Jumat 12 November 2021, 16:30 WIB

RS Jantung Harapan Kita Ditarget Paten Internasional

Zubaedah Hanum | Humaniora
RS Jantung Harapan Kita Ditarget Paten Internasional

RSJPD Harapan Kita
RSJPD Harapan Kita Jakarta diresmikan pada 1985.

 

WAKIL Menteri Kesehatan RI dr Dante Saksono Harbuwono memberikan target kepada RS Jantung dan Pembuluh Darah (RSJPD) Harapan Kita untuk mendapatkan Paten Internasional. Hal itu ia sampaikan pada puncak Hari Ulang Tahun (HUT) RSJPD ke-36 pada 9 November lalu.

“Paten Internasional adalah salah satu spirit yang harus dikembangkan di RSJPD Harapan Kita. Saya harapkan akan ada Paten Internasional yang lahir di rumah sakit ini,” katanya seperti dilansir dari laman pemberitaan Kemenkes.

Dengan mendapatkan Paten Internasional, Dante memperkirakan Rp600 miliar hingga Rp1 triliun biaya berobat keluar negeri bisa ditekan dan beralih berobat di RSJPD Harapan Kita.

Hal tersebut merupakan bagian dari transformasi kesehatan di RSJPD Harapan Kita. Ia berharap di usia rumah sakit yang ke-36 tahun itu merupakan momentum untuk bangkit lebih maju lagi.

“Kita telah melakukan transformasi secara benar dan kita telah melakukan kerja keras ini secara utuh,” ucap Wamenkes Dante.

Tidak sebentar
Wamenkes Dante menegaskan, usia rumah sakit yang ke-36 tahun bukanlah usia sebentar. Pada usia tersebut, RSJPD Harapan Kita sudan melalui 2 atau 3 generasi dari mulai berdirinya rumah sakit ini.

“Komitmen yang dibangun oleh teman-teman RSJPD Harapan Kita ini merupakan upaya yang tidak berhenti sehingga pencapaiannya bisa sampai seperti sekarang ini,” tutur Wamenkes Dante.

Di usia ke-36 tahun ini, Wamenkes Dante berharap RSJPD Harapan Kita bisa menjadi center of excellent, tidak hanya di Indonesia tapi di Asia Tenggara bahkan di Asia.

Ia menggarisbawahi ada sejumlah hal yang membuat RSJPD Harapan Kita lebih optimis menjadi center of excellent, yakni ada pada kekuatan klinis medis. Wamenkes Dante memgatakan semua dokter jantung di Indonesia yang terbaik ada di RSJPD Harapan Kita.

“Semua sumber ilmu, semua sistem pendidikan, semua transfer knowledge ada di sini untuk bidang jantung dan pembuluh darah,” katanya.

Tak hanya itu, RSJPD Harapan Kita sudah memiliki sistem organisasi yang tertata rapi. Tidak hanya menjadikan RSJPD Harapan Kita ini sebagai salah satu pusat pendidikan bidang jantung tetapi sebagai organisasi secara nasional yang ikut berkontribusi pada penurunan angka kematian akibat jantung.

Cara yang dilakukan dengan mendidik dan membuat sistem pengampuan di seluruh RS di Indonesia. (H-2)

Baca Juga

Antara/Mohamad Hamzah

Pengawasan Ketat Ternak Impor dan Karantina Hewan Cegah Meluasnya Penyakit Mulut dan Kuku

👤Fetry Wuryasti 🕔Kamis 26 Mei 2022, 22:44 WIB
“Titik-titik pemeriksaan, pengawasan dan karantina untuk sapi impor perlu menjadi fokus pemerintah supaya PMK tidak semakin...
DOK Kemenko PMK

Pemerintah Maksimalkan Perlindungan Bagi Anak dan Penyandang Disabilitas yang Terdampak Pandemi

👤Widhoroso 🕔Kamis 26 Mei 2022, 22:01 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan, masa depan anak-anak Indonesia, termasuk mereka yang kehilangan orang tua pada masa Pandemi...
Antara

14,3 Juta Lansia Rampung Divaksinasi

👤Theofilus Ifan Sucipto 🕔Kamis 26 Mei 2022, 21:38 WIB
Jumlah itu setara 66,44 persen dari target 21.553.118...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya