Minggu 21 November 2021, 21:20 WIB

Kesembuhan Pasien Covid-19 Tembus 4 Juta Orang

Ferdian Ananda Majni | Humaniora
Kesembuhan Pasien Covid-19 Tembus 4 Juta Orang

ANTARA/RAHMAD
Petugas kesehatan mempersiapkan cairan vaksin covid-19 di Lhokseumawe, Aceh, Jumat (19/11/2021)

 

PERKEMBANGAN penanganan pandemi covid-19 per 21 November 2021 secara nasional, angka kesembuhan harian bertambah mencapai 331 orang sembuh per hari. Adanya penambahan hari ini meningkatkan angka kumulatif kesembuhan hingga menembus angka 4 juta orang sembuh atau tepatnya 4.101.547 orang (96,4%).

Sejalan dengan itu, kasus aktif atau pasien positif yang masih membutuhkan perawatan medis, berkurang sebanyak 28 kasus dan totalnya menjadi 8.126 kasus (0,2%). Sementara pasien terkonfirmasi positif (RT-PCR/TCM dan rapid antigen), hari ini bertambah sebanyak 314 kasus dan kumulatifnya, atau jumlah pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga hari ini mencapai 4.253.412 kasus.

Disamping itu, pasien meninggal juga bertambah lagi sebanyak 11 kasus dan kumulatifnya mencapai 143.739 kasus (3,4%). Selain itu, dari hasil uji laboratorium per hari, spesimen selesai diperiksa (RT-PCR/TCM dan rapid test antigen) per hari sebanyak 239.180 spesimen dengan jumlah suspek sebanyak 3.602 kasus.

Baca jugaEpidemiolog UGM: PPKM Level III saat libur Nataru Sudah Tepat

Untuk perkembangan program vaksinasi, penerima vaksin ke-1 bertambah sebanyak 393.277 orang dengan totalnya sudah melebihi angka 134 juta orang atau 134.418.286 orang.

Sedangkan penerima vaksinasi ke-2 bertambah 460.144 orang dan totalnya meningkat melebihi 89 juta orang atau angka tepatnya 89.220.341 orang. Serta penerima vaksin ke-3 angka kumulatifnya melebihi 1,2 juta orang atau 1.203.857 orang. Untuk target sasaran vaksinasi berada di angka 208.265.720 orang.

Memantau perkembangan penanganan per provinsi, terdapat 5 provinsi menambahkan pasien sembuh harian tertinggi. Provinsi DKI Jakarta menambahkan 121 orang dan kumulatifnya 849.366 orang, diikuti Lampung menambahkan 33 orang dan 45.230 kumulatifnya, Jawa Tengah menambahkan 28 orang dan total 454.489 orang, Jawa Barat menambahkan 24 orang dan total 691.464 orang serta Jawa Timur menambahkan 20 orang dan total 369.237 orang.

Kemudian pada penambahan kasus terkonfirmasi positif harian terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi. Yakni di DKI Jakarta menambahkan 111 kasus dan kumulatifnya 863.456 kasus, diikuti Jawa Barat menambahkan 36 kasus dan kumulatifnya 707.314 kasus, Nusa Tenggara Timur menambahkan 35 kasus dan kumulatifnya 63.926 kasus, Jawa Timur menambahkan 22 kasus dan kumulatifnya 399.127 kasus serta Jawa Tengah menambahkan 20 kasus dan kumulatifnya 486.054 kasus.

Baca juga: Wisma Atlet Kemayoran Rawat 199 Pasien Covid-19

Pada kasus aktif per provinsi, terdapat 5 provinsi dengan angka tertinggi di Papua sebanyak 1.697 kasus, Jawa Tengah sebanyak 1.367 kasus, Jawa Barat sebanyak 1.121 kasus, Lampung sebanyak 587 kasus dan DKI Jakarta sebanyak 496 kasus.  

Selain itu, per hari ini terdapat 7 provinsi yang menambahkan kasus kematian. Yaitu Jawa Timur menambahkan 3 kasus dan kumulatifnya 29.679 kasus, Jawa Tengah menambahkan 2 kasus dan kumulatifnya 30.198 kasus serta Jawa Barat menambahkan 2 kasus dan kumulatifnya 14.729 kasus. 

Sementara 4 provinsi lainnya masing-masing menambahkan 1 kasus harian. Di antaranya Riau dengan kumulatifnya 4.116 kasus, Bali dengan kumulatifnya 4.040 kasus, Lampung dengan kumulatifnya 3.8461 kasus serta Kalimantan Tengah dengan kumulatifnya 1.404 kasus.

Disamping itu, hasil uji per hari jejaring laboratorium berbagai wilayah, jumlah kumulatif spesimen selesai diperiksa mencapai 51.997.773 spesimen. Terdiri dari spesimen positif (kumulatif) sebanyak 7.885.671 spesimen dan spesimen negatif (kumulatif) sebanyak 42.412.300 spesimen.

Positivity rate spesimen (NAA dan Antigen) harian di angka 0,16% dan positivity rate spesimen mingguan (14 - 20 November 2021) di angka 0,22%. Sementara spesimen invalid dan inkonklusiv (per hari) berjumlah 33 spesimen.

Untuk jumlah orang yang diperiksa per hari ini ada 153.816 orang dan kumulatifnya 34.813.201 orang. Lalu pada hasil terkonfirmasi negatif jumlah kumulatifnya meningkat menjadi 30.559.789 orang termasuk tambahan hari ini sebanyak 153.502 orang.

Sementara positivity rate (NAA dan Antigen) orang harian di angka 0,20% dan positivity rate orang mingguan (14 - 20 November 2021) di angka 0,20%. Secara sebaran wilayah terdampak masih berada di 34 provinsi dan 510 kabupaten/kota. 

Sementara itu, pemerintah terus memfokuskan upaya dalam mencapai target vaksinasi sebesar 70% dari populasi penduduk menerima vaksin dosis pertama. Target ini diharapkan tercapai Apada akhir Desember 2021 mendatang.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito menjelaskan dalam program vaksinasi juga terdapat opsi untuk memperluas cakupan vaksinasi utamanya pada vaksin dosis ketiga atau booster diluar tenaga kesehatan.

Namun, untuk ini masih diperlukan kajian terlebih dahulu. Pengkajian dimaksud ialah data hasil sero prevalensi yang tengah dilakukan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri.

"Sekali lagi pemerintah menegaskan bahwa vaksin adalah hak setiap warga negara dan tidak akan dipungut biaya bagi target penerimanya," sebut Prof Wiku

Disamping itu, menjelang periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022, sejauh ini aturan mobilitas dalam negeri masih merujuk ke SE Satgas No. 22 Tahun 2021. Pada prinsipnya pemerintah menimbang perkembangan kasus covid-19 yang dinamis. Dan jika diperlukan, akan dilakukan penyesuaian kebijakan butir kebijakan dengan menimbang pula peluang penularan lainnya untuk dapat diantisipasi semaksimal mungkin.

"Pemerintah berusaha sesegera mungkin merumuskan kebijakan tentunya tanpa melupakan prinsip kehati-hatian dengan tujuan agar kebijakan yang dihasilkan dapat implementatif dan efektif. Mohon untuk menunggu update selanjutnya," pungkas Prof Wiku. (H-3)

Baca Juga

Ist

Sajikan Info Terkini Kenotariatan, Fakultas Hukum UP Luncurkan Web

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 28 Januari 2022, 22:44 WIB
Konten website dan jurnal bisa mencerminkan keadaan yang sebenarnya terutama apa yang jadi visi keilmuan dan kekhasan program studi...
Dok. Kemendikbudristek

Kemendikbudristek-PNUP Gandeng PT Pembangkit Jawa Bali Kembangkan Energi Terbarukan 

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 28 Januari 2022, 22:37 WIB
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Wikan Sakarinto mengatakan, kerja sama itu sangat relevan dengan nawacita pemerintah bahwa pendidikan...
Dok. Kemenko PMK

Menko PMK Dorong Daerah Bisa Wujudkan Nol Stunting 

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 28 Januari 2022, 22:29 WIB
erdasarkan laporan, per-Agustus 2021, angka stunting di Madiun 14,9% atau menurun drastis dibandingkan tahun 2019 yaitu sebesar...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya