Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PERHIMPUNAN Pendidikan dan Guru (P2G) menilai peraturan Kementerian PAN-RB tidak mencerminkan afirmasi tambahan pada seleksi tahap I Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Dalam hal ini, sebagaimana diharapkan guru honorer terhadap pemerintah.
Skema afirmasi tambahan berdasarkan lama mengabdi, dengan durasi yang berbeda-beda. Ada guru berusia 40 tahun, namun sudah mengabdi 15 tahun. Lalu, ada yang sudah menjadi guru honorer sejak usia 25. Seharusnya, bukan hanya afirmasi usia seperti yang diberlakukan bagi guru berusia 50 ke atas.
Baca juga: Nadiem Umumkan 173.329 Guru Honorer Lulus Seleksi PPPK
Koordinator Nasional P2G Satriwan Salim mengatakan skema penurunan passing grade harus diberlakukan pada Ambang Batas Kategori 1. Saat ini, penurunan Ambang Batas Kategori 2 sebesar 100% untuk Kompetensi Teknis bagi guru usia 50 ke atas.
Seharusnya, lanjut dia, afirmasi model ini diberikan terhadap guru yang masuk klasifikasi K-2. Mengingat, tidak semua guru K-2 berusia di atas 50 tahun dan banyak di bawah 50 tahun.
"Jika pemerintah benar-benar berpihak pada guru honorer eks K-2 dan honorer tua, pemberian afirmasi 100% kompetensi teknis ini harusnya diletakkan pada Ambang Batas Kategori 1, khusus bagi guru K-2," pungkas Satriawan, Jumat (8/10).
Baca juga: Berharap Keberpihakan Pemerintah dalam Seleksi PPPK Tahap 2
Bentuk afirmasi lain yang P2G perjuangkan, yakni pemerintah harus meluluskan langsung bagi guru honorer K-2 yang menjadi peserta tes PPPK. Menginga, pengabdian mereka minimal 17 tahun, bahkan ada yang sampai 25 tahun.
"Guru Honorer eks K2 ini jumlahnya tidak banyak sekitar 121.954 orang. Guru Honorer K2 lah yang mestinya dijadikan prioritas kelulusan seleksi PPPK. Lulus langsung," imbuhnya.
Pihaknya tetap mengapresiasi upaya panselnas dalam memberikan afirmasi nilai 100% bagi guru honorer berusia minimal 50 tahun untuk kompetensi teknis. "Tetapi, kami meragukan pemberian skema afirmasi model ini berdampak signifikan terhadap tingginya kelulusan para honorer K2," pungkas Satriawan.(OL-11)
Sebagian siswa cenderung terlalu dimanja dan setiap persoalan kecil dilaporkan kepada orang tua, bahkan berujung pada kriminalisasi guru.
KEGELISAHAN guru terhadap kehadiran teknologi di ruang kelas kerap dianggap sebagai gejala baru.
Guru dan mahasiswa dilibatkan dalam pendidikan gizi di sekolah penerima MBG untuk meningkatkan kesadaran nutrisi dan mengoptimalkan konsumsi makanan siswa.
Saat harga tiket masuk ke museum murah saja, faktanya minat publik untuk wisata edukasi masih rendah.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengatakan kementeriannya memberikan bantuan kepada ribuan guru korban bencana Sumatra berupa banjir bandang.
INDONESIA ialah negeri yang tak terpisahkan dari dinamika alamnya.
Berdasarkan regulasi terbaru, Kemenag menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi anggota Baznas dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan dengan pengawasan ketat.
Ketokohan menjadi faktor penting untuk menjadi anggota Ombudsman Republik Indonesia (ORI). Pendaftaran mulai hari ini, Kamis (10/7) sampai 29 Juli mendatang
Pada pemilihan pejabat yang dilakukan secara terbuka, biasanya pendaftar baru mendaftar menjelang penutupan pendaftaran.
Proses verifikasi dan validasi tidak berkaitan dengan SMA atau SMK tujuan yang akan dipilih dalam proses SPMB.
Anggota sekaligus Ketua Bidang Rekrutmen Hakim KY M Taufiq HZ mengatakan keenam calon harus menjalani tes kesehatan pada11-12 Juni mendatang.
Proses penetapan, lanjut dia akan mencakup seleksi administrasi, tes kesehatan, kunjungan, dan wawancara ke rumah calon murid baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved