Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
SULIT menahan buang air kecil menjadi problem yang kadang dialami perempuan maupun laki-laki dewasa. Dalam dunia medis, kondisi tersebut dikenal sebagai inkontinensia urine (IU). IU merupakan kondisi ketika tubuh kehilangan kendali terhadap kandung kemih yang menyebabkan seseorang buang air kecil di luar keinginannya.
Seseorang bisa mengalami IU dalam berbagai tingkatan keparahan. Ada yang mengalaminya ketika batuk atau bersin, ada pula yang tiba-tiba mengalami rembesan urine, bahkan mengompol tanpa sadar, meski tidak batuk atau bersin.
Baca juga: Kebanyakan Minum Air Juga Berbahaya, Ini Gejalanya
Dokter dari The Clinic Beautylosophy, dr Patricia Kirstie, menjelaskan, gangguan IU 4-5 kali lebih sering terjadi pada perempuan. Sebanyak 70 persen persen perempuan mengalaminya saat hamil atau setelah melahirkan, 50 persen laki-laki mengalami IU setelah operasi pengangkatan prostat. Sayangnya, 70 persen dari mereka yang mengalami IU enggan meminta pertolongan medis.
Gangguan IU bisa terjadi karena sejumlah faktor penyebab. Seperti, melemahnya otot-otot dasar panggul yang berperan dalam mengontrol buang air kecil, melakukan operasi prostat, depresi,dan masalah bawaan sejak lahir. "Melemahnya otot-otot dasar panggul dipengaruhi beberapa faktor. Pertama bertambahnya usia, lalu kehamilan, proses persalinan, dan menopause. Pada kasus gangguan IU yang parah, mereka nggak sadar kalau sudah ngompol," ujar dr. Patricia dalam acara Intimate Talkshow Media & Gathering The Clinic Beautylosophy di Jakarta, baru-baru ini.
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk megatasi IU. Salah satunya ialah rutin melakukan senam kegel. Senam kegel bermanfaat mengencangkan otot di dasar panggul. Selain itu, pencegahan juga bisa dilakukan dengan terapi magic chair. “Terapi ini menggunakan teknologi HIFEM (High Intensity Focused Electro Magnetic), jadi memanfaatkan gelombang elektromagnetik. Terapi magic chair selama 28-30 menit setara dengan 12.000 kali senam kegel," terang dr. Patricia.
Terapi tersebut bisa dilakukan oleh laki-laki maupun perempuan. Prosesnya pun mudah saja, cukup duduk di atas kursi khusus tanpa harus melepas pakaian. Tidak ada rasa sakit, tidak memerlukan masa pemulihan, dan setelah perawatan seseorang dapat beraktivitas normal kembali. Terapi magic chair saat ini tersedia di The Clinic Beautylosophy Jakarta Cipete dan The Clinic Beautylosophy Palembang.
Tentu saja, di masa pandemi Covid-19 ini, The Clinic Beautylosophy memberlakukan protokol kesehatan. Antara lain, semua staf dan dokter memakai masker hingga APD lengkap, menyediakan hand sanitizer, dan menjaga jarak. (RO/A-1)
TANTANGAN dan dinamika penyakit hati di Indonesia disoroti. Penyakit hati di Indonesia menunjukkan pola yang semakin kompleks, mulai dari hepatitis kronis, sirosis, hingga kanker hati.
Epilepsi bukan penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri, atau organisme yang bisa berpindah antarindividu.
Kondisi kaki dapat memberikan petunjuk penting terkait kesehatan saraf, peredaran darah, hingga penyakit sistemik.
Ancaman super flu, infeksi saluran pernapasan akibat virus influenza dengan gejala yang lebih berat dibanding flu biasa, kian menjadi perhatian.
Pekerja lapangan menghadapi risiko penyakit yang cukup serius, mulai dari leptospirosis, infeksi kulit, diare, hingga infeksi saluran pernapasan.
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan satu anak dengan gizi buruk, satu anak stunting, dan enam anak dengan gizi kurang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved