Jumat 08 Oktober 2021, 17:22 WIB

Perhimpunan Guru Terus Perjuangkan Afirmasi pada Seleksi PPPK

M. Iqbal Al Machmudi | Humaniora
Perhimpunan Guru Terus Perjuangkan Afirmasi pada Seleksi PPPK

Antara
Ilustrasi peserta mengikuti tes seleksi CPNS dan PPPK.

 

PERHIMPUNAN Pendidikan dan Guru (P2G) menilai peraturan Kementerian PAN-RB tidak mencerminkan afirmasi tambahan pada seleksi tahap I Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Dalam hal ini, sebagaimana diharapkan guru honorer terhadap pemerintah.

Skema afirmasi tambahan berdasarkan lama mengabdi, dengan durasi yang berbeda-beda. Ada guru berusia 40 tahun, namun sudah mengabdi 15 tahun. Lalu, ada yang sudah menjadi guru honorer sejak usia 25. Seharusnya, bukan hanya afirmasi usia seperti yang diberlakukan bagi guru berusia 50 ke atas.

Baca juga: Nadiem Umumkan 173.329 Guru Honorer Lulus Seleksi PPPK

Koordinator Nasional P2G Satriwan Salim mengatakan skema penurunan passing grade harus diberlakukan pada Ambang Batas Kategori 1. Saat ini, penurunan Ambang Batas Kategori 2 sebesar 100% untuk Kompetensi Teknis bagi guru usia 50 ke atas.

Seharusnya, lanjut dia, afirmasi model ini diberikan terhadap guru yang masuk klasifikasi K-2. Mengingat, tidak semua guru K-2 berusia di atas 50 tahun dan banyak di bawah 50 tahun.

"Jika pemerintah benar-benar berpihak pada guru honorer eks K-2 dan honorer tua, pemberian afirmasi 100% kompetensi teknis ini harusnya diletakkan pada Ambang Batas Kategori 1, khusus bagi guru K-2," pungkas Satriawan, Jumat (8/10).

Baca juga: Berharap Keberpihakan Pemerintah dalam Seleksi PPPK Tahap 2

Bentuk afirmasi lain yang P2G perjuangkan, yakni pemerintah harus meluluskan langsung bagi guru honorer K-2 yang menjadi peserta tes PPPK. Menginga,  pengabdian mereka minimal 17 tahun, bahkan ada yang sampai 25 tahun.

"Guru Honorer eks K2 ini jumlahnya tidak banyak sekitar 121.954 orang. Guru Honorer K2 lah yang mestinya dijadikan prioritas kelulusan seleksi PPPK. Lulus langsung," imbuhnya.

Pihaknya tetap mengapresiasi upaya panselnas dalam memberikan afirmasi nilai 100% bagi guru honorer berusia minimal 50 tahun untuk kompetensi teknis. "Tetapi, kami meragukan pemberian skema afirmasi model ini berdampak signifikan terhadap tingginya kelulusan para honorer K2," pungkas Satriawan.(OL-11)

 

Baca Juga

ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho

BMKG Catat Terdapat Peningkatan Aktivitas Gempa pada November

👤Atalya Puspa 🕔Sabtu 04 Desember 2021, 12:00 WIB
Gempa signifikan dengan magnitudo di atas 5,0 (M>5,0) terjadi sebanyak 11 kali atau mengalami penurunan jika dibandingkan dengan bulan...
ANTARA/ARIF FIRMANSYAH

Pemerintah Komitmen Pertajam Isu Strategis Disabilitas dan Lansia

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Sabtu 04 Desember 2021, 11:35 WIB
Individu penyandang disabilitas di Indonesia menghadapi risiko finansial yang cukup signifikan dan selain itu menjadi tua di Indonesia juga...
Dok. Instagram Sanggar Senja Cibinong

Sanggar Senja Perjuangkan Pendidikan dan Identitas Anak-Anak Jalanan

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Sabtu 04 Desember 2021, 11:16 WIB
Yayasan Sanggar Senja Cibinong adalah tempat berkumpulnya anak-anak jalanan yang terbuang dan kaum marjinal yang dibantu dalam bentuk...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya