Senin 04 Oktober 2021, 08:11 WIB

BPJS Kesehatan Dorong Faskes Optimalkan Pelayanan Pasien Kanker

Humaniora | Humaniora
BPJS Kesehatan Dorong Faskes Optimalkan Pelayanan Pasien Kanker

ANTARA/ARIF FIRMANSYAH
Sejumlah pasien anak menjalani perawatan di Ruang Thalasemia, Rumah Sakit PMI, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (17/9/2021)

 

Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Ali Ghufron Mukti untuk mengoptimalkan pelayanan untuk pasien kanker sebagai upaya promotif dan preventif untuk menekan angka pertumbuhan penderita kanker.

"Deteksi dini sangat penting. Lebih cepat diketahui, lebih cepat penanganannya. Kami mendorong FKTP agar lebih giat mengajak masyarakat untuk memeriksakan kesehatan serta mengedukasi mereka tentang cara mendeteksi dini penyakit kanker payudara dan kanker serviks. Kami juga menjamin layanan papsmear atau IVA sebagai upaya deteksi dini kanker serviks, layanan ini bisa diperoleh di FKTP sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku. Di samping itu, kami juga menyediakan layanan konsultasi online yang bisa dimanfaatkan peserta JKN-KIS melalui aplikasi mobile JKN," kata Ghufron dalam keterangan resmi, Minggu (3/10).

Baca juga: Butuh Kolaborasi Bersama Tanamkan Pancasila Sejak Usia Dini 

Ghufron mengatakan ada sejumlah tantangan yang dihadapi BPJS Kesehatan maupun pemangku kepentingan lainnya dalam menyediakan layanan kesehatan bagi penyandang kanker, seperti distribusi fasilitas kesehatan dan ketersediaan tenaga medis yang belum merata.

Khusus di bidang diagnostik molekuler, saat ini fasilitas diagnostik molekuler yang tersertifikasi oleh organisasi profesi dan lembaga internasional pun masih belum banyak ditemui.

"Kemudian Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran (PNPK) untuk pelayanan diagnosa kanker dan kemoterapi juga masih terbatas. Namun jika melihat komitmen dan upaya penyempurnaan yang terus dilakukan oleh pemerintah beserta pemangku kepentingan lainnya, kami optimis kualitas pelayanan untuk pasien JKN-KIS penyandang kanker bisa semakin baik ke depannya," ujarnya.

Untuk melayani pasien JKN-KIS yang mengidap kanker, BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan 714 rumah sakit dengan sarana kemoterapi, 507 rumah sakit dengan onkologi board, dan 35 rumah sakit dengan sarana radioterapi yang tersebar di seluruh Indonesia. (H-3)

Baca Juga

AFP

Awas, Yang belum Divaksin Jangan Harap Bisa Jalan-Jalan saat Nataru 2022

👤Andhika Prasetyo 🕔Senin 06 Desember 2021, 22:20 WIB
PEMERINTAH memutuskan untuk membatasi kegiatan masyarakat pada periode libur Natal dan tahun baru (Nataru)...
Kemendikbud-Ristek

Kemendikbud-Ristek Lantik Rektor Undana

👤Faustinus Nua 🕔Senin 06 Desember 2021, 21:50 WIB
Kemendikbud-Ristek kembali melantik Rektor Universitas Nusa Cendana (Undana) dan sejumlah pejabat lainnya secara luring pada Senin...
DOK Kemendikbudristek

Kemendikbudristek Hadirkan Kembali Program Bangkit Pada 2022

👤Widhoroso 🕔Senin 06 Desember 2021, 21:48 WIB
(Kemenikbudristek) berkolaborasi dengan Google berkomitmen menghadirkan kembali Program Bangkit pada...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya