Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
WALAUPUN sudah menjalin hubungan sekian tahun lamanya, pasangan Anda mungkin tetap tidak tahu apa yang Anda sukai dan apa yang bisa membuat Anda bahagia. Begitu pula sebaliknya, Anda juga merasa bingung bagaimana menyenangkan pasangan. Bisa jadi penyebab Anda merasa seperti ini karena Anda belum kenal bahasa cinta diri sendiri dan pasangan.
Mengenal bahasa cinta sangat penting agar Anda bisa menyenangkan pasangan sesuai dengan bahasa cintanya. Anda tidak memaksakan pasangan Anda bahagia dengan pelukan bila yang dia butuhkan adalah bantuan. Pertengkaran pasangan terjadi karena mereka memiliki bahasa cinta yang berbeda dan tidak mau saling mengerti kebutuhan bahasa cinta dari pasangannya.
Psikolog Ni Made Putri Ariyanti, M.Psi. dari Universitas Airlangga dalam siaran resmi, Rabu (22/9), menjelaskan jenis-jenis bahasa cinta yang bisa dipahami untuk mengenal pasangan lebih dalam dan membuat hubungan semakin awet.
Word of Affirmation
Jika Anda memiliki jenis bahasa cinta yang pertama, Anda akan mengungkapkan rasa cinta dan juga merasa dicintai saat mendapatkan pujian, apresiasi, dan berbagai kalimat afirmasi lainnya yang mengekspresikan rasa cinta. Makanya Anda akan merasa sangat bahagia saat mendengar pasangan mengatakan “Kamu cantik” atau “I love you” atau “Aku sayang kamu”.
Menerima Hadiah
Apabila Anda termasuk orang yang memiliki bahasa cinta jenis menerima hadiah, Anda akan merasa dicintai saat pasangan memberikan sesuatu. Perasaan bahagia dan dicintai ini muncul bukan karena mahalnya hadiah yang diberikan, namun karena niat baik dan usaha pasangan untuk mencari dan membeli hadiah. Selain senang menerima hadiah, Anda juga senang memberikan hadiah kepada pasangan.
Sentuhan Fisik
Berbeda dengan dua jenis bahasa cinta sebelumnya, Anda yang punya bahasa cinta berupa sentuhan fisik akan merasa dicintai dan menunjukkan rasa cinta dengan melakukan skinship. Konselor aplikasi konseling Riliv ini mencontohkan, Anda akan memeluk pasangan sebagai cara menunjukkan rasa sayang atau Anda berharap pasangan merangkul Anda saat merasa sedih.
Acts of Service
Jika Anda memiliki love language act of service, Anda lebih suka pasangan yang memberikan aksi nyata. Misalnya saat melihat Anda lelah, pasangan langsung peka dan berinisiatif membereskan rumah. Menurut Anda, pujian atau kata-kata penghiburan tidak terlalu berarti karena Anda lebih suka aksi nyata. Makanya, Anda juga berusaha bertindak saat pasangan membutuhkan Anda.
Quality Time
Jenis bahasa cinta terakhir adalah waktu berkualitas. Anda akan merasa sangat senang saat bisa menghabiskan waktu berdua bersama pasangan seperti menonton film bersama, melakukan hobi bersama, atau melancong bersama. (Ant/OL-13)
Baca Juga: Mari Mengenal Benua Terkecil di Dunia, Australia
Selain kemandirian finansial, standar sosial di Indonesia juga turut memperberat pertimbangan generasi muda untuk menikah.
Konsep yang selama ini identik dengan skala besar dan format konvensional mulai bergeser menuju pernikahan yang lebih terkurasi, berskala kecil, dan menekankan kualitas pengalaman.
Pasangan pengantin di Jakarta Barat tetap menggelar resepsi pernikahan meski banjir setinggi lutut merendam lokasi acara.
Dalam keluarga dengan tingkat literasi rendah mengenai pendidikan dan kesehatan reproduksi, pernikahan dini sering kali dianggap sebagai solusi instan menuju kedewasaan.
Dunia pernikahan menuntut kesiapan mental yang jauh lebih kompleks, seperti kemampuan mengelola konflik dan tanggung jawab rumah tangga yang besar.
MENGANGKAT tagline “Get Wedding Soon”, Golden Tulip Wedding Showcase 2026 akan menghadirkan inspirasi bagi calon pengantin yang ingin menggelar pernikahan bernuansa Glamour.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved