Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
SSEBAGAI upaya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta JKN-KIS (Kartu Indonesia Sehat-Jaminan Kesehatan Nasional), BPJS Kesehatan mengajak seluruh fasilitas kesehatan untuk bersama-sama berkomitmen dalam peningkatan layanan yang diberikan kepada peserta JKN-KIS.
Hal tersebut tertuang dalam kegiatan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara BPJS Kesehatan dengan 66 Fasilitas Kesehatan, Senin (1/11).
Deputi Direksi Wilayah Jabodetabek, Bona Evita, menjelaskan pandemi Covid-19 menuntut seluruh aspek kehidupan untuk menyesuaikan diri dengan situasi yang terjadi, termasuk dalam aspek pelayanan kesehatan.
Ia mengungkapkan bahwa perluasan kerja sama dengan fasilitas kesehatan bertujuan untuk memperluas jaringan fasilitas kesehatan sehingga memudahkan aksesibilitas peserta untuk mengakses layanan kesehatan.
“Kami terus fokus dalam peningkatan kualitas layanan, salah satunya terkait aksesibilitas peserta JKN-KIS. Di tahun 2021, kami terus melakukan perluasan fasilitas kesehatan yang bekerja sama," kata Bona.
"Selama bulan Agustus sampai 1 November 2021, terdapat penambahan 15 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang terdiri dari klinik utama dan rumah sakit serta 51 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang terdiri dari klinik pratama, dokter praktek perorangan dan praktek dokter gigi perorangan di seluruh wilayah Jabodetabek,” jelasnya..
Bona menambahkan, hingga saat ini, sudah terdapat 391 FKRTL yang terdiri atas 341 Rumah Sakit dan 50 Klinik Utama yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Untuk FKTP, hingga kini terdapat 1.898 FKTP yang terdiri atas 676 Puskesmas, 1.136 klinik pratama, 74 dokter praktek perorangan, dan 12 praktek dokter gigi perorangan.
Selain itu, lanjut Bona, seiring dengan pertumbuhan peserta JKN-KIS yang terus meningkat, maka BPJS Kesehatan juga meningkatkan perluasan mitra fasilitas kesehatan untuk memudahkan peserta JKN-KIS dalam mengakses pelayanan kesehatan.
“BPJS Kesehatan juga senantiasa mendorong penerapan digitalisasi pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan sebagai upaya simplifikasi terhadap pelayanan kesehatan," tuturnya.
"Hal tersebut juga dilakukan sebagai memberikan kemudahan bagi peserta dalam menggunakan pelayanan serta kemudahan administrasi di fasilitas kesehatan,” kata Bona.
Bona menyadari, bahwa dalam implementasinya, masih terdapat sejumlah tantangan yang akan dihadapi.
Untuk itu, Bona berharap seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah dan fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan dapat berkolaborasi demi penyelenggaraan Program JKN-KIS yang kian membaik.
Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Hermina Metland Cibitung, Darmawan Basukesti mengapresiasi BPJS Kesehatan yang telah melakukan perluasan jangkauan layanan kesehatan dan terus berinovasi untuk meningkatkan mutu layanan bagi peserta JKN-KIS.
Ia juga berkomitmen untuk dapat memberikan pelayanan terbaik kepada peserta JKN-KIS.
“Ini merupakan langkah positif yang harus kita dukung. Semoga dengan adanya perluasan fasilitas kesehatan ini, maka pelayanan kepada peserta JKN-KIS juga semakin baik. Dan berdampak terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat khususnya di wilayah Jabodetabek,” ujar Darmawan.
Tak lupa, Bona juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung penyelenggaraan Program JKN-KIS khususnya di wilayah Jabodetabek. Termasuk kepada fasilitas kesehatan yang selama ini telah melayani peserta JKN-KIS dengan baik. RO/OL-09)
TERSANGKA kasus dugaan penganiayaan Bahar bin Smith akan diperiksa polisi pada 4 Februari 2026.
BMKG memprediksi pagi hari di sebagian besar wilayah Jakarta akan diawali dengan kondisi berawan tebal.
Emiten properti PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) mengumumkan langkah strategis untuk memperkuat pangsa pasar di kawasan Jabodetabek
Ia menjelaskan, perubahan tata ruang yang tidak terkendali turut memengaruhi daya tampung air di wilayah Jabodetabek.
BMKG menggelar Operasi Modifikasi Cuaca di wilayah Jabodetabek mulai 16 hingga 22 Januari 2026 mitigasi menekan potensi bencana hidrometeorologi akibat tingginya curah hujan
BMKG bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya
KEPALA Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah menjelaskan bahwa penonaktifan peserta penerima bantuan iuran atau PBI JK dilandasi oleh Surat Keputusan Menteri Sosial
Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan bahwa tidak boleh ada rumah sakit atau fasilitas kesehatan yang menolak melayani pasien peserta BPJS segmen PBI
(YLKI) akan mengirim surat kepada pemerintah, Kementerian Sosial, dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan PBI
KOORDINATOR Advokasi Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Watch Timboel Siregar penonaktifan peserta PBI JKN dan PBPU BPJS Kesehatan tidak dilakukan secara objektif.
ANGGOTA Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto menegaskan bahwa penonaktifan kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan berpotensi menimbulkan keadaan darurat kesehatan. I
SEKJEN Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Rio Priambodo menilai penonaktifan kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan harus diinformasikan juga ke peserta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved