Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK memperkuat komitmen pada dunia pendidikan, PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo), yang merupakan anggota Holding Penjaminan dan Asuransi, Indonesia Financial Group (IFG), menggelar kelas inspiratif. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Askrindo berpartisipasi dalam Relawan Bakti BUMN Batch VIII di program kegiatan kelas inspiratif di Sekolah Dasar Negeri di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, sebagai kontribusi nyata terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) No. 4 yakni Pendidikan Berkualitas.
Direktur Kepatuhan, SDM, dan Manajemen Risiko Askrindo, R Mahelan Prabantarikso, hadir langsung di ruang-ruang kelas untuk mengajar dan menginspirasi siswa-siswi dengan materi seputar semangat kebangsaan, pengenalan profesi, serta nilai-nilai AKHLAK, yang disesuaikan dengan usia anak-anak sekolah dasar.
“Sebagai wujud keberlanjutan program TJSL, Askrindo tidak hanya berfokus pada perlindungan usaha mikro dan pembiayaan inklusif, tetapi juga memberikan perhatian serius terhadap pembangunan manusia dan investasi sosial jangka panjang. Askrindo meyakini bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi unggul dan berdaya saing. Kelas Inspiratif ini merupakan salah satu kontribusi nyata insan Askrindo dalam mendukung pembangunan pendidikan dasar di daerah. Lebih dari sekadar mengajar, kami ingin hadir, mendengar, dan memberi semangat bagi anak-anak bangsa untuk terus bermimpi,” ujar Mahelan.
Kegiatan ini juga merupakan bagian dari kolaborasi berkelanjutan antara Askrindo dan IFG dalam mendukung program TJSL terintegrasi yang sejalan dengan nilai-nilai AKHLAK serta prinsip keberlanjutan yang dijalankan oleh seluruh anggota holding IFG.
Program Relawan Bakti BUMN Batch VIII yang dikoordinasikan oleh Kementerian BUMN menjadi wadah strategis bagi insan BUMN untuk hadir langsung di tengah masyarakat dan membagikan pengetahuan serta pengalaman.
Pada kesempatan yang sama, hadir juga Tedi Bharata (Deputi Bidang Manajemen Sumber Daya Manusia, Teknologi, dan Informasi Kementerian BUMN), Rizal Ariansyah (Direktur SDM IFG), R. Mahelan Prabantarikso (Direktur Kepatuhan, SDM, dan Manajemen Risiko PT Askrindo), Ivan Soeparno (Direktur MSDM, Umum, dan Manajemen Risiko PT Jamkrindo), Dewi Utari (Direktur SDM dan Umum PT Jasindo) dan Dewi Aryani Suzana (Direktur Operasional PT Jasa Raharja).
“Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program kolaboratif yang dijalankan IFG bersama anak perusahaan, termasuk Askrindo, dalam menyinergikan TJSL untuk pembangunan SDM unggul dan inklusif di berbagai daerah, dan diharapkan bisa terus dilakukan pada daerah-daerah lainnya,” tutup Mahelan. (Z-1)
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak memangkas anggaran pendidikan sebagaimana narasi yang beredar di publik.
Teddy menjelaskan bahwa program MBG justru dirancang untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak dini, mulai dari jenjang PAUD hingga SMA.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan bahwa pendidikan Pancasila harus menjadi arus utama dalam pembentukan karakter generasi muda
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Azis Subekti, meminta publik untuk bersikap jernih dan jujur dalam membaca struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
EMPAT alumni telah mengembalikan dana sebesar Rp1 hingga Rp2 miliar karena terbukti dijatuhi sanksi akibat tak menjalankan kewajiban mereka. Hal itu disampaikan Direktur Utama LPDP
BELAKANGAN ini, ruang media sosial diramaikan perbincangan mengenai istilah 'bahasa ibu' yang memantik refleksi publik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved