Senin 11 Oktober 2021, 18:14 WIB

Pemerintah Akselerasi Vaksinasi Lansia Jelang Natal-Tahun Baru

Mediaindonesia | Humaniora
Pemerintah Akselerasi Vaksinasi Lansia Jelang Natal-Tahun Baru

MI/ANDRI WIDIYANTO
Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan

 

KOORDINATOR Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan yang juga Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi  mengatakan vaksinasi COVID-19 untuk warga lanjut usia atau lansia akan dikebut sebagai langkah antisipasi menjelang Natal dan Tahun Baru 2022.

Luhut menuturkan bahwa langkah itu dilakukan lantaran biasanya ada peningkatan kasus COVID-19 setelah acara keagamaan dan libur panjang.

"Untuk mengantisipasi Natal dan Tahun Baru, tingkat vaksinasi lansia perlu terus dikejar, terutama pada wilayah-wilayah aglomerasi dan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi," katanya dalam konferensi pers daring di Jakarta, Senin.

Menurut dia, vaksinasi perlu dikejar agar ketika terjadi gelombang penularan COVID-19, angka kematian serta perawatan di rumah sakit bisa ditekan.

Baca juga: Menkes: Akselerasi Vaksinasi Lansia Tekan Angka Kematian

Langkah tersebut, lanjut Luhut, juga sejalan dengan arahan Presiden Jokowi dalam rapat terbatas (ratas) pada Senin (11/10) terkait strategi persiapan Natal dan Tahun Baru.

Presiden, tutur Luhut, juga kembali mengingatkan jajarannya agar tak lepas kendali di tengah melandainya kasus COVID-19. Dalam sepekan terakhir tercatat kasus konfirmasi harian nasional turun hingga 98,4 persen. Begitu pula kasus konfirmasi harian di Jawa-Bali yang turun hingga 98,9 persen dari posisi puncak pada 15 Juli 2021.

Bahkan, per Minggu (10/10) tercatat angka tambahan kasus kematian akibat COVID-19 hanya 39 orang.

"Pertahankan kasus serendah mungkin dalam waktu yang lama dan harus secara konsisten," ujar Luhut.

Wakil Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) itu mengatakan berdasarkan evaluasi mingguan, syarat minimum cakupan vaksinasi lansia untuk penurunan level PPKM dari 3 ke 2 dan Level 2 ke 1 yang diberlakukan sejak 13 September 2021 telah mampu mendongkrak kecepatan vaksinasi lansia di Jawa-Bali secara signifikan.

Saat ini, katanya. tingkat vaksinasi dosis satu untuk Jawa dan Bali sudah mencapai 40 persen per 10 Oktober 2021, naik 8 persen sejak 13 September 2021, atau saat syarat vaksinasi mulai ditetapkan.(OL-4)

Baca Juga

Antara

Menag: Tidak Ada Pemberhentian Umrah!

👤M Iqbal Al Machmudi 🕔Senin 17 Januari 2022, 14:48 WIB
MENTERI Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menegaskan, pemberangkatan jemaah umrah asal Indonesia tidak akan...
ANTARA/Maulana Surya

Jaga Kebersihan Gigi dan Mulut untuk Cegah Risiko Komplikasi Penyakit

👤Basuki Eka Purnama 🕔Senin 17 Januari 2022, 14:45 WIB
"Beberapa studi penelitian menunjukkan seseorang yang kesehatan gigi dan mulutnya buruk, memiliki risiko tinggi mengalami komplikasi...
ANTARA

Kasus Omikron Meningkat, DPR Minta Antisipasi dari Hulu ke Hilir

👤Indriyani Astuti 🕔Senin 17 Januari 2022, 14:35 WIB
berkaca pada pandemi gelombang kedua dari varian delta, pemerintah perlu mengevaluasi kebijakan penanganan pandemi saat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya