Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Pancasila melaksanakan Konsinyering Finalisasi Panduan, Standar Operasional Prosedur dan Petunjuk Teknis Kerja Sama Universitas Pancasila untuk Pembentukan Sistem Kerja Sama dengan Mitra QS 100.
Pembentukan Sistem Kerja Sama Dengan Mitra QS 100 adalah salah satu kegiatan yang dilakukan oleh Institusional Support System (ISS) universitas Pancasila dalam rangka pelaksanaan Program Kompetisi Kampus Merdeka (PKKM) yang diinisiasi Kementerian Pendidikan dan Budaya Riset dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek), demikian siaran pers Universitas Pancasila, Jumat (29/10).
Kegiatan ini dilaksanakan untuk menjadi dasar pencapaian IKU angka 6 yaitu “kemitraan program studi yang salah satunya ialah dengan perguruan tinggi yang masuk dalam daftar QS 100”, dan IKU angka 8 yaitu “akreditasi internasional”.
Implementasi dari Pembentukan Sistem Kerja Sama dengan Mitra QS 100 dilaksanakan dengan penyusunan Panduan, Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Petunjuk Teknis Kerja Sama yang telah dilakukan oleh Tim Penyusun.
Namun, dokumen yang sudah terbentuk ternyata membutuhkan penyempurnaan substansi serta finalisasi yang harus melibatkan sejumlah stakeholders dari Universitas Pancasila.
Atas dasar inilah, kegiatan “Konsinyering Finalisasi Panduan, Standar Operasional Prosedur Dan Petunjuk Teknis Kerja Sama” dilaksanakan untuk menentukan mekanisme kerja sama yang akan digunakan untuk mengembangkan sistem kerja sama di lingkungan Universitas Pancasila.
Kegiatan Konsinyering Panduan, Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Petunjuk Teknis Kerja Sama dibuka oleh Dr. Syamsurizal, selaku Wakil Rektor bidang Hukum, Kerja Sama, Humas dan Ventura Universitas Pancasila.
Syamsurizal menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan yang patut untuk dilaksanakan karena kaitannya dengan finalisasi dokumen yang dapat menjadi pedoman dalam bekerja sama di lingkungan Universitas Pancasila dengan mitra dalam dan luar negeri baik dari mitra perguruan tinggi, Instansi Pemerintah maupun Dunia Industri dan Dunia Usaha.
Setelah acara Konsinyering dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Hukum, Kerja Sama, Humas dan Ventura, kegiatan dilanjutkan dengan rapat Pleno yang dipimpin oleh 4 (empat) pimpinan sidang yaitu Dr. Syamsurizal, Dr. Nurmala Ahmar, Mulya Wirana, S.H., dan Dr. Ricca Anggraeni,
Pada hari pertama Konsinyering, yaitu Selasa, 19 Oktober 2021, setelah rapat pleno dibuka oleh Pimpinan sidang, maka dilanjutkan oleh Pembahas yang memaparkan materi yaitu Ihsan Maulana, S.H., sebagai asisten penyusun dalam pembentukan Panduan Kerja Sama.
Kemudian, pada hari kedua Konsinyering, Kamis, 21 Oktober 2021, dilaksanakan Pembahasan terkait Standar Operasional Prosedur dan Petunjuk Teknis yang materinya disampaikal oleh Indah Mutiara, S.H., yang juga merupakan asisten penyusun dalam pembentukan Standar Operasional Prosedur dan Petunjuk Teknis.
Kemudian, dihari kedua ini setelah pembahasan, acara dilanjutkan oleh adanya beberapa masukan dari Firman Hidayat, S.Si., M.Si. selaku Sub Koordinator Kerja Sama Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.
Dengan adanya Konsinyering ini, diharapkan mampu memberikan pedoman kerja sama bagi seluruh sivitas akademika Universitas Pancasila guna menyelaraskan setiap dokumen kerja sama yang ada di lingkungan Universitas Pancasila serta birokrasi yang teratur dalam Fakultas, Program Studi maupun Universitas. (Antara/RO/OL-09)
Insiden viral pengeroyokan guru oleh wali murid di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, menjadi alarm keras darurat kekerasan di dunia pendidikan Indonesia.
PROFESI dokter sejak awal berdiri bukanlah profesi ekonomi. Ia bukan lahir dari logika pasar, tetapi dari etika pertolongan.
DUNIA pendidikan tengah sakit. Gejalanya bukan hanya kesenjangan dan kualitas yang timpang, melainkan juga kegagalan mendasar: ia tidak lagi relevan dengan denyut nadi kehidupan.
Guru kelas 1 UPTD SDN Sawah 01, Mulyani, mengungkapkan dirinya telah mengabdikan diri mengajar di sekolah tersebut selama lebih dari 30 tahun.
Di sektor pendidikan, BenQ fokus mendukung metode Bring Your Own Device (BYOD) yang memungkinkan integrasi perangkat pribadi siswa ke dalam ekosistem digital sekolah secara aman.
pemerintah perlu refleksi dan berkolaborasi untuk menjamin hak serta memberikan kesejahteraan bagi warga negara. Hal itu ia katakan merespons kasus anak SD yang bunuh diri di NTT.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa ekosistem akademik yang kolaboratif mampu melahirkan capaian kelas dunia.
PERUBAHAN sering bergerak seperti arus di laut dalam; tak tampak di permukaan, tapi cepat dan kuat menentukan arah.
SEBUAH studi Bloomberg baru-baru ini melaporkan bahwa jumlah mahasiswa asing di perguruan tinggi Amerika Serikat turun 1,4%
Peran aktif perguruan tinggi harus didorong dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) nasional agar memiliki daya saing global.
FGD ini dihadiri oleh perwakilan dari 56 perguruan tinggi se-Indonesia yang berdialog langsung dengan pelaku industri Malaysia.
Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan khusus dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/1).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved