Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PUSAT Pengelolaan Mahasiswa Luar Negeri (PPMLN) Universitas Terbuka (UT) kembali menggelar wisuda bagi lulusan yang berada di Kuala Lumpur dan Johor, Malaysia, Sabtu (9/10). Kali ini, UT mewisuda 27 mahasiswa yang kesemuanya merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia.
Mereka yang menjalani wisuda kali ini berasal dari program studi Manajemen 8 orang, Ilmu Komunikasi (6), Sastra Inggris Bidang Minat Penerjemah (7), Akuntansi (4), Administrasi Negara dan Ilmu Pemerintahan masing-masing 1 orang.
Dari 27 lulusan tersebut, 11 orang mengikuti wisuda secara during (dalam ruangan) di KBRI Kuala Lumpur, Malaysia. Sedangan 16 lulusan lainnya mengikuti wisuda secara daring karena kontrak kerja telah berakhir dan sudah kembali ke Tanah Air.
Kegiatan wisuda kali ini dihadiri langsung Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia Hermono, Wakil Duta Besar KBRI Kuala Lumpur Bapak Yoshi Iskandar, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI di Kuala Lumpur M Farid Maruf, Konsul Jenderal Republik Indonesia di Johor Bahru Sunarko, Kepala Sekolah Indonesia Kuala Lumpur Encik Abdul Hajar, serta Pengurus Pokjar UT Kuala Lumpur Taufiq Hasyim Salengke.
Dalam sambutannya, Rektor UT Prof Ojat Darojat Ph.D mengatakan menyelesaikan studi sambil bekerja di UT tidaklah mudah karena butuh perjuangan, kerja keras, dan kesabaran. Namun, kesabaran dalam menempuh pendidikan sambil bekerja sebagai PMI di Malaysia telah membuahkan hasil yang membanggakan.
"Banyaknya lulusan UT yang diterima menjadi CPNS, membuktikan kapasitas UT yang mampu menerima jumlah mahasiswa yang besar tanpa mengorbankan kualitas dan mampu bersaing di dunia kerja," jelas Ojat.
Lebih jauh, diungkapkan Ojat, sebagai perguruan tinggi negeri (PTN) yang menerapkan fleksibilitas pada pembelajaran secara terbuka dan jarak jauh, UT siap membantu pemerintah dalam peningkatan sumber daya manusia melalui Digital Learning Ecosystem. Dengan penerapan sistem ini, UT mampu menciptakan layanan yang makin baik, pengambilan keputusan kian cepat, dan membuat performa organisasi UT terus meningkat, serta mengurangi biaya operasional.
"Saat ini, jumlah mahasiswa UT sebanyak 312.326 orang. Daya jangkau UT yang luas dapat dicapai berkat adanya 39 Unit Program Belajar Jarak Jauh dan satu Unit Layanan Mahasiswa Luar Negeri sehingga mampu menjangkau seluruh wilayah Indonesia sampai ke daerah terluar dan memfasilitasi layanan pendidikan bagi WNI yang tinggal atau bekerja di luar negeri," tuturnya.
Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani yang juga hadir dalam wisuda tersebut secara daring mengatakan selama ini UT dan BP2MI telah melakukan kerjasama dalam rangka meningkatkan kualitas dan kompetensi para-PMI di luar negeri. Dengan menempuh pendidikan secara jarak jauh melalui UT, diharapkan setelah kembali ke tanah air para-PMI yang telah memperoleh gelar sarjana memiliki kesempatan yang lebih besar untuk membuka usaha dan menjadi penggerak usaha di kampung halaman mereka," jelasnya. (OL-15)
Dalam satu waktu, tidak jarang sebuah universitas mengukuhkan tiga, lima, bahkan tujuh guru besar sekaligus.
Berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), saat ini terdapat hampir 10 juta mahasiswa yang menempuh pendidikan di 4.416 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah mendorong kolaborasi antara industri dan perguruan tinggi dalam pengembangan teknologi semikonduktor.
Direktorat Rehabilitasi Mangrove memperkuat upaya membangun ketahanan kawasan pesisir melalui pelibatan generasi muda lewat program Mangrove Goes To School (MGTS).
Perguruan tinggi sebagai pengampu pendidikan tinggi disebut harus bisa melakukan berbagai terobosan dan penguataan kelembagaan agar berdampak nyata bagi masyarakat.
Tahun 2024 Study Abroad Aide menempatkan USK tersebut di tangga 22 persen kampus terbaik dunia kategori universitas tujuan mahasiswa internasional.
PEKERJA migran Indonesia asal Jawa Timur di kawasan Timur Tengah berpotensi tidak bisa pulang ke Tanah Air saat momen mudik Lebaran tahun ini.
GUBERNUR Ahmad Luthfi bersama Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) terus memantau kondisi pekerja migran Indonesia dari Jawa Tengah, yang berada di kawasan Timur Tengah.
DPR minta pemerintah menjamin keselamatan seluruh Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berada di Timur Tengah setelah penyerangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Eskalasi konflik Timur Tengah yang melibatkan Iran dan Amerika Serikat semakin meluas dan berdampak pada sejumlah negara Teluk.
konflik di Timur Tengah berdampak ratusan ribu Pekerja Migran Indonesia Migrant Care membuka Posko Informasi & Pengaduan Darurat Krisis Timur Tengah
Migrant Care menyatakan keprihatinan yang mendalam atas eskalasi konflik Timur Tengah yang berpotensi menimbulkan krisis kemanusiaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved