Kamis 21 Oktober 2021, 14:15 WIB

INH Ajak NGO Turut Bangun Asrama Guru di Jerusalem

Mediaindonesia.com | Humaniora
INH Ajak NGO Turut Bangun Asrama Guru di Jerusalem

DOK INH.
Sejumlah lembaga yang didatangi INH di antaranya Dompet Dhuafa, Nusantara Palestina Center, Darul Tauhid Peduli, dan Aqsho Working Group.

 

LEMBAGA International Networking for Humanitarian (INH) mengajak kepada seluruh nongovernmental organization (NGO) yang bergerak di bidang kemanusiaan di Indonesia agar ikut dalam proyek pembangunan asrama para asatidz atau guru di kawasan distrik Sur Baher, Kota Jerusalem, Palestina. Pembangunan asramah yang diperkirakan sekitar 90 unit ini membutuhkan biaya yang cukup besar.

Oleh karena itu, peran aktif NGO di Indonesia ini dinilai sangat membantu guna meringankan beban pembangunan proyek tersebut. Manajer Program INH Faruq Habibullah Mahdi mengatakan saat ini pihaknya sudah melakukan road show ke sejumlah NGO yang notabene memiliki rekam jejak terhadap perjuangan warga Palestina. Tujuannya menyosialisasikan kepada para pengurus NGO agar bisa berberan aktif dalam program tersebut.

"Setelah kita mendapatkan mandat dari Dubes Palestina, yakni Mr Zuhair Al Sun, kami langsung bergerak cepat untuk menyosialisasikan program ini ke sejumlah lembaga yang memiliki program dan kepedulian terhadap Palestina," kata Mahdi dalam siaran persnya, Kamis (21/10).

Menurutnya, sejumlah lembaga yang sudah didatangi INH di antaranya Dompet Dhuafa, Nusantara Palestina Center (NPC), Darul Tauhid Peduli, dan Aqsho Working Group (AWG). Respons positif dari para pengurus lembaga tersebut menjadi modal utama bagi kita dalam mensukseskan program tersebut. "Mudah-mudahan ada banyak lagi lembaga yang lain yang akan bergabung dalam program kegiatan kemanusiaan ini," harapnya.

Rencananya, INH dan Dubes Palestina di Jakarta akan mengundang sejumlah NGO lain untuk membahasa secara teknis dan kerja sama dalam proyek pembangunan tersebut. "Alhamdulillah semua respons NGO yang kami datangi mereka sangat antusias dan ingin sekali bisa terlibat dalam program ini. Mudah-mudahan ini bisa membantu dan meringankan beban pemerintah Palestina dalam memberikan ketersedian rumah bagi para guru di sana," harapnya.

Sebelumnya, Dubes Palestina Zuhair Al Sun menyatakan, pembangunan rumah atau tempat tinggal bagi para guru membutuhkan banyak biaya. Oleh karena itu, Indonesia dianggap sebagai negara yang memiliki kepedulian sangat besar terhadap Palestina. "Alhamdulillah kami atas nama pemerintah Palestina mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Indonesia, khususnya INH, yang sudah merespons dan ikut berpartisipasi dalam program pembangunan ini," kata Al Sun. 

Al Sun menjelaskan, program ini termasuk kerangka program nasional yang bertujuan menjaga stabilitas keberadaan warga di Jerusalem. "Perkumpulan tenaga pengajar di Sur Baher yaitu suatu organisasi amal yang berkantor pusat di daerah Sur Baher Jerusalem menyampaikan keinginan mereka untuk membangun perumahan untuk tenaga pengajar di daerah Sur Baher yang berbatasan dengan permukiman Armon Hanatziv," pungkasnya. (OL-14)

Baca Juga

Pexels

Cemas karena Munculnya Varian Omicron? Ini Tips Mengatasinya

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 07 Desember 2021, 09:30 WIB
"Munculnya varian Omicron dapat menyebabkan kecemasan dan ketakutan di antara orang-orang. Ketidakpastian tentang masa kini dan masa...
ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho

Keju yang Baik Miliki Kandungan Zat Gizi seperti Susu

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 07 Desember 2021, 09:00 WIB
Seperti halnya susu, keju juga harus mengandung tinggi kalsium, protein, dan vitamin...
dok.gromgelato

Apa Manfaat Makan Es Krim di Pagi Hari?

👤Muhamad Fauzi 🕔Selasa 07 Desember 2021, 08:50 WIB
MENGOSUMSI es krim di pagi hari bahkan dapat mendatangkan manfaat positif bagi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya