Rabu 13 Oktober 2021, 14:30 WIB

Kasus Turun Drastis, Satgas: Stigma Covid-19 Masih Tinggi di Masyarakat

Faustinus Nua | Humaniora
Kasus Turun Drastis, Satgas: Stigma Covid-19 Masih Tinggi di Masyarakat

Twitter BNPB Indonesia
Infografik situasi covid-19 di Indonesia.

 

SATGAS Penanganan Covid-19 melaporkan bahwa kasus positivity rate covid-19 terus turun dalam beberapa minggu terakhir hingga mencapai angka 0,7% saat ini, disusul dengan jumlah kasus harian di bawah angka 1.000 kasus per hari.

Kasubbid Tracing Satgas Covid-19, dokter Koesmedi Priharto mengatakan, kenyataan itu meningkatkan optimisme untuk segera mengentaskan pandemi covid-19. Namun, ia meminta masyarakat tetap waspada dan tidak lengah.

"Hal itu jangan dijadikan sesuatu yang membuat kita lalai terhadap kondisi-kondisi yang ada," ungkapnya dalam Talk Show Ruang Publik KBR, yang dipantau lewat kanal Youtub, Rabu (13/10).

Koesmedi mengingatkan bahwa stigma terhadap covid-19 di tengah masyarakat masih tinggi. Lantas hal itu dinilai perlu waspada baik para petugas kesehatan maupun masyarakat pada umumnya.

Dia membeberakn bahwa berdasarkan laporan petugas di lapangan, masih ada individu atau kelompok masyarakat tertentu yang menolak mematuhi protokol kesehatan. Mereka bahkan menolak untuk melakukan tes dan tracing yang merupakan strategi wahid dalam upaya pengendalian covid-19

"Di lapangan itu masih ada stigma tentang covid itu sendiri. Jadi masih cukup lumayanlah orang yang tidak mau priksa itu masih ada. Terutama di daerah-daerah stigmanya tinggi," imbuhnya.

Kondisi tersebut perlu penanganan tersediri mulai dari aparat maupun pemda hingga ke level tokoh masyarakat untuk melakukan edukasi secara terus menerus. Sebab, bila diabaikan hal itu bisa berdampak buruk bagi penanganan kasus yang terus dilakukan.

Koesmedi mengatakan kondisi masyarakat yang lalai dan tak patuh bisa menjadi bumerang. Dia mengingatkan pada awal pandemi di Tanah Air, kasus covid-19 tidak banyak tetapi kemudian meluas ke seluruh daerah.

Tetap waspada baik oleh masyarakat dan kita juga petugas juga dalam kondisu waspada. Artinya tetap melakukan pemeriksaan pengujian, pengendalian, 3M, 3T dan vaksinasi tetap harus dilajukan," tandasnya. (H-2)

 

Baca Juga

Dok. Biro Pers Sekretarian Presiden

Bertemu Wakil Presiden Uni Eropa, Presiden Sampaikan Komitmen Atasi Perubahan Iklim

👤Andhika Prasetyo 🕔Senin 18 Oktober 2021, 22:34 WIB
“Sebagai salah satu pemilik hutan dan ekosistem mangrove terbesar, Indonesia menyadari posisi strategisnya,” ucap Presiden...
Dok. Pangansari Utama

Pangansari Utama Sukses Menjadi Penyedia Konsumsi PON XX Papua 

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 18 Oktober 2021, 21:56 WIB
Sekretaris Umum Sub PB PON XX Mimika, Caesar A. Tunya mengatakan, PT Pangansari sebagai penyedia konsumsi PON di Mimika telah melaksanakan...
DOK Kemenag

Kompetisi Robotik Madrasah 2021 Dorong Siswa Kembangkan Kreativitas

👤Widhoroso 🕔Senin 18 Oktober 2021, 21:46 WIB
KOMPETISI Robotik Madrasah 2021 yang digelar Kementerian Agama (Kemenag) dirancang untuk memberi wahana kepada siswa-siswa madrasah dalam...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya