Aceh - Kepulauan Mentawai, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten - P. Sumba, Selat Bali - Lombok - Alas bagian selatan, Selat Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, perairan P. Sawu, Laut Sawu bagian selatan, Samudra Hindia selatan Banten - NTT, peraran Kep. Anambas - Kepulauan Natuna, perairan selatan Bangka Belitung, Selat Karimata bagian selatan, perairan utara Banten.

Perairan Kepulauan Seribu, Laut Jawa bagian tengah dan timur, perairan Kep. Kangean, Laut Bali, Laut Sumbawa, Selat Makassar, perairan barat Sulawesi Tengah, Laut Sulawesi bagian timur, perairan Kep. Sangihe - Kep. Talaud, perairan Kep. Sitaro, Laut Maluku bagian utara, perairan utara Halmahera, Laut Halmahera, perairan utara Papua Barat - Papua, Samudra Pasifik utara Halmahera - Papua.

"Gelombang yang lebih tinggi kisaran 2,50 - 4,0 meter berpeluang terjadi di perairan timur P. Enggano, Samudra Hindia barat Bengkulu - Lampung, Laut Natuna Utara, Laut Jawa bagian barat," sebutnya.

Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Untuk itu, BMKG selalu mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti perahu nelayan (kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 meter), kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 meter), kapal ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 meter), dan kapal ukuran besar seperti kapal kargo/kapal pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 meter).

"Kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada," pungkasnya. (H-1)

Baca Juga

Freepik

Kekurangan Vitamin D Tingkatkan Risiko Penyakit Kardiovaskular dan Kanker

👤Basuki Eka Purnama 🕔Kamis 20 Januari 2022, 09:15 WIB
"Perbanyak juga kegiatan di luar ruangan dan mengonsumsi makanan dengan kandungan vitamin D seperti ikan-ikanan salmon, tuna, hati...
MI/RAMDANI

Omikron, Luhut : Jangan ke Luar Negeri Dulu Selama Tiga Pekan ke Depan

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 20 Januari 2022, 09:11 WIB
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan meminta masyarakat Indonesia untuk tidak...
ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas

Bertolak ke Pandeglang, Wapres Tinjau Lokasi Terdampak Gempa

👤Indriyani Astuti 🕔Kamis 20 Januari 2022, 09:07 WIB
Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin dijadwalkan meninjau lokasi terdampak bencana alam gempa bumi di Pandeglang, Banten, Kamis...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya