Kamis 09 September 2021, 23:20 WIB

APBN 2020 Selamatkan 5 Juta Orang Indonesia dari Jurang Kemiskinan

Zubaedah Hanum | Humaniora
APBN 2020 Selamatkan 5 Juta Orang Indonesia dari Jurang Kemiskinan

Istimewa
Ilustrasi

 

OPTIMALISASI Anggaran Belanja dan Pendapatan Negara (APBN) Tahun Anggaran 2020 telah berperan penting dalam menahan kontraksi ekonomi, sekaligus menekan laju pertumbuhan penduduk miskin di Indonesia. Berkat kerja sama semua pihak, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2020 tidak mengalami kontraksi terlalu dalam.

“Seperti diutarakan Ibu Menteri Keuangan, APBN TA 2020 telah menyelamatkan lebih dari 5 juta rakyat Indonesia jatuh ke jurang kemiskinan akibat pandemi COVID-19,” jelas Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate dalam rilisnya, Kamis (9/9).

Ia menjelaskan, optimalisasi APBN TA 2020 dan Program Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) 2020 berkontribusi dalam menekan kontraksi pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun lalu menjadi hanya minus 2,07% secara tahunan (year-on-year/yoy). Hal ini menjadikan Indonesia termasuk negara dengan dampak ekonomi moderat di tengah pandemi.

Capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun lalu itu , jauh lebih baik jika dibandingkan dengan rata-rata kontraksi pertumbuhan ekonomi negara G20 yang sebesar minus 4,7%, di antara negara Asean-6 dengan rata-rata minus 4,3%.

Menkominfo melanjutkan, efektivitas APBN TA 2020 juga telah berhasil menekan laju penambahan penduduk miskin di Indonesia menjadi 10,19%. Angka ini lebih baik dari prediksi Bank Dunia yang memprediksi penambahan penduduk miskin di dalam negeri akan mencapai 11,8% pada 2020 lalu.

Menurut Johhny, saat ini pemerintah bersama DPR telah menyetujui RUU tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2020 (RUU P2 APBN TA 2020) untuk disahkan menjadi Undang-Undang.

Pengesahan UU P2 APBN TA 2020 menunjukkan bahwa DPR sebagai perwakilan masyarakat Indonesia telah menerima pertanggungjawaban pemerintah atas pelaksanaan APBN TA 2020, termasuk pelaksanaan Program PC-PEN TA 2020.

"RUU P2 APBN TA 2020 berisi Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) Tahun 2020 yang telah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Laporan ini akan mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Sejak 2016, Opini WTP atas LKPP 2020 ini menjadi yang kelima kali yang diperoleh pemerintah," jelas Johhny.

Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) 2020 merupakan laporan pertanggungjawaban dari pemerintah pusat atas pelaksanaan APBN TA 2020 yang merupakan gabungan dari 86 (delapan puluh enam) Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga dan 1 (satu) Laporan Keuangan Bendahara Umum negara.

Serapan PEN 82,83%
Adapun untuk anggaran PC-PEN pada tahun lalu, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp695,2 triliun. Sampai dengan akhir TA 2020, realisasi atau serapan anggaran tersebut mencapai Rp575,8 triliun atau 82,83%.

“Program PEN diutamakan untuk memulihkan dan melindungi masyarakat dari COVID-19 serta menjaga perekonomian nasional, melalui dukungan kepada UMKM, dunia usaha dan masyarakat secara umum. Dalam hal ini, pemerintah memberikan prioritas kepada masyarakat miskin dan rentan yang perlu mendapatkan bantuan dalam program jaring pengaman sosial,” tandasnya. (H-2)

Baca Juga

Ilustrasi

Deteksi Dini Bisa Selamatkan Pasien Kanker Hati 

👤M. Iqbal Al MAchmudi 🕔Sabtu 04 Desember 2021, 22:45 WIB
Karsinoma sel hati (hepatoseluler karsinoma) adalah salah satu jenis kanker hati yang paling umum dengan prognosis/kemungkinan terjadinya...
Antara/Aloysius Jarot Nugroho

Pemerintah Dorong Peningkatan Testing Covid-19 untuk Pengendalian Pandemi 

👤Atalya Puspa 🕔Sabtu 04 Desember 2021, 21:45 WIB
Tarif tertinggi pemeriksaan RT-PCR adalah Rp275 ribu untuk pulau Jawa dan Bali, serta sebesar Rp300 ribu untuk luar pulau Jawa dan...
Antara/Galih Pradipta

Capaian Vaksinasi Kelompok Remaja Lampaui 75% 

👤Atalya Puspa 🕔Sabtu 04 Desember 2021, 21:15 WIB
Menurutnya, vaksinasi remaja sangat penting untuk melindungi anak indonesia dari ancaman covid-19, apalagi Pembelajaran Tatap Muka (PTM)...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya