Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH peleburan empat lembaga riset ke dalam Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada awal Semtember, banyak perubahan yang telah dilakukan.
Mulai dari perubahan nama lembaga menjadi organisasi, hingga pengangkatan penjabat baru dalam satu bulan terakhir. Salah satu lembaga yang mendapat perhatian banyak pihak, yakni Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) yang resmi diganti menjadi Organisasi Riset (OR) Pengkajian dan Penerapan Teknologi.
Adapun BPPT sebelumnya mempunyai banyak program dan capaian. Salah satunya, melalui Task Force Riset dan Inovasi Teknologi Penanganan Pandemi Covid-19 (TFRIC-19).
Baca juga: PTM Terbatas, Menkes: Sekolah Harus Tutup Jika Positivity Rate di Atas 5%
Melalui ekosistem TFRIC-19, sejumlah inovasi lahir untuk mendukung percepatan penanganan pandemi covid-19. Seperti, Rapid Diagnostik Test, Mobile Lab BSL-2 dan inovasi lainnya. Lalu, ada sejumlah riset yang masih dikembangkan untuk mendukung pemulihan kesehatan.
Saat ini, dengan adanya peleburan, tidak ada lagi nama organisasi TFRIC-19. Kepala BRIN Laksana Tri Handoko menjelaskan bahwa tugas tersebut ditangani OR Pengkajian dan Penerapan Teknologi, dengan anggota peneliti atau ahli yang sama.
"Kita tidak beri nama khusus, yang penting riset jalan terus dan berhasil," terangnya kepada Media Indonesia, Selasa (5/10).
Baca juga: Sepanjang 2021, Lapor Covid-19 Terima 5.000 Pengaduan Soal Insentif Nakes
Lebih lanjut, dia memastikan bahwa proses riset terkait covid-19 masih terus berlangsung. Bahkan, tidak ada kendala atau hambatan yang berkaitan dengan peleburan lembaga. Para periset dikatakannya tidak terdampak peleburan, serta hanya eselon 1 dan 2 yang disesuaikan.
"Kalau riset jalan terus seperti biasa. TFRIC itu kan hanya payung, isinya ya tim riset yang memang sudah ada," pungkas Tri.
Dia menyampaikan bahwa semua aktivitas riset berada di bawah arahan BRIN. Semua lembaga sudah terintegrasi untuk memperkuat sektor riset nasional yang berstandar global. Tri menegaskan tidak ada proses riset yang terpisah di setiap lembaga.
Kehadiran BRIN dikatakannya membuka akses bagi semua peneliti terhadap fasilitas riset. Hal itu penting untuk mendukung dan mempercepat hasil riset, khususnya terkait covid-19.(OL-11)

Fokus diskusi mencakup berbagai disiplin ilmu, mulai dari AI, Internet of Things (IoT), smart mobility, digitalisasi rantai pasok, hingga pengembangan keterampilan masa depan.
Prestasi ini menegaskan komitmen Pertamina dalam mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan, memperkuat riset terapan, serta menghadirkan solusi teknologi.
Penderita Restless Legs Syndrome (RLS) memiliki risiko lebih tinggi terkena Parkinson dibandingkan orang yang tidak mengalami gangguan tersebut.
Riset ini bertujuan memberikan panduan bagi elit politik sekaligus edukasi bagi masyarakat mengenai kompetensi pemimpin yang benar-benar dibutuhkan di Indonesia.
Kepemimpinan transformasional kepala sekolah, budaya hijau sekolah, dan motivasi intrinsik siswa memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku ramah lingkungan.
Penghargaan bagi peneliti muda menjadi instrumen penting dalam membangun ekosistem riset nasional yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing.
LIMA mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) berhasil meraih prestasi gemilang di panggung dunia.
Penelitian ini menawarkan rekomendasi yang dinilai dapat memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi tantangan keamanan regional.
Para ilmuan menemukan bahwa bagian otak yang awalnya dianggap hanya memproses penglihatan ternyata dapat memicu gema sensasi sentuhan.
Resiliensi petani merupakan syarat penting jika pengelolaan usaha kelapa di provinsi tersebut ingin berkelanjutan.
Hasil penelitian menemukan persoalan kental manis bukan hanya perihal ekonomi, tetapi juga regulasi yang terlalu longgar.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menilai Kitab Fikih Zakat karya Dr. Nawawi Yahya Abdul Razak Majene sangat relevan bagi pengelolaan zakat di era modern.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved