Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo meminta seluruh kepala daerah bergerak cepat dalam pelaksanaan vaksinasi di wilayah masing-masing.
Vaksin-vaksin yang dipasok ke daerah harus langsung segera dihabiskan dan tidak untuk disimpan berhari-hari.
“Kalau vaksinnya datang segera dihabiskan. Habis, minta lagi, habiskan lagi agar segera terjadi kekebalan komunal, sehingga kita bisa terproteksi, terlindungi dari covid-19,” ucap Jokowi saat meninjau pelaksanaan vaksinasi covid-19 untuk pelajar yang diselenggarakan di SMPN 3 Mejayan, Madiun, Jawa Timur Kamis, (19/8).
Kepala negara meminta pemerintah daerah tidak khawatir terkait ketersediaan vaksin. Pasalnya, mulai pekan ini hingga beberapa bulan ke depan, vaksin yang datang dari luar negeri akan sangat besar.
Baca juga: Ilmuwan: Hakikat Kemerdekaan Perkuat Daya Tangkal Ancaman Ideologi
"Vaksin kita mulai minggu-minggu ini akan datang banyak sekali," tuturnya.
Vaksinasi untuk pelajar di Madiun diikuti 2.500 peserta yang terdiri atas pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP), pelajar Madrasah Tsanawiyah (MTs), pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA), pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan para santri pondok pesantren.
Selain di Kabupaten Madiun, vaksinasi yang diselenggarakan oleh Badan Intelijen Negara (BIN) tersebut juga dilaksanakan di sembilan wilayah lain dengan total 50 ribu peserta. Sembilan wilayah tersebut meliputi Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Sumatera Barat, Kalimantan Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Riau, dan Banten. (OL-4)
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved