Rabu 03 November 2021, 20:13 WIB

IDAI Tegaskan Vaksinasi Covid-19 Anak Memiliki Standar Keamanan

M. Iqbal Al Machmudi | Humaniora
IDAI Tegaskan Vaksinasi Covid-19 Anak Memiliki Standar Keamanan

ANTARA/Fransisco Carollio
Petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 dari Sinovac pada seorang anak saat vaksinasi di Rumah Sakit Adam Malik, Kota Medan.

 

IKATAN Dokter Anak Indonesia (IDAI) tegaskan bahwa vaksinasi covid-19 kepada anak usia 6-11 tahun memiliki standar keamanan yang jauh lebih tinggi sehingga orang tua tidak perlu lagi khawatir.

"Vaksinasi ini standar keamanannya itu jauh lebih tinggi daripada standar keamanan pembuatan obat. Karena vaksin ini diberikan pada anak sehat tidak boleh ada kejadian yang berbahaya pada anak sehat setelah diberikan imunisasi," kata Ketua Umum IDAI dr Piprim Basarah Yanuarso dalam Newsline Metro TV, Rabu (3/11).

Dalam proses pembuatan vaksin tentunya mengikuti kaidah-kaidah yang ketat terutama dari aspek keamanannya. Biasanya dilakukan pada hewan coba dahulu kalau sudah terbukti aman maka diberikan kepada relawan orang dewasa, jika sudah terbukti aman juga maka diberikan pada orang dewasa populasi kemudian pada remaja dan sekarang pada anak.

Piprim untuk teknis pelaksanaan imunisasi ini anak 6-11 tahun pihaknya ikut kebijakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam hal ini adalah memberi rekomendasi secara saintifik menyangkut waktu dan teknis pelaporan dan sebagainya mengikuti arahan dari Kementerian Kesehatan.

"Yang jelas kami anggota IDAI yang terdiri dari 4.660 dokter dan siap untuk membantu menyukseskan program vaksinasi atau imunisasi covid-19 anak 6 tahun ke atas kami siap," ujarnya.

Baca juga: Tanggapan Orangtua Terhadap Vaksinasi Anak Usia 6-11 Tahun

IDAI sendiri menyambut baik dikeluarkannya izin vaksinasi covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun karena infeksi covid-19 pada anak itu sekitar 13% artinya 1 dari 8 penderita covid-19 adalah anak-anak.

"Anak-anak ini selain bisa tertular juga bisa menularkan, walaupun sebagai anak-anak itu OTG di sini bahayanya bisa menularkan virus ke mana-mana apalagi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas sudah dimulai IDAI belum yakin bagaimana anak bisa menjaga protokol kesehatan, walaupun ada juga yang sudah bisa dikendalikan," ungkapnya.

Sehingga lebih amannya vaksinasi untuk kelompok usia 6 tahun ke atas sebaiknya segera dilaksanakan. Jadi kami menyambut baik berita ini.

Menurutnya berita ini juga sudah ditunggu-tunggu oleh sebagian besar orang tua di seluruh daerah karena berdasarkan survei yang dilakukan IDAI hampir sama proporsi orang tua yang mengizinkan anaknya untuk ikut PTM terbatas dan tidak mengizinkan anaknya ikut PTM terbatas.

Diketahui Badan POM mengeluarkan izin penggunaan vaksin covid-19 Sinovac untuk kelompok anak berusia 6-11 tahun. Saat ini Kementerian Kesehatan tengah mempersiapkan teknis dan prosedur pelaksanaan vaksinasi tersebut. (A-2)

 

Baca Juga

MI/ Andri Widiyanto

82,59% Remaja Sudah Divaksinasi Lengkap

👤MGN 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 23:42 WIB
Sebanyak 25.520.583 remaja telah menerima vaksin dosis pertama. Jumlah itu sama dengan 95,56 persen dari...
Ist

Rumah Sakit Premier Jatinegara Raih The Best Indonesia Hospital of The Year

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 23:12 WIB
Pada acara bertaraf internasional ini RS Premier Jatinegara berhasil meraih penghargaan dari Global Health Asia-Pacific Award 2022 kategori...
DOK MI.

Kapan Mulai Puasa Ayyamul Bidh 2022? Ini Penjelasan dan Tata Caranya

👤Mesakh Ananta Dachi 🕔Rabu 10 Agustus 2022, 22:26 WIB
Puasa ayyamul bidh merupakan puasa sunah yang dijalankan setiap pertengahan bulan. Untuk Agustus jadwal puasa ayyamul bidh sebagai...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya