Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM upaya mempercepat penyediaan alat kesehatan produksi anak bangsa, kolaborasi akademisi dan industri bisa menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan pengembangan alat kesehatan.
Wakil Direktur Bidang Riset dan Inovasi Indonesian Medical Education and Research Institute (IMERI) Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Budi Wiweko mengatakan, secara prinsip, akademisi itu harus berkolaborasi dengan industri karena merupakan sebuah keniscayaan. Hanya masalahnya, akademisi dan industri memiliki frekuensi yang berbeda.
"Akademisi berpikir akan terus dan mati-matian mengembangkan alat kesehatan dan akan mengklaim bahwa alat tersebut sempurna. Sementara industri pasti mengklaim banyak alat kesehatan yang lebih bagus dan harganya lebih terjangkau," katanya dalam konferensi pers terkait Kemandirian Alat Kesehatan di Indonesia di The Kuningan Suites, Kuningan, Jakarta, Selasa (12/10).
Oleh karena itu, diperlukan intermediater atau mak comblang yang diperlukan bagi pusat riset dan industri. sehingga hasil temuan di pusat riset sesuai dengan kebutuhan pasar.
Baca juga : Studi Terbaru Tawarkan Senyawa sebagai Obat Demam Berdarah
"Kita belajar banyak dari pandemi ini di mana bisa mengakselerasi produksi dan penelitian alat kesehatan. Seperti contoh intermediater di Amerika Serikat terkait alat kesehatan yang memiliki lebih dari 80 ribu hak paten, diantaranya obat dan vaksin ditemukan dan dipasarkan dalam 20 tahun," ungkapnya.
Intermediater/techno park ini dinamakan Imega (IMERI-Gakeslab) oleh IMERI dan Perusahaan Alat-Alat Kesehatan dan Laboratorium Indonesia (Gakeslab) untuk duduk bersama menyamakkan frekuensi dan persepsi untuk menjadi intermediater. Sehingga bisa memilah yang sesuai market atau tidak dan menarik investor untuk datang.
"Nantinya inovasi dari IMERI dan Gakeslab itu harus dipakai di tempat-tempat pelatihan mahasiswa, rumah sakit universitas dan lainnya. Sehingga mahasiswa kedokteran dan calon dokter bisa memakai alat kesehatan produk lokal," pungkasnya. (OL-7)
Pendekatan yang bersifat administratif-finansial ini membuat sistem kesehatan menjadi reaktif.
Kemenkes bekerja sama dengan Philips, Graha Teknomedika, dan Panasonic Healthcare Indonesia sepakat untuk melakukan transfer teknologi dan produksi alkes berteknologi tinggi secara lokal.
AbadiNusa memulai langkah sebagai usaha distribusi alat laboratorium dan alat kesehatan dengan keyakinan atas pentingnya akses alat kesehatan berkualitas.
Penguatan daya saing industri kesehatan nasional dinilai semakin krusial di tengah meningkatnya kebutuhan layanan medis, dan ketatnya persaingan global.
Tes laboratorium presisi menjawab berbagai masalah kesehatan, mulai alergi yang tidak kunjung membaik, demam berulang pada anak, hingga berat badan yang turun naik atau yoyo.
Ketua Gakeslab Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Andri Noviar menyampaikan bahwa banyak pelaku usaha alat kesehatan menyebut kondisi saat ini sebagai masa berduka bagi dunia alat kesehatan.
Penguatan proses pembelajaran teknik yang relevan dengan kebutuhan industri menjadi fokus utama ABB Motion melalui inisiatif ABB Motion Goes to Campus.
DI sektor petrokimia, pengelolaan air tidak hanya berfokus pada pemenuhan baku mutu lingkungan, tetapi juga menjadi faktor kunci dalam menjaga kontinuitas operasi industri.
Pemerintah menegaskan komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Terdapat 1.236 perusahaan industri yang menyelesaikan tahap pembangunan pada 2025 dan siap mulai berproduksi untuk pertama kali pada 2026.
Hal itu disampaikan Indra dalam Talkshow Perburuhan Nasional bertema 'Babak Baru Ketenagakerjaan Indonesia' yang digelar di Kantor DPTP PKS, Jakarta, Jumat (30/1).
Yulina memimpin bisnis yang memiliki lebih dari 500 kantor perwakilan, 3.700 gerai, dan lebih dari 6.000 karyawan di seluruh Nusantara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved