Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
FOTOGRAFER Alam Liar dan Filmmaker asal Amerika Serikat (AS) Tim Laman mengatakan penemuan spesies baru cenderawasih di Papua menjadi satu alasan untuk melindungi hutan Papua.
"Sekarang kita tahu, ini salah satu dari tujuh spesies cenderawasih yang ditemukan hanya di Tanah Papua. Saya pikir ini menjadi contoh yang menunjukkan pada kita bahwa masih mungkin ditemukan lebih di Tanah Papua. Masih banyak yang bisa kita temukan di luar sana jika kita mengupayakannya," kata Laman dalam acara virtual MACE Papua dan Maluku Edisi Defending Paradise yang diikuti dari Jakarta, Selasa (28/9).
Menurut Laman, cenderawasih atau burung surga adalah salah satu simbol terbaik untuk masa depan hutan berkelanjutan di Tanah Papua.
Baca juga: Cara Memilih Air Minum Dalam kemasan yang Aman
"Tapi saya ingin berbagi dari pengalaman saya, bahwa kabar dari Papua masih bagus, masih positif. Karena saya bisa membayangkan melihat dari jendela pesawat di atas Papua, dan melihat hutan terlihat terbentang luas. Sangat penting kita memberi perhatian saat ini," ujar dia.
Ornitologis Cornell Lab of Ornithology Ed Scholes mengatakan, saat mereka menyelesaikan proyek pertama di 2012, ada 39 spesies dikenali oleh sains saat itu.
Tapi, sekarang, diketahui ada lebih dari 40 spesies burung surga, dengan 28 spesies dapat ditemukan di Indonesia dan kebanyakan di Tanah Papua.
Ada tujuh spesies cendrawasih yang hanya ditemukan di Tanah Papua dan dua spesies lainnya hanya dapat ditemukan di Maluku, kata Scholes.
Karenanya, menurut dia, untuk melindungi hutan di Papua bukan hanya kritikal untuk cenderawasih, tapi juga karena memberikan banyak manfaat untuk masyarakat.
Mereka menyediakan udara bersih dan air, menyediakan makanan, dan juga menyediakan globally important services untuk membatasi dampak perubahan iklim.
Meski masih banyak hutan terlihat di Papua, namun ia mengatakan sudah menemukan perubahan setiap mereka datang, seperti pembangunan jalan di remote area. (Ant/OL-1)
Peneliti di Jepang menemukan hewan mungil bermata enam dengan warna biru cerah yang ternyata merupakan spesies baru.
Spesies baru yang digali di Kawah Haughton di Pulau Devon, Nunavut, diberi nama Epiatheracerium itjilik. Nama spesiesnya, "itjilik", berarti "beku" atau "embun beku"
Tiga spesies baru ikan siput (snailfish) berhasil ditemukan di kedalaman Samudra Pasifik.
Spesies ini diberi nama Morchella rinjaniensis, merujuk pada lokasi penemuannya, dan menjadi spesies jamur Morchella tropis pertama dari Indonesia yang dideskripsikan secara ilmiah.
Spesies ini diberi nama Morchella rinjaniensis, merujuk pada lokasi penemuannya, dan menjadi spesies jamur Morchella tropis pertama dari Indonesia.
Undur-undur laut, atau dikenal juga sebagai mole crab, merupakan krustasea kecil penghuni pantai berpasir.
Sepanjang 2025, tim peneliti berhasil mencatat 1.618 jenis flora dan fauna. Terdapat penambahan 275 jenis flora dan fauna baru yang teridentifikasi di kawasan tersebut.
Kepodang kuduk hitam (Oriolus chinensis Linnaeus) merupakan salah satu dari 99 spesies burung yang ada di kampus IPB Dramaga.
Di sekitar kampus IPB Dramaga, setidaknya ada 50 spesies serangga pengunjung bunga berhasil diidentifikasi dari empat ordo Hymenoptera, Lepidoptera, Diptera, dan Coleoptera.
Setiap jenis kupu-kupu membutuhkan tumbuhan pakan dan inang untuk meletakkan telurnya yang spesifik (plant specific).
Kampus IPB Dramaga menjadi rumah bagi setidaknya 23 spesies mamalia dari total 777 spesies mamalia di Indonesia.
Setelah berjuta-juta tahun lamanya, spesies capung bernama Cordualadensa Acorni ditemukan di Dinosaur Provincial Park, Alberta, Kanada.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved