Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengatakan pengembangan talenta muda perlu kolaborasi berbagai pihak untuk menciptakan generasi muda Indonesia yang berdaya saing dan unggul.
"Pengembangan talenta muda Indonesia harus mampu berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menciptakan berbagai kesempatan bagi generasi muda untuk berkembang," kata Kepala BRIN Laksana Tri Handoko dalam keterangan di Jakarta, Selasa (26/10).
Handoko menuturkan pada proses pengembangan talenta tersebut, metode pembinaan dan pengenalan talenta muda berbasis sains dan inovasi merupakan bentuk kolaborasi di antara semua pihak, di mana BRIN tidak dapat berdiri sendiri.
Kerja sama yang erat dengan mitra terkait baik dari instansi pemerintah, swasta, maupun komunitas harus sejalan dengan pengembangan fokus pemerintah untuk membangun talenta di semua aspek baik bidang pendidikan, riset inovasi, seni budaya, dan olahraga.
Ke depannya BRIN akan berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi dalam upaya penciptaan talenta muda di bidang-bidang tersebut melalui pendidikan dan pengembangan karakter.
Itu juga sejalan dengan upaya BRIN mewujudkan visinya untuk meningkatkan kapabilitas ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek), budaya riset dan menciptakan inovasi melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) iptek.
Dalam mendukung upaya pemerintah menciptakan ekosistem yang mendukung pengembangan generasi muda berdaya saing terutama di bidang pendidikan, riset, dan inovasi, BRIN membuat skema pengembangan SDM iptek dengan desain manajemen talenta nasional bidang riset dan inovasi.
Hal itu didukung dengan keberadaan BRIN yang memiliki sumber daya terbesar dan terlengkap, baik SDM maupun infrastruktur dan anggaran setelah integrasi empat lembaga pemerintah non kementerian (LPNK) dan sejumlah unit penelitian dan pengembangan di kementerian/lembaga.
Empat LPNK itu adalah Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Badan Tenaga Nuklir Nasional, dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional. (Ant/OL-12)
Pos Indonesia menjadikan HUT kali ini sebagai momentum untuk terus belajar, beradaptasi, dan melahirkan karya terbaik.
KEMENTERIAN Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi mendorong agar para dosen dari perguruan tinggi dapat bekerja sama dengan CEO demi memahami kebutuhan industri.
BSKDN Kemendagri menyoroti lima pilar utama yang harus diperkuat dalam pengelolaan badan usaha milik daerah (BUMD)
Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan akan lahirnya pengusaha-pengusaha pendidikan yang memiliki visi mencerdaskan bangsa dan sekaligus kompetensi.
Toyota memanfaatkan momentum GIIAS untuk menampilkan jajaran kendaraan yang mencakup berbagai segmen, mulai dari city car hingga mobil listrik murni.
TUMBUHAN air eceng gondok memang seringkali dianggap hama. Anggapan itu tidak sepnuhnya salah, namun bagaimana mengubah enceng gondok bisa menjadi sumber penghasilan dan solusi lingkungan?
MK pemberian tenggat waktu bagi pemerintah untuk menyesuaikan ketentuan larangan wamen rangkap jabatan tersebut . Tenggang waktu paling lama 2 tahun sejak putusan diucapkan
Penelitian menggunakan metode identifikasi fotografis (Foto ID) yang memanfaatkan pola totol unik pada tubuh hiu paus.
Tim peneliti Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi (PRBE) BRIN bersama mitra riset dari AS, Australia, Prancis, dan Malaysia berhasil mengidentifikasi spesies tikus hutan baru.
Suputa mengatakan kolaborasi itu akan fokus pada peningkatan daya saing komoditas hortikultura lokal, terutama salak pondoh sebagai ikon Yogyakarta
Para peneliti dievakuasi usai kapal yang ditumpangi untuk meneliti Terumbu Karang mengalami mati mesin.
AHLI Geologi Bumi - Paleoseismolog BRIN mengatakan gempa bumi Poso yang terjadi pada 17 Agustus 2025 yang berada dekat di Sesar Tokararu menyisakan banyak pertanyaan.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved