Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MENGAJARKAN anak-anak akan kesehatan gigi harus dilakukan sejak usia dini. Hal itu diperlukan karena kesehatan gigi merupakan salah satu hal penting yang harus diketahui anak-anak.
"Kesehatan gigi itu perlu banget, apalagi dari kecil mengajarkan anak kita untuk bisa bersih. Kalau gigi kita bersih pasti hidup kita lebih sehat," ungkap artis Raffi Ahmad.
Hal itu diungkapkan Raffi dalam acara 'MCI Spectacular Show 2021' di Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, Sabtu (18/9). Raffi dan istri, Nagita Slavina, merupakan brand ambassador Exoden, produk serbuk gigi dari Korea yang dihadirkan oleh PT. Millionaire Club Indonesia (MCI).
Tidak bisa dipungkiri jika beberapa anak cukup malas untuk merawatan kesehatan giginya. Karena itu, Raffi dan Nagita mengajarkan putranya, Rafathar tentang kesehatan gigi sejak dini.
"Rafathar kita ajarkan sikat gigi harus bersih, itu penting banget. Karena kalau dari kecil sudah disiplin, besarnya pun dia pasti (disiplin)," jelas Raffi.
Selain itu, Raffi mengaku bahwa ia dan keluarga rutin memeriksakan giginya ke dokter. Hal itu guna menjaga kesehatan gigi dari bakteri. "Pasti, 6 bulan sekali kita periksa," jelasnya.
Sementara itu, Hendra T, Komisaris PT. MCI mengatakan Exoden bekerja efektif dalam membunuh kuman atau bakteri di daerah gigi. Hendra menjelaskan cara kerja dari bubuk Exoden yang mungkin masih terdengar asing bagi sebagian orang. Menurutnya, bubuk ini untuk ditempelkan langsung pada pasta gigi dan efektif jika pengguna menyikat giginya selama 3 hingga 5 menit.
"Yang kita jual bukan pasta gigi ya, ini bubuk gigi. Jadi pasta gigi tetap kita pakai setelah itu ditaruh bubuk giginya baru sikat gigi. Bubuk gigi ini akan bekerja efektif kalau kita sikat gigi tiga sampai lima menit," jelasnya. (RO/OL-15)
Gigi orang dewasa seharusnya berada dalam kondisi stabil karena didukung oleh jaringan periodontal dan tulang rahang yang kuat.
Ketiga masalah itu adalah ketidakharmonisan susunan gigi (maloklusi), gigi berlubang, serta masih rendahnya kesadaran akan perawatan gigi preventif secara rutin.
Peradangan kronis pada gigi dan gusi bukan sekadar rasa nyeri, melainkan proses biologis yang memengaruhi pembuluh darah.
Durasi dan teknik penyikatan yang tepat adalah kunci utama kesehatan gigi dan gusi yang menyeluruh.
Selain teknik pembersihan gigi, edukasi kesehatan rongga mulut juga harus mencakup aspek gaya hidup, terutama pola makan.
TIM MedIsAid menemukan tingginya persentase kasus gigi berlubang pada anak-anak. Banyak siswa mengalami ketidaknyamanan saat makan maupun belajar akibat masalah gigi yang tidak tertangani.
Gigi orang dewasa seharusnya berada dalam kondisi stabil karena didukung oleh jaringan periodontal dan tulang rahang yang kuat.
Masyarakat harus lebih berhati-hati akan kondisi gusi mereka, karena radang yang terjadi di mulut bisa membuat berbagai penyakit serius yang berbahaya.
TIM MedIsAid menemukan tingginya persentase kasus gigi berlubang pada anak-anak. Banyak siswa mengalami ketidaknyamanan saat makan maupun belajar akibat masalah gigi yang tidak tertangani.
Menyikat gigi dua kali sehari belum tentu cukup. Simak empat kesalahan umum menurut ahli gigi yang bisa membuat gigi rusak meski sudah rajin sikat gigi.
Penelitian terbaru menemukan orang dengan gigi berlubang dan penyakit gusi memiliki risiko stroke 86% lebih tinggi.
Sering kali mulut dianggap seolah-olah terpisah dari tubuh. Kesehatan mulut, termasuk gigi dan gusi, ternyata berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved